The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Flying



Playing Room


Arliena tengah menarik bola mainan dari mulut Alio, sedari tadi bayi gemoynya itu selalu memasukan bola mainan kedalam mulutnya. pukulan manis Arliena terima dari bayi gemoynya yang marah karena sang ibunda mengganggu kegiatannya menggigiti bola mainan itu. suara gumaman juga diucapkan Alio seperti sedang mengomeli ibundanya.


"ibunda menyerah sayang terserah kamu saja" ucap Arliena mengistiratkan badannya. membiarkan Alio melanjutkan kegiatannya tadi. Hawa dingin dari pendingin ruangan menimbulkan rasa nyaman membuat mata Arliena terpejam.


" IBUNDA ! seru Arlino mengejutkan sang ibunda yang hampir berlayar ke alam mimpi. mata Arliena terbuka lebar dengan tubuh terduduk melihat sumber ke arah Arlino.


" Ibunda, lihatlah Arlino datang untuk menyelamatkan ibunda dari bajak laut jahat " ucap Arlino sambil berpostur layaknya pahlawan bajak laut. bahkan tidak segan2 Arlino juga menggunakan kostum bajak laut.


Arliena yang awalnya panik takut terjadi sesuatu pada Arlino mengerutkan dahinya melihat gaya penampilan Arlino yang menyerupai bajak laut. dalam hati Arliena banyak ungkapan kasar yang ingin sekali ia layangkan pada Arlino tapi Arliena masih sadar bahwa Arlino adalah anaknya dan dia tidak ingin Arlino mendengar ungkapan kasarnya itu.



Pintu ruang bermain terbuka, muncul sosok Gerall. Arliena mengerutkan dahinya dengan kedatangan Gerall ke ruangan ini. pasalnya selama ia datang ke novel ini ia tidak pernah melihat Gerall mengunjungi ruangan lain selain tempat singgasana, istana raja dan kamar Ariella. Arlino yang sedang bermain pun seketika terdiam melihat kedatangan ayahandanya.


Arlino berjalan kearah Arliena dan menyembunyikan dirinya di belakang punggung Arliena sambil mengeratkan pegangannya pada baju Ariella. Ariella yang tersadar segera menyambut Gerall dan meminta Arlino untuk menyapa ayahnya.


Tanpa menanggapi salam sari Ariella dan arlino Gerall berjalan mendekati mereka, rasa gugup dirasakan Arliena saat jarak Gerall semakin dekat dengan nya suasana canggung sepertinya tidak berpengaruh pada bayi mungilnya itu ia masih tetap melanjutkan kesibukannya untuk menggigiti bola mainnannya.


" Maaf yang mulia ada perlu apa yang mulia datang kemari " ucap Arliena yang berusaha menghilangkan rasa canggung.


kening Gerall berkerut saat mendengar perkataan Ariella tapi tidak terlalu peduli.


"Melihat Arlino dan Alio."ucap Gerall singkat.


senyum kecil terbit dari bibir Arliena dia lega karena Gerall mengunjungi anaknya. Arliena berharap ini adalah awal yang baik bagi hubungan Gerall dan anak mereka.


Alio yang lelah setelah menggigiti bola mainan langsung memusatkan perhatiannya pada pria di depannya. Alio merangkak memeluk kaki Gerall diiringi dengan suara tawa Alio tangan mungil Alio memukul kecil kaki Gerall tidak lupa pula Alio menggigit kaki Gerall.Gerall terpaku melihat tingkah Alio.


Ariella yang melihat tingkah anaknya membuka matanya lebar terkejut merutuki tingkah Alio yang tidak pada tempatnya. Takut Gerall melempar anaknya Ariella segera mengambil Alio uluran tangan Ariella kalah cepat dengan tangan berotot Gerall.


Gerall mengambil Alio dan memeluknya erat takut Alio jatuh. Alio yang tengah berada di pelukan Gerall hanya melompat girang dengan bibir tersenyum lebar dan tangan yang terus bergerak aktif. sehingga Gerall harus mengeratkan gendongannya pada sang anak. walau dengan gerakan yang canggung Gerall mampu menggendong Alio, Ariella melihat raut bahagia Alio di gendongan ayahnya.


Tetapi tidak berapa lama Alio mulai bergerak tidak nyama dalam gendongan Gerall, membuat wajah Gerall yang biasanya tanpa ekspresi itu mengerutkan dahinya dalam.


Dihisabnya kuat dada Arliena, Alio sepertinya sangat kehausan. "Ark.. " rintih Arliena saat Alio secara tidak sengaja menggigit dadanya.


"ibunda tidak apa-apa?" tanya Arlino yang juga tengah duduk sambil mengistirahatkan tubuhnya di samping sang ibunda. diusapnya kepala sang putra dengan lembut rasa ngantuk membuat mata Arlino terpejam.


" ah tidak apa-apa tadi Alio hanya menggigit dadaku dan itu terasa perih." ucap Arliena saat melihat ekspresi tanya di muka Gerall.


Alio pun tertidur lelap di gendongan Arliena. melihat kedua anaknya tertidur Gerall memanggil pengasuh untuk membawa kedua anaknya untuk beristirahat. setelah menyerahkan kedua anaknya pada pengasuh Arliena dan Gerall pergi menuju kamar Ariella.



Arliena memincungkan matanya sambil menatap Gerall yang tengah duduk di sofa dekat tempat tidur. merasa di perhatikan Gerall menatap kembali kearah Arliena.


" Tidur Disini" ucap Gerall


Arliena menghembuskan nafasnya kesal dengan nada dingin dan cuek yang di ucapkan Gerall. sebenarnya tidak usah Gerall bicara Ariella tau maksud Gerall ikut ke kamarnya. maksud Ariella bertanya seperti itu dengan Gerall hanya sebagai cara untuk Gerall lebih terbuka dan berbicara banyak padanya. sepertinya Ariella harus mulai memaklumi gaya irit Gerall.


Tanpa mempedulikan Gerall Arliena memanggil Lisa untuk menyiapkan keperluan mandinya.


Setelah selesai dengan segala rutinitas sebelum tidurnya. mata Arliena melihat ke arah Gerall yang tengah membaca buku di atas tempat tidur. melihat itu Arliena tersenyum licik Arliena berjalan kearah Gerall, Gerall yang merasa di perhatikan melihat ke arah Arliena


Tatapan mendalam Gerall saat melihat Ariella yang tengah melepaskan baju luarannya dengan postur Yang seksual, pupil Gerall melebar saat melihat pakaian seksi yang di gunakan Ariella. Gerall akui memang tubuh Ariella sempurna dimana bagian-bagian tertentu terisi dengan penuh. mata Gerall menatap Ariella dari bawah ke atas dan berhenti di bagian dada Ariella yang tergolong besar tapi sexy.


Ariella berjalan mendekati Gerall tanpa memutus tatapan mereka di lepasnya luaran gaun tidurnya sehingga tinggal Lingerie sexy yang membungkus tubuhnya. warna lingerie yang kontras dengan kulitnya terkesan menonjolkan keseksyan nya. berbeda dengan lingerie terakhir kali yang tergolong sopan. lingerie yang Arliena kenakan saat ini sangat terbuka bahkan tidak bisa menutupi bagian privat Arliena.


Arliena berjalan pelan dengan langkah dibuat seksi, kaki jenjang Arliena naik ke atas kasur lalu duduk di pangkuan Gerall tangan Ariella meraba benda dibawah tubuhnya. benda pusaka milik Gerall sudah mengeras dan menjunjung tinggi akibat ulah tangan nakal Ariella. tidak berhenti disitu tangan Ariella naik keatas meraba dada berotot Gerall, Ariella melingkarkan tangannya di leher Gerall.


Ariella bergerak maju mundur menggesekan pahanya dengan benda milik Gerall. ditatapnya raut muka Gerall yang tidak menunjukan banyak perubahan dengan apa yang sedang Ariella lakukan. kecupan di bib*** Gerall menjadi awal permainan mereka.


---


~99


Maaf jika banyak tipo 😁 ditunggu saran dan kritiknya. Terimakasih.