The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Berjalan



Marne-la-Vallée tempat kencan Raja dan Ratu



pagi ini seisi kerajaan Xellfion digegerkan dengan berita kencan antara Raja dan Ratu mereka, dengan postur yang intim beredar di media sosial. foto itu di upload oleh salah satu pengunjung yang melihat dan memfoto saat mereka tengah menunggu mobil.


banyak ucapan selamat untuk hubungan mereka yang baik secara sudah bukan rahasia bahwa kehidupan pernikahan mereka hanya karena politik.


tetapi banyak juga yang mencela mereka karena bermesraan di depan umum yang sangat tidak mencerminkan perilaku seorang pemimpin. Banyak teguran untuk raja dan ratu sampai ke istana.


ratu yang mendengar berita ini berjalan ke arah ruang kerja Gerall.


Arliena masuk ke dalam ruang kerja Gerall


" Gerall, apa kamu tidak akan berbuat apa-apa dengan berita itu" ucap Arliena sambil berjalan ke samping tempat duduk Gerall.


" memang ada yang salah?" ucap Gerall memeluk pinggang Arliena dan menyuruhnya untuk duduk di pangkuannya.



" kita tidak dalam hubungan yang terlarang, kenapa kita tidak boleh menunjukan kemesraan kita biarkan saja mereka." ucap Gerall sambil mengendus di leher Arliena membuat Arliena geli.


" geli Gerall berhenti" ucap Arliena


ahhh desah Arliena saat Gerall menggigit kecil telinga Arliena


" aku menginginkan mu Arliena" lirih Gerall di telinga Arliena


Arliena yang juga menginginkan Gerall mencium bibir Gerall sebagai tanda setuju. mereka pun menikmati waktu berdua di kantor Gerall.


____



Arliena menyenderkan kepalanya di dada Gerall sambil tangannya bermain di otot dada Gerall dengan gerakan memutar.


" Gerall untuk berita itu apa kita tidak usah membuat klarifikasi? " tanya Arliena


" kamu terbebani dengan berita itu?" tanya Gerall


" Hem " ucap


" baiklah besok aku kan mengundang beberapa wartawan untuk datang kesini.


" itu lebih baik" ucap Arliena tersenyum lebar


Gerall menggenggam tangan Arliena yang tengah bermain di dada Gerall, dan membalikan badannya berbaring diatas Arliena.


" kamu sedang menggodaku?" tanya Gerall yang dibalas kikikan tawa Arliena


" aku tidak akan melepaskan mu hari ini" ucap Gerall memanjakan Arliena


.


.


.


.


" ah ah ah Gerall ah ah ah GERALLLLLL... ARLIENAAAAA." Teriak Keduanya di tengah kepuasan.


___


" Ibunda apa besok Lino pergi ke sekolah?" tanya Lino


" iya sayang, besok ibunda akan mengantar Lino dihari pertama bersekolah" ucap Arliena


" wah Lino sudah tidak sabar menunggu besok pagi." ucap Lino


" Lino sudah membereskan buku yang akan Lino bawa besok?" tanya Arliena


" Belum bunda Lino tidak tau harus membereskan apa saja" ucap Arliena


" karena besok Lino baru masuk kelas Lino nanti pasti akan berkenalan dengan teman-teman Lino dan guru-guru disana" ucap Arliena


" baiklah ibunda Lino ijin kembali kekamar dulu selamat malam ibunda, selamat malam juga adik kecil kakak." ucap Lino sambil mencium pipi Arliena dan Alio yang tengah bermain.


" sayang kamu tidak lelah?" tanya Arliena yang di balas dengan gelengan kuat oleh Alio


Arliena menatap Alio yang tengah sibuk dengan mainan di depannya.


"Alio tidak mau minum susu" ucap Arliena


tanpa mempedulikan mainannya Alio berjalan ke tempat Arliena dengan senyum senang.


" Alio mau bunda mau susu" ucap Alio gemes mengusapkan kepalanya ke dada Arliena


" tunggu dulu sayang, pelan-pelan nanti kamu tersedak." ucap Arliena


tidak lama dari arah pintu Gerall masuk ke dalam kamar melihat anaknya yang tengah menyusu pada Arliena.



Gerall menghampiri dua orang kesayangannya itu. Gerall mengecup dahi Arliena dan pipi Alio yang tengah menyusu.


tanpa peduli dengan kehadiran Gerall Alio tetap melanjutkan kegiatannya itu.


" Alio kamu anak ayah kamu sudah besar tidak boleh menyusu lagi pada ibunda" ucap Gerall dengan raut di buat kesal


" Hem Hem Hem" gumam Alio dengan raut kesal


" itu milik ayah tau?" ucap Gerall


" Arch..." ucap Arliena terkejut saat tiba - tiba Alio menggigit dadanya.


" kenapa ?" tanya Gerall


" Alio tadi menggigit dadaku keras " ucap Arliena


" Alio jangan menggigit dada ibunda" ucap Gerall tegas membuat isakan keluar dari bibir Alio yang sudah melepaskan dada ibundanya.


" kamu si" ucap Arliena memukul dada Gerall pelan


Arliena menimang Alio yang tengah terisak karena godaan Gerall.


sedangkan Gerall tidak terlalu peduli dengan tangisan anaknya itu merasa puas telah menggoda Alio.


Arliena merasa kesal dengan sifat usil Gerall yang pertama kalinya.


Alio yang menangisi mulai tenang dan memejam kan matanya tidur di pelukan ibundanya. Arliena meletakan Alio di tempat tidurnya.


Gerall yang sejak tadi melihat semua yang dilakukan Arliena merasa perasaan hangat dihatinya.


Arliena tidur di samping Alio sambil menepuk pelan pantat Alio agar nyaman dengan tidurnya.


Arliena menatap Gerall yang sejak tadi menatapnya.


" kenapa?" tanya Arliena


" aku suka saat kamu mengurus anak-anak, apa kamu lelah mengurus mereka?" tanya Gerall


" kadang lelah tapi aku suka bersama mereka " ucap Arliena


" besok Lino sekolah aku akan mengantar kalian, baru setelah itu kita pergi menemui wartawan." ucap Gerall


" apa kamu tidak sibuk? aku tidak apa-apa jika hanya mengantarnya hanya dengan pengawal" ucap Arliena


" Tidak aku akan ikut, kalian lebih penting dari pada kesibuka itu" Tegas Gerall


" terimakasih karena menjadi ayah baik untuk Alio dan Lino " ucap Arliena mengecup pipi Gerall


" apa hanya itu bagaimana dengan suami yang baik " ucap Gerall


" hahaha terimakasih juga telah menjadi suami yang baik untuk ku "ucap Arliena.


" aku juga berterimakasih karena kamu telah menjadi istri dan ibu yang baik untuk ku dan kedua anak kita " ucap Gerall mengecup bibir Arliena


~99