The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Yes



" Hay sayang bagaimana kabar kalian, ibunda rindu." ucap Arliena dengan muka dibuat sedih


" kami juga merindukan ibunda, kabar kami baik aku dan Alio tidak membuat susah para pelayan." ucap Lino


"ibunda Alio Lindu " ucap Alio


" ibunda juga rindu Alio, apa Alio makan banyak?" ucap Arliena


" iya, perut Alio membesar." ucap Alio sambil memperlihatkan perut buncitnya.


" Ibunda kapan pul..


.... ibunda sudah dulu ya bibi Lisa ingin mengajak kita ke bermain ba. .bye ibunda kita sayang ibunda dan ayahanda" ucap Lino memotong ucapan adiknya


kening Arliena berkerut merasa Lino tengah menyembunyikan sesuatu darinya. sepertinya dia harus menghubungi Lisa. saat akan menghubungi Lisa kursi di sebelahnya berdenyit Arliena memalingkan pandangannya dilihatnya Gerall yang duduk di sampingnya dengan tangan yang sudah terlepas dari infus.


Gerall merebahkan kepalnya di pangkuan Arliena.


" tetap disini." ucap Gerall


" kenapa kamu tidak memanggilku, dan kenapa kamu melepas infusnya." ujar Arliena sambil memijit dahi Gerall


" kepalamu sudah tidak pusing?" tanya Arliena


" aku tidak papa, diamlah sebentar" ucap Gerall membuat Arliena berhenti bertanya.


___


Tok tok


Arliena mengangkat kepala Gerall dari pangkuannya pelan dan digantikan oleh bantal, Arliena membuka pintu kamarnya dan mengambil sarapan untuk Gerall.


Arliena membangunkan Gerall ditepuknya pipi Gerall kecil membuat Gerall membuka matanya.


" kamu bisa makan sendiri? " tanya Arliena


" Tidak" ucap Gerall Acuh


Arliena menyuapi Gerall berbeda dengan dari semalam kali ini Gerall menghabiskan makananya. tetapi untuk obat Gerall dengan keras kepala tidak mau meminumnya membuat Arliena kesal.


" minum obatnya atau aku gunakan cara semalam untuk kamu meminum obat" ancam Arliena


Gerall tidak mempedulikan ancaman Arliena, melihat pandangan meremehkan Arliena melakukan hal yang kemaren malam dia lakukan. bedanya tubuh Gerall tidak terkejut Arliena yg ingin melepaskan ciumannya ditahan oleh Gerall akhirnya mereka malah berciuman lama. saling mengecap dan menggigit bibir seperti tidak pernah berciuman.


Arliena duduk di pangkuan Gerall masih dengan bibir yang saling bertaut, Gerall menurunkan lingerie Arliena sehingga terpampang jelas dua gundukan dengan ujung pink.


bibir Gerall turun melewati leher dan sampai di dada itu dilahapnya bergantian kedua nya. rintihan keluar dari bibir Arliena, Arliena memeluk kepala Gerall mengisyaratkan untuk lebih melahap dada itu.


Gerall menurunkan Arliena dari atas tubuhnya dan mendudukkannya di kursi. sedangkan Gerall duduk di bawah saling berhadapan.


srek, srek


Gerall merobek lingerie Arliena sekarang hanya kain tipis kecil yang ada di tubuh Arliena.


Gerall menaikan sebelah kaki Arliena di pundaknya kemudian bibir Gerall mencium, Bagain privat Arliena. rintihan Arliena membuat perbuatan Gerall semakin cepat.


tak lama Gerall memasukan jari tangannya ke dalam Bagain privat Arliena, jari Gerall bergerak cepat membuat Arliena geli tak lama Arliena mendapatkan pelepasan pertamanya.


Arliena menarik leher Gerall menciumnya intens. Arliena menarik Gerall untuk berdiri sekarang posisi mereka bertukar.


mereka menikmati kebersamaan mereka dengan saling mendamba.


~ 99


kurang greget ga?