The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Berlalu



BRAK...


Para dewan menundukan kepalanya takut melihat kemarahan Raja mereka.


" Hanya ini kemampuan kalian" ucap Gerall Marah


" aku tunggu pengunduran diri kalian" ucap Gerall dingin


melangkah kan dirinya keluar dari ruang rapat.


Gerall masuk ke ruang kerjanya diikuti oleh Gerd.


" Bagaimana sudah ada perkembangan?" tanya Gerall dingin


" Belom yang mulia" ucap Gerd


" Hans?" tanya Gerall


" pangeran Hans berada di kerajaan Odens." ucap Gerd


__


tok


tok


Gerall memasuki kamar putra pertamanya yang sudah tumbuh tinggi.


Gerall menarik selimut Lino dan membenarkannya, di usapnya pipi anak sulungnya itu dengan sayang.


" ayahanda janji kita akan menemukan ibunda" batin Gerall


Gerall bangun dan keluar kamar Lino. berjalan ke kamar di sebelah kamar Lino.


Gerall membuka sedikit pintu kamar Alio, kaki Gerall melangkah masuk sekelika gereall berjalan cepat saat mendengar gumaman Alio.


" ibunda hik hik hik." Isak Alio dalam tidurnya.


" Alio bangun sayang Alio buka matamu ini ayahanda" ucap Gerall kedikit mengguncang badan Alio.


Alio membuka matanya dengan ekspresi sedih Gerall memeluk Alio erat.


" Alio bermimpi ibunda datang bermain dengan Alio dan kakak tapi setelah itu ibunda pergi meninggalkan kita" ucap Alio.


" ayah kenapa ibunda meninggalkan kita, apa Alio berbuat nakal?" tanya Alio


" tidak sayang ibunda hanya pergi untuk sementara " ucap Gerall menenangkan Alio.


" sekarang Alio tidur ayah akan menemani Alio." ucap Gerall


___


Gerall tidak mengatakan kepada kedua anaknya kemungkinan Arliena masih hidup dia tidak ingin membuat mereka kecewa.


sudah 2 tahun berjalan sejak menghilangnya Arliena Gerall sampai saat ini masih mencari keberadaan Arliena.


berharap masih ada keajaiban di dunia ini, Arliena di belahan bumi yang lain tengah menunggunya untuk menemukannya.


____


"Yang Mulia besok kita ada jadwal mengunjungi kerajaan Elexis untuk membicarakan kerjasama pembangunan. " ucap Gerd


" Berapa lama kita disana?" tanya Gerall


" sekitar 2 Minggu yang Mulia" ucap Gerd


" Lino dan Alio bukankah sedang libur sekolah?" tanya Gerall


" Benar, yang Mulia" ucap Gerd


" perpanjang waktu berkunjung aku akan membawa mereka berlibur. persiapkan segalanya." ucap Gerall yang langsung dilaksanakan oleh Gerd.


__


Gerall berjalan dengan Lino dan Alio dipannya. memasuki bandara untuk membawa mereka pergi ke kerajaan Elexis.


" ayahanda apa kita akan bermain di pantai?" tanya Alio


" iya nanti ayahanda temani Alio bermain tapi tunggu ayahanda selesai bekerja ya" ucap Gerall


" iya ayahanda aku dan kakak akan mengunggu ayahanda di hotel" ucap Alio.


" kenapa ?" tanya Gerall


" aku merindukan ibunda" ucap Lino lirih.


Gerall yang merasakan kesedihan anaknya langsung memeluk Lino erat.


" Lino anak yang kuat ibunda akan sedih jika melihat Lino bersedih." ucap Gerall


" ya, ayahanda Lino tidak boleh bersedih." ucap Lino sambil tersenyum tipis.


" good boy" ucap Gerall mengusap kepala Lino.


____


"Kakak..... kenapa ayahanda lama sekali aku tidak sabar ingin bermain" rengek Alio kepada Lino.


Lino tidak mempedulikan adiknya dan terus membaca bukunya.


" kakak ayo main " ucap Alio dengan rengekannya.


Lino menutup bukunya dan mengalihkan pandangannya ke pada sang adik.


" sebentar Kaka akan menelpon paman Gerd." ucap Lino.


" paman, apa pertemuan ayahanda masih lama? Alio terus merengek meminta pergi ke pantai." ucap Lino.


" baik ayahanda, aku akan meminta bibi Lisa untuk menemani kami tidak perlu khawatir.


aku juga sayang ayahanda." ucap lino


mengakhiri sambungan telepon nya.


Lino berjalan ke arah pintu memanggil bibi Lisa. untuk menemaninya dan Alio bermain.


___


" kakak airnya sangat dingin ayo kita bermain" ucap Alio dengan senyum lebar


" Alio tunggu kakak jangan terlalu dekat dengan air ." ucap Lino memperingatkan adiknya.


" ayo bibi Lisa ikut bermain" ucap Lino


" tidak pangeran saya akan mengawasi kalian saja." ucap Lisa.


tidak berniat memaksa Lino berlari menghampiri adiknya itu dengan senyum tipis saat melihat adiknya yang jatuh karena ombak di pantai.


Lisa dari bibir pantai tersenyum lembut.


" aku harap kamu bisa melihat mereka dari atas sana yang mulia." batin Lisa


Alio, Lino dan Lisa tengah beristirahat di kursi pantai sambil menikmati makanannya.


"ibunda" ucap Alio melihat kedepan.


" ada apa pangeran?" tanya Lisa melihat arah pandangan Alio


" itu ibunda bibi " ucap Alio menunjuk arah jalan .


" tidak ada siapa -siapa pangeran" ucap Lisa melihat ke arah yang ditunjuk Alio hanya beberapa orang tengah berkumpul


" sudah berhenti Alio tidak ada ibunda disana" ucap Lino


" tidak kakak aku melihat ibunda tadi kamu harus percaya padaku" ucap Alio


" diamlah" ucap Lino mulai kesal.


" itu benar ibunda kakak ayo kita datangi ibunda" ucap Alio sambil menarik tangan Lino


" Cukup Alio ibunda sudah pergi " Bentak Lino dengan marah membuat adiknya menangis karena bentakan sang kakak.


Lisa kemudian menggendong Alio yang tengah menangis keras.


Lino menatap adiknya yang masih menangis merasa bersalah karena membentaknya.


~99


Maaf buat pembaca kalo ceritanya agak aneh plus ga nyambung🙏