
Arliena melepaskan pelukannya dari Gerall dan berjalan ke arah keluarganya.
" ayah ibu" ucap Arliena membuat ketiganya melepaskan pelukannya dan melihat ke arah Arliena
" aku juga ingin memeluk kakak ku" ucap Arliena
" kemarilah adikku" ucap Mark dengan senyum lebar
Arliena yang akan memeluk Mark ditahan oleh Gerall membuat Arliena berkerut bingung, Arliena menatap Gerall.
" aku tidak ingin kamu memeluknya" ucap Gerall
" aku hanya memeluk kakak ku" ucap Arliena kesal hilang sudah rasa harunya.
" tapi " ucap Gerall
" lepaskan atau aku akan marah padamu" ucap Arliena
membuat Gerall dengan terpaksa membiarkan Arliena memeluk Mark.
" kemarilah adikku" ucap Mark merentangkan tangannya bersiap memeluk Arliena
Gerall mengepalkan tangannya saat melihat Mark yang melihatnya dengan remeh.
" aku membencinya " batin Gerall sambil menatap Mark
__
" Arliena ayo lepaskan Mark sudah setengah jam kamu memeluknya" ucap Gerall
" tidak mau aku masih ingin memeluk Mark " ucap Arliena
" peluk aku saja jangan Mark" ucap Gerall kesal
" aku tidak mau memeluk mu pergilah jangan ganggu aku" ucap Arliena
Mark memeluk Arliena lebih erat dengan muka puas.
beberapa orang sudah pergi dari ruangan Arliena hanya tinggal kedua orang tua Arliena, Mark dan Gerall.
" Arliena biarkan Mark berbicara dengan ayah ibu mereka juga merindukan Mark ayo ikut aku bertemu anak-anak" ucap Gerall
" ah kamu benar aku harus membiarkan Kaka menghabiskan waktu dengan ibu dan ayah " ucap Arliena melepaskan pelukan Mark
Arliena menarik Gerall dan membiarkan kedua orang tuanya dan kakaknya berbincang.
Gerall menggandeng tangan Arliena berjalan ke arah istana emerald tempat Gerall tinggal.
" aku lelah gendong aku Gerall" ucap Arliena
" oke " ucap Gerall bersiap menggendong Arliena
" aku ingin digendong di punggung " ucap Arliena
" nanti kamu jatuh jika di belakang " ucap Gerall
" aku maunya di belakang " ucap Arliena mulai kesal
" baiklah naiklah ke punggung ku, berhati-hati lah" ucap Gerall
Arliena melingkarkan tangannya di leher Gerall menyandarkan kepalanya di bahu Gerall dengan nyaman
" berpegangan yang erat aku tidak ingin kamu jatuh " ucap Gerall
" Hem " gumam Arliena
Gerall berjalan ke arah istana dengan Arliena di punggungnya.
" Arliena?" tanya Gerall
tidak ada sautan dari Arliena, bibir Gerall tersenyum saat menyadari bahwa istrinya itu tertidur di punggungnya.
" tidur nyenyak sayang" ucap Gerall kembali berjalan ke istananya.
___
Gerall berlari ke istana Rosella dengan muka panik. saat mendengar Arliena yang jatuh pingsan saat berjalan - jalan bersama ibu dan bibi Elisa di taman.
" kamu sakit? dimana yang sakit? dokter bagaiman keadaan Ratu?" tanya Gerall
" maaf yang mulia Ratu baik-baik saja " ucap dokter
" tapi kenapa dia bisa pingsan?" tanya Gerall
" yang mulia Ratu akan mengatakan sendiri alasannya yang mulia hamba pamit undur diri" ucap dokter
" kami juga pergi dulu sayang " ucap Duchess Alicia
" selamat Arliena, ibu pergi dulu" ucap bibi Elisa
Gerall duduk di samping Arliena
" aku tidak apa-apa Gerall aku punya kabar bahagia untuk mu" ucap Arliena menatap Gerall
" aku hamil " ucap Arliena
" benarkah kamu hamil?" tanya Gerall
" ya aku hamil, apa kamu bahagia" ucap Arliena
Gerall memeluk Arliena erat
" terimakasih sayang aku bahagia " ucap Gerall
Gerall melepas pelukannya mengecup kening Arliena
" terimakasih telah datang di hidup kami nak " ucap Gerall mengusap perut rata Arliena
" terimakasih Arliena karena tetap berada di sisiku" ucap Gerall dengan mata berkaca
" aku juga berterimakasih karena kamu selalu di sisiku jangan menangis aku tidak suka kamu menangis walau itu air mata bahagia" ucap Arliena mengusap pipi Gerall
" aku berjanji akan selalu menjagamu, mencintaimu dan anak-anak kita " ucap Gerall memeluk Arliena
" naiklah aku ingin memelukmu" ucap Arliena
" baik yang mulia Ratu hamba akan selalu menuruti permintaan mu" ucap Gerall merebahkan badannya di sisi Arliena dan memeluknya erat.
tok tok
" ibunda hik hik " Isak Alio membuat Arliena bangun dari tidurnya
Alio dan Lino berjalan ke arahnya
" hey sayang ada apa kenapa Alio menangis?" tanya Arliena
" ibunda tidak apa-apa kan tadi Lino dengar ibunda jatuh pingsan?" tanya Lino berjalan ke arah Arliena dan memeluknya
" ibunda tidak apa-apa" ucap Arliena membawa kedua anaknya ke pelukannya
" ibunda punya kabar gembira untuk kalian" ucap Arliena
" apa itu ibunda?" tanya Lino
" kalian akan mempunyai adik" ucap Arliena dengan senyum lebar
" benarkah yeyyy Lino akan punya adik baru, ibunda adik Lino laki-laki atau perempuan?" tanya Lino
" ibunda tidak tau sayang tapi ibunda harap laki-laki atau perempuan kamu tetap harus menyayanginya " ucap Arliena
" pasti ibunda aku pasti akan menyayanginya" ucap Lino
" Alio juga senang bisa mendapatkan adik baru ibunda Alio berharap adik Alio laki-laki supaya bisa Alio suruh- suruh " ucap Alio dengan senyum merekah
Arliena, Gerall dan lino tertawa mendengar ucapan Alio.
~99
jangan lupa ya mampir di cerita baru ku