The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Manja



kabar kehamilan Ratu Arliena telah menyebar ke seluruh kerajaan Xellfion.


segala macam ucapan dan hadiah diterima oleh Arliena.


untuk menyambut kabar bahagia istana mengadakan perayaan bagi penduduk kerajaan Xellfion, hal itu tentu saja mendapat sambutan baik.


Arliena tersenyum lebar saat melihat kamarnya yang penuh dengan hadiah. matanya berbinar senang membuat Gerall menggelengkan kepalanya.


" apa kamu harus sesenang itu menerima hadiah " ucap Gerall


" tentu siapa yang tidak senang menerima hadiah " ucap Arliena acuh


" baiklah nikmati waktumu aku akan bekerja dulu jangan berprilaku bar-bar ingat ada anak kita di sini" ucap Gerall mengusap perut Arliena


" iya pergilah" ucap Arliena


" aku pergi aku mencintaimu" ucap Gerall mencium kening Arliena


" Lisa ayo kita buka semua hadiah ini aku sungguh tidak sabar" ucap Arliena


" baik yang Mulia " ucap Lisa


___


" apa jadwal ku hari ini Gerd?" tanya Gerall


" jadwal hari ini anda akan mengadakan rapat dengan dewan istana, kunjungan ke barak militer bersama dewan pertahanan yang mulia" ucap Gerd


" baiklah, dan untuk tugas ratu alihkan semuanya padaku" ucap Gerall


" baik yang Mulia" ucap Gerd


___


tok


tok


" kakak, ibu, ayah " seru Arliena saat melihat kedua orang tuanya dan sang kakak mengunjunginya.


" kamu sedang apa Arliena?" tanya Mark/Alexio


" aku sedang membuka hadiah " ucap Arliena


" bagaimana keadaan mu nak, cucu ibu baik-baik saja kan?" tanya Duchess Alicia


" dia baik-baik saja Bu" ucap Arliena


" Arliena kami ingin memberitahumu bahwa kami akan kembali ke selatan ayah ingin mengenalkan Alexio dengan tugas yang nanti iya emban " ucap Duke Delio


" kenapa cepat sekali aku masih merindukan kalian " ucap Arliena


" kami akan mengunjungi mu lagi nanti Arliena " ucap Duke Delio


" baiklah aku tidak boleh egois tapi kalian harus mengunjungi ku lagi" ucap Arliena dengan mata berair


" hey jangan menangis adikku cengeng sekali" ucap Alexio memeluk Arliena


" jaga diri baik-baik ka aku titip ayah dan ibu" ucap Arliena dengan Isak tangis


" iya Kaka akan menjaga ibu dan ayah kamu baik-baik disini jaga kandungan mu" ucap Alexio


" jika Gerall menyakitimu kamu harus langsung memberitahu Kaka " ucap Alexio


" Gerall tidak akan menyakitiku tau" ucap Arliena kesal.


" ya Kaka tau" ucap Alexio


" jaga dirimu baik-baik sayang ibu menyayangimu " ucap Duchess Alicia


" ibu dan ayah juga harus menjaga diri baik-baik" ucap Arliena


____


" hik ...hik..... hik..... Hua " tangis Arliena di dada Gerall


" sudah sayang ayah dan ibu nanti juga akan kemari lagi" ucap Gerall menenangkan Arliena


" aku sudah membiarkan ibu dan ayah pergi tapi aku tidak tau kenapa aku terus menangis huaaaaa" ucap Arliena diiringi tangis


" baiklah menangis sepuasmu aku disini menunggumu" ucap Gerall


" hik hik Gerall aku lapar " ucap Arliena


" kamu lapar? baiklah ingin makan apa aku akan meminta chef membuatkan nya " ucap Gerall



" aku ingin Sachertorte " ucap Arliena


" baiklah aku akan memberitahu chef" ucap Gerall


Gerall yang berniat berdiri terhenti saat Arliena memegang tangannya, Gerall menoleh kearah Arliena.


" tapi aku tidak tau caranya Arliena aku bahkan belum pernah kedapur " ucap Gerall


" aku menginginkan kamu yang membuatnya jika tidak lebih baik aku tidak makan" ucap Arliena kesal


" baiklah tunggu disini aku akan membuatnya" ucap Gerall


" aku tunggu sayang berjuanglah" ucap Arliena menyemangati


__


Gerall berjalan ke arah dapur istana membuat semua yang ada di sana menunduk takut.


kepala chef menghampiri Gerall


" maaf yang mulia apa yang anda butuhkan biar saya ambilkan " ucap chef


" tidak aku hanya ingin kamu membantuku membuat Sachertorte." ucap Gerall


" hamba akan membuatnya yang mulia" ucap chef


" tidak perlu aku hanya ingin kamu membantuku siapkan alat dan bahannya dan ajari aku membuatnya." ucap Gerall


" baik yang mulia" ucap chef


kabar Raja yang berada di dapur menggema terdengar di seluruh istana.


" aku jadi penasaran kenapa manusia es itu bisa berada di dapur kerajaan" ucap Hans


.


.


" Raja berada di dapur mungkinkah?" batin Gerd.


___


Gerall masuk ke dalam kamar sambil membawa nampan berisi Sachertorte, Gerall meletakan Sachertorte di meja dekat tv dan berjalan ke arah Arliena.


Gerall mengerutkan dahinya saat melihat Arliena yang tertidur pulas, Gerall mengusap rambut Arliena tidak berniat membangunkannya.


Gerall naik ke atas tempat tidur dan berbaring disisi Arliena, memeluk Arliena dan ikut memejamkan matanya.


___


tepukan didada Gerall membuat nya terbangun. Gerall bangun dari tidurnya saat melihat Arliena yang tengah memasang wajah kesal.


" kenapa sayang ?" tanya Gerall


" kenapa kamu tidur dimana Sachertorte ku, kamu pasti tidak membuatnya" ucap Arliena kesal


" tidak aku membuatnya tapi saat aku akan memberikannya padamu kamu tertidur aku tidak ingin membangunkan mu" ucap Gerall


" maafkan aku " ucap Arliena menyesal telah berpikir buruk tentang Gerall


" tidak apa-apa aku mengerti sekarang kamu cuci muka aku akan menyiapkan Sachertorte nya " ucap Gerall yang langsung di setujui oleh Arliena


Arliena berdiri dan berlari ke arah kamar mandi


" Arliena jangan berlari " seru Gerall membuat Arliena terdiam dan berjalan pelan ke arah kamar mandi.


.


.


" selamat menikmati yang mulia Ratu" ucap Gerall


" ha ha ha kamu lucu jika seperti itu Gerall" tawa Arliena


" baiklah jangan ketawa lagi coba cicipi Sachertorte buatan ku" ucap Gerall


" bagaimana enak tidak?" tanya Gerall


" hemm ini enak, ini benar kamu yang memasaknya" ucap Arliena


" benar sayang aku meminta chef untuk membantuku tapi semuanya aku yang kerjakan " ucap Gerall


" ini sangat enak sepertinya kamu pandai memasak" ucap Arliena sambil menikmati makanannya


" AAA " ucap Arliena menyuapi Gerall


Gerall memakan Sachertorte yang di sodorkan oleh Arliena.


" ini enak" ucap Gerall


~99


jangan lupa mampir di cerita baruku