The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Orang Lain?



Flashback


" wah Yoona ramai sekali festival kali ini, lihat itu besar sekali bagaimana mereka membuatnya " ucap Jenny


" jenny ayo kita cari makan dulu aku sangat lapar " ucap Yoona tidak mendengarkan ucapan jenny


" sebentar Yoona aku akan memotret dulu sebentar saja, tolong totokan aku" ucap Jenny


" satu kali saja " ucap Yoona dengan ekspresi kesal


" aku malas sekali mengajakmu melihat festival" ucap Jenny


" salah kamu sendiri mengajak ku" ucap Yoona


" cek cek kalau saja kamu bukan temanku sudah aku lempar kamu ke laut " ucap jenny


" kamu tidak akan berani " ucap Yoona sambil mengejek jenny.


" aku lelah jika menghadapi mu sendirian lebih baik aku mengalah" ucap jenny pasrah.


" itu yang terbaik ha ha ha " ucap Yoona.


" sekarang apa yang ingin kamu makan Yoona?" tanya jenny


" aku ingin memakan semuanya jenny mereka begitu nikmat." ucap Yoona


" aku ingin mencoba wafell itu jenny tunggulah disini " ucap Yoona.


Yoona berjalan ke stand waffle tetapi karena melihat banyaknya orang yang beli dia pun tidak jadi membelinya, lebih baik mencari yang lain dari pada dia harus antre lama.


Alio yang tengah menunggu waffle nya melihat sosok ibunya tanpa banyak berpikir Alio melepaskan genggaman tangannya dari bibi Lisa dan langsung berlari mengikuti ibundanya.


Alio yang melihat ibundanya berhenti langsung berlari memeluk kaki ibundanya.


Yoona terkejut saat tengah mengobrol dengan jenny tiba-tiba kakinya terasa ada yang memeluk, Yoona mengalihkan pandangan nya alangkah terkejutnya Yoona saat melihat anak laki-laki tengah memeluk kakinya erat dan isakan tangis yang keluar dari mulutnya.


jenny dan Yoona terbengong terkejut dengan keadaan ini.


" hey sayang kamu kehilangan kedua orang tuamu? ayo Kaka antar ke tempat informasi." ucap jenny sambil mensejajarkan badannya dengan Lino


" tidak mau Alio mau sama ibunda, ibunda jangan tinggalkan Alio, Alio sayang ibunda jangan pergi ibunda " ucap Alio dengan tangis keras membuat orang-orang melihat kearah mereka dan berbisik


yoona yang mulai kesal langsung mengangkat Alio ke gendongannya dan berjalan pergi dari situ karena orang-orang terus memperhatikan mereka.


" ayo Kaka antar ke tempat informasi mungkin keluarga mu tengah mencari mu" ucap Yoona.


" tidak mau aku tidak mau pergi aku ingin bersama ibunda , ibunda ajak aku bersamamu" ucap Alio membuat Yoona dan jenny tidak punya pilihan lain selain membawanya kerumah.


Yoona dan jenny tidak ingin dianggap orang tau yang menelantarkan anaknya.


Yoona turun dari mobil jenny


" tidak ingin mampir?" tanya Yoona


" tidak lain kali saja, aku pergi Yoona salam untuk bibi Elisa" ucap jenny


.


.


Yoona membawa Alio yang tengah tertidur ke kamarnya. Yoona berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan diri


.


setelah menyelesaikan rutinitasnya sebagai wanita Yoona berjalan ke tempat tidur dan berbaring disisi Alio.


Aku Berharap Ini mimpi..........


flashback end


" lalu apa rencana mu sekarang?" tanya Mark


" aku akan membawanya ke kantor polisi pasti orang tuanya sedang mencarinya" ucap Yoona sambil mengusap rambut Alio yang ada dipelukannya.


" kamu benar pasti orang tuanya sedang mencarinya" ucap bibi Elisa


" kapan kamu akan mengantarnya?" tanya Mark


" setelah aku membuka toko" ucap Yoona


" tidak usah biarkan ibu dan Mark yang membuka toko, kamu antar anak tampan itu segera." ucap bibi Elisa


" oke Bu" ucap Yoona


" sayang nama kamu siapa?" tanya bibi Elisa


Alio memandang Yoona meminta persetujuan.


" Alio " ucap Alio


" halo Alio nama Oma Elisa kamu bisa panggil Oma Eli " ucap bibi Elisa


" kalo nama paman Mark kamu bisa panggil paman Mark " ucap Mark


"kamu sangat tampan boy "ucap Mark membuat Alio tersipu malu


" Alio memang tampan seperti ayahanda dan kaka Lino" ucap Alio yang mulai terbuka dengan kedua orang di depannya.


Alio tidak mengkhawatirkan Apapun karena ada ibundanya di sampingnya.


" tapi jika dilihat mata dan bibir Alio mirip dengan mu Yoona" ucap Mark


" tapi untungnya hanya bibir dan mata kalo Alio persis seperti Yoona aku tidak tahu lagi harus hidup bagaiman" ucap Mark dengan wajah dibuat sedih.


" auch " pekik Mark saat bantal sofa melayang di mukanya.


" sudah jangan mulai lagi lama-lama kepalaku pecah mendengar kalian terus bertengkar. " ucap bibi Elisa


" Yoona ajak Alio mandi sementara pakai baju itu lagi ibu akan pergi ke pasar untuk membeli baju. " ucap bibi Elisa


" dan untuk kamu Mark segera buka toko " ucap bibi Elisa


___


" ibu, Mark aku berangkat dulu " ucap Yoona sambil mengandeng tangan Alio


" ya hati-hati, selamat tinggal Alio semoga kita bertemu lagi " ucap bibi Elisa


"aku berangkat ibu" ucap Yoona berjalan keluar mengambil motor kesayangannya.


Yoona memakaikan helm di kepala Lino setelah selesai mereka langsung menjalankan motornya ke arah kantor polisi.



" ibunda benda apa yang kita naiki ini?" tanya Alio yang merasa takjub dengan apa yang ia kenakan saat ini.


" ini namnya motor Alio sama seperti mobil, bedanya kalo mobil rodanya ada empat kalo motor hanya dua. " ucap Yoona


"kalo yang ada si kepala Alio apa ibunda?" tanya Alio


" kalo itu namanya helm itu fungsinya sebagai alat keamanan." ucap Yoona.


" wah ini menakjubkan ibunda, wajah Alio seperti ditampar oleh angin tapi tidak sakit. " ucap Alio polos.


___


Yoona meminggir kan motornya dan mengambil handphone di tas nya.


" hallo paman , maaf paman aku lupa aku kesana sekarang." ucap Yoona mematikan telponnya


" Alio Kaka harus pergi ke suatu tempat dulu Alio tidak apa-apa kan ?" tanya Yoona


" tidak apa ibunda " ucap Alio


Yoona pun kembali melajukan kendaraannya kearah pantai.


___


Gerall tengah pusing karena Alio yang belum juga ketemu.


bahkan dia dan Lino sudah mencari ke setiap tempat tapi tidak ada petunjuk keberadaan Alio.


" siarkan kehilangan Alio " ucap Gerall


Gerall menutup sambungan telepon nya.


" belum ada kabar ayahanda?" tanya Lino


"Belum sayang, bagaimana kita makan dulu kamu pasti lapar sudah seharian mencari Alio " ucap Gerall yang diangguki Lino


mereka masuk ke salah satu restoran di tepi pantai dan memesan makanan.



Lino tanpa sengaja melihat adiknya bersama seorang wanita yang memunggunginya.


" ayahanda itu Alio" ucap Lino menunjuk kearah Alio dan seorang wanita


Gerall melihat kearah yang ditunjuk Lino dan benar itu Alio tanpa banyak waktu Gerall berlari keluar restoran menghampiri mereka.


" ALIO " Panggil Gerall


Alio yang mendengar seseorang memanggil namanya segera membalikan badannya.


"AYAHANDA " panggil Alio berlari menghampiri Gerall


Gerall memeluk Alio dengan erat Gerall memegang wajah Alio menciumi dahinya.


" ayahanda rindu Alio " ucap Gerall


" Alio juga merindukan ayahanda." ucap Alio dengan senyum manis.


" Ibunda " ucap Lino saat sadar wanita di depannya seperti ibundanya.


Lino berlari memeluk kaki Yoona isakan keluar dari bibirnya.


" Ibunda Lino rindu ibunda" ucap Lino dibarengi dengan isakan tangis


" Arliena..." ucap Gerall memeluk Yoona



Yoona yang tenaga memikirkan cara melepaskan pelukan anak kecil di kakinya, kembali terkejut saat tubuhnya di peluk oleh seorang laki-laki.


.


.


" Hidupku kembali......


~99