The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Kenyataan Nya



Gerall mengecup bibir Yoona dengan tangan yang memainkan dada Yoona dari balik pakaian.


Gerall mengangkat baju Yoona menyingkirkan penghalang di depannya, Gerall meng**** dada Yoona dan memainkannya dengan Li*****. membuat Yoona bergerak gelisah dalam tidurnya.


"eughhhh " ucap Yoona lirih sambil mencondongkan badannya. membuat Gerall lebih dalam memainkan dada Yoona.


Yoona membuka matanya pelan merasakan setiap sentuhan dari tangan dan bibir Gerall di tubuhnya, membiarkan dirinya terbuai oleh sentuhan Gerall.


" Bolehkah" ucap Gerall


" ya, nikmati aku buat aku melayang" ucap Yoona


Gerall menggenggam tangan Yoona menuntunnya memegang bagian depan celananya.


Yoona mengusap aset Gerall dari luar membuat Gerall mendesah nikmat.


" Ibundaaaaaaaa...." ucap Alio yang langsung masuk ke dalam kamar.


Gerall yang terkejut langsung mendorong Gerall dan mengambil selimut untuk menutupi tubuh polosnya.


Gerall menatap Alio dengan pandangan kesal membuat Alio bingung dengan tatapan kesal ayahnya itu.


" ibunda ayo bangun nenek Elisa sudah membuatkan kita sarapan " ucap Alio dengan langkah yang semakin dekat dengan Yoona.


" kalo gitu ayo kita makan biarkan ibunda mu membersihkan badannya dulu" ucap Gerall tidak membiarkan Alio melihat tubuh Yoona.


Gerall tidak mau orang lain melihat tubuh cantik Yoona walau anaknya sekalipun. Yoona hanya miliknya.


____


" ayo makan lah ini menu favorit Yoona " ucap bibi Elisa


Gerall tersenyum tipis menerima makanan pemberian dari dari bibi Elisa.


" kamu benar bibi Yoona memang sangat menyukai udang sama dengan Alio " ucap Gerall


" kesukaan mu tidak pernah berubah" ucap Gerall


" sebenarnya apa yang kamu ucapkan aku Yoona bukan Arliena jangan berkhayal" ucap Yoona kesal


" mau Yoona atau Arliena kamu tetap istri ku " ucap Gerall dengan senyum manis.


" menyebalkan" ucap Yoona yang kembali menyantap makanannya.


" Yoona tolong jaga Lino dan Alio, aku ada pertemuan dengan raja kerajaan Elexis" ucap Gerall


" ya biarkan mereka bersama ku" ucap Yoona


" kalo begitu aku pergi tunggu aku pulang " ucap Gerall mengecup dahi Yoona.


" ayahanda pergi dulu kalian harus patuh dengan perintah ibunda" ucap Gerall mengecup dahi kedua putranya itu bergantian.


" nyonya terimakasih atas makanannya saya ijin pergi " ucap Gerall


" iya, berhati-hatilah di jalan" ucap bibi Elisa


____


" Okey kids apa rencana kita hari ini?" tanya Yoona


" Alio ingin ke pantai ibunda " ucap Alio


" kalau Lino ingin ke mana ?" tanya Arliena


" Lino ingin pergi ke taman bermain ibunda " ucap Lino


" setuju, hari ini kita akan bermain di taman hiburan kemudian ke pantai bagaimana" ucap Yoona


" yeyyy hari ini kita bermain sepuasnya" ucap Alio senang


" sekarang kalian bersiap setelah itu kita akan jalan, ibu juga harus bersiap." ucap Yoona


" ibu tidak usah ikut kalian saja" ucap bibi Elisa


" ayolah nek ikut kami bermain" bujuk Lino dan Alio


" ibu harus ikut tidak ada penolakan " ucap Yoona final


Dengan paksaan Alio dan Lino, bibi Elisa pun ikut.


___



" ibunda Alio ingin naik komedi putar " ucap Alio


Alio dan Lino pun menaiki komedi putar, Yoona mengambil handphone dan mengabadikan momen itu.


" sayang senyum ke arah ibunda" ucap Yoona dengan suara keras.


" ibundaaaa ini mengasyikan " ucap Alio


" Lino lihat ke kamera" ucap Yoona membuat Lino melihat ke arah kamera dengan senyum lebar.


.


.


" bagaimana mengasyikan bukan?" tanya bibi Elisa


" iya nek sangat mengasyikan Alio ingin menaikinya lagi " ucap Alio antusias


" Alio sudah menaiki nya tiga kali apa masih belum cukup?" tanya Yoona


" tidak ibunda Alio suka bermain itu" ucap Alio.


mereka melanjutkan ke wahana yang lain.



Yoona menabrak kan mobilnya ke mobil milik Lino, Yoona dan Alio tertawa saat bibi Elisa memarahi mereka karena. Lino yang mengemudi mobil itu balas menabrak mobil Yoona dan Alio yang kemudian melarikan diri, mobil Yoona bergerak mengejar mobil Lino. terjadilah saling kejar dan saling tenggor antara kedua mobil.


sejam berlalu mereka keluar dari mobil, dan duduk di kursi taman.


" sudah siang ayo kita makan dulu" ucap Yoona yang disetujui oleh ketiganya


mereka menyantap makanan di depan mereka dengan penuh nikmat.


" ibunda aku tadi aku melihat rumah hantu apa kita harus masuk kedalam?" tanya Alio disela makannya.


" sepertinya itu ide yang buruk, bagaimana kalau kita bermain yang lain" ucap Yoona


" tapi ibunda Alio penasaran dengan rumah hantu" ucap Alio


" Alio jangan memaksa ibunda kita main yang lain saja" ucap Lino


Yoona menghela nafas lega.


" habiskan makanan kalian " ucap Yoona


___



" kakak kejar Alio " ucap Alio sambil berlari di pinggir pantai sedangkan Lino mengejar di belakangnya.


" indah bukan " ucap bibi Elisa yang duduk di samping Yoona


" iya " ucap Yoona


" Genggam mereka jangan pernah lepaskan lagi" ucap bibi Elisa


" hatimu merindukan mereka, kembalilah" ucap bibi Elisa


Yoona menoleh kearah bibi Elisa.


" ibu sudah tau?" tanya Yoona


" aku ibumu aku tau segalanya tentang anakku" ucap bibi Elisa


" pulang lah nak, berhenti mengikuti egomu " ucap bibi Elisa


" aku belum mampu menghadapi mereka saat ini ibu, biarlah berjalan seperti ini sejenak" ucap Yoona memeluk bibi Elisa


" kamu tau ibu sangat menyayangimu, ibu selalu mendukung setiap keputusan mu" ucap bibi Elisa


.


.


" nenek, ibu ayo kita bermain air " ucap Alio


" ya nenek datang Alio " ucap bibi Elisa berdiri menghampiri Lino dan alio bermain bersama.


tidak lama Lino berjalan ke arah Yoona.


" ibunda haus " ucap Lino


" Lino haus sini duduk dulu Tante ambilkan minum " ucap Yoona


" ibunda, kenapa berbohong pada kita, kenapa ibunda meninggalkan kita, kenapa ibunda menjauhi kita dan kenapa ibunda berpura-pura tidak mengingat kita?" Tanya Lino membuat tangan Yoona berhenti saat akan mengambil minuman untuk Lino.


Yoona berbalik menatap Lino dengan wajah terkejut.


Yoona tidak tahu bahwa selama ini Lino telah mengetahui identitas aslinya.


"Kenapa ibunda, apa ibunda tidak menginginkan kami lagi" Isak Lino


" jangan pergi lagi ibunda kita tidak bisa hidup tanpa ibunda, kami membutuhkan ibunda dua tahun kita jalani tanpa rasa bahagia, Lino ingin keluarga kita berkumpul lagi, Lino ingin ibunda kembali menemani Lino, Alio dan ayahanda lagi." ucap Lino dengan Isak tangis


hati Yoona sakit mendengar penuturan anaknya itu, dia kalah dengan perasaan nya ini, satu setengah tahun dia berjuang melupakan keluarganya, satu setengah tahun dia hidup penuh kepalsuan Yoona merindukan keluarganya merindukan tingkah menggemaskan Alio dan Lino dan perlakuan lembut Gerall padanya.


Yoona memeluk Lino erat.


" maaf kan ibunda Lino, maafkan ibunda, ibunda tidak pernah meninggalkan Lino ibunda selalu ada di hati Lino, maafkan ibunda karena dengan egoisnya meninggalkan kalian tapi percayalah satu setengah tahun ini ibunda selalu merindukan kalian, ibunda juga selalu melihat tumbuh kembang kalian." ucap Yoona


" ibunda selalu menyayangi Lino dan Alio kalian hidup ibunda " ucap Yoona


" jangan pernah tinggalkan kami lagi ibunda" ucap Lino


" ibunda janji tidak akan meninggalkan mu lagi" ucap Yoona/Arliena.


.


.


" ibunda, kakak, Alio juga ingin di peluk" ucap Alio sambil berlari menghampiri mereka


" sini sayang peluk ibunda" ucap Yoona memeluk kedua anaknya itu


" nenek ayo berpelukan juga" ucap Alio


mereka pun saling memeluk disaksikan ombak laut.


~99


akhirnya setelah lama menunggu mereka bersatu lagi Arliena dan kedua anaknya.


.


siapa yang nebak kalo Arliena amnesia? kalian salah ya guys Arliena cuma pura-pura ga kenal.


ikuti terus cerita ini, terimakasih atas like dan komennya 🙏