
Gerall menghentikah nya sehingga membuat Arliena pun berhenti, Arliena melihat ke arah Gerall dengan tatapan bertanya.
" maaf" ucap Gerall
" kenapa kamu meminta maaf apa kamu punya salah dengan ku" ucap Arliena
" karena kecerobohan ku bertemu Diana membuat kamu harus terlibat" ucap Gerall merasa bersalah
" aku tidak akan membiarkan rumor buruk terjadi di pernikahan kita selama kita masih bersama " ucap Arliena
" pernikahan kita tidak akan selesai Arliena sampai kapan pun" ucap Gerall dingin
" tapi Gerall bukan kah kita sudah sepakat" ucap Arliena
" aku tidak pernah setuju dengan idemu itu" ucap Gerall berjalan mendahului Arliena.
" apa kamu mencintaiku?" tanya Arliena dengan suara keras
mendengar pertanyaan Arliena membuat tubuh Gerall kaki tidak bisa menjawab.
Arliena berjalan mendekati Gerall, berdiri di depannya.
" aku tidak ingin bersama orang yang tidak mencintaiku Gerall, hubungan yang di paksakan tidak akan pernah berhasil." ucap Arliena
" aku sedang mencoba mencintaimu Arlienna, bantu aku " ucap Gerall menatap mata Arliena dalam
" Dalam waktu satu tahun jika aku tidak bisa membuatmu mencintaiku maka kamu harus melepaskan ku dan menikahlah dengan Diana" ucap Arliena
" baiklah jika itu kemauan mu aku akan melepasmu tapi tidak untuk menikahi Diana." ucap Gerall dingin dan melangkahkan kakinya pergi menjauh dari Arliena.
" sekeras apapun aku mencoba membuatmu mencintaiku aku tidak akan pernah berhasil karena hatimu sudah milik Diana." batin Arliena
____
hari-hari Arliena berjalan seperti biasa setiap pagi ia selalu mengantar Lino kesekolah walaupun setelah itu melanjutkan jadwal kegiatannya sebagai Ratu.
hubungan Gerall dan Arliena beberapa waktu ini merenggang Arliena tidak tahu kenapa Gerall seperti menjauhinya. padahal Arliena selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi Gerall hal itu karena ia ingin menepati janjinya untuk membuat Gerall mencintainya.Gerall pun sudah jarang tidur dikamarnya.
Arliena mendatangi kantor Gerall dengan perasaan kesal terhadap perilaku Gerall yang berubah. Arliena memasuki kantor Gerall dengan langkah kasar ditatapnya Gerall yang tengah membaca dokumen di depannya tidak peduli dengan keberadaan Arliena.
Arliena menggeser badan Gerall untuk menatapnya diciumnya bibir Gerall dengan sensual. Arliena menggigit bibir Gerall dan memasukan L**** kedalam M****t Gerall.
Arliena melepaskan ciumannya dengan nafas memburu.
" ada apa denganmu beberapa Minggu ini Gerall, kamu menjauhi ku?" tanya Arliena dengan nada kesal.
" kamu membuatku gila Arliena " geram Gerall dengan perbuatan Arliena
Gerall langsung membawa Arliena di pelukannya ke dalam kamar di ruang kerjanya itu.
Gerall mencium Arliena dengan menggebu dari balik pintu garall menurunkan kaki Arliena dan tangannya merobek gaun yang dikenakan Arliena membuat Bra Arliena terlihat. Gerall menurunkan Bra Arliena dan mencium dada Arliena dengan rakus. tangan Gerall bergerak ke arah organ privat Arliena dan bermain di sana tanpa banyak waktu Gerall menggendong Arliena dan memasukan benda pusaka Gerall kedalam organ privat Arliena.
.
.
.
" AHHHHH GERALLLLL" teriak Arliena
______
Arliena memeluk tubuh Gerall erat merasakan rasa nyaman di pelukan laki-laki di sampingnya.
" suatu saat aku tidak akan bisa menikmati pelukan nyaman ini" batin Arliena
" Gerall kamu sudah ingin bercerita kenapa kamu menjauhi ku beberapa Minggu ini?" tanya Arliena menatap Gerall yang tengah mengelus kepalanya.
" aku marah dengan mu" ucap Gerall
" memangnya aku ada salah apa" ucap Arliena bingung
" aku tidak suka kamu selalu ingin pergi dari ku" ucap Gerall
" haha kamu lucu sekali Gerall aku tidak akan meninggalkan mu kalau kamu mencintaiku" ucap Arliena
" bagaimana jika aku berhasil mencintaimu tapi kamu tetap pergi dari hidupku?" ucap Gerall
" berarti saat itu aku sudah mati" ucap Arliena membuat Gerall tertegun.
" karena aku tidak akan meninggalkan orang yang mencintaiku tanpa alasan. " ucap Arliena
" karena itu berusahalah mencintaiku agar aku bisa berada di sisi mu " ucap Arliena
" aku pasti akan mencintaimu jika kamu juga membantuku" ucap Gerall mengecup bibir Arliena intens.
~99
Ada yang bisa nebak ga endingnya?