The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Salah?



Gerall berjalan cepat ke kamar kedua anaknya, dibukanya kamar itu.


Gerall tersenyum tipis


" Alio adik kecilku, tolong maafkan kakak" ucap Lino tengah duduk di atas tempat tidur membujuk Alio.


Alio tetap menyembunyikan wajahnya di bawah bantal tidak menjawab permintaan maaf sang kakak.


" ayolah Alio maaf kan Kaka" bujuk Lino


masih tidak di tanggapi Alio


Gerall berjalan ke arah keduanya dan menepuk bahu Lino. dengan bibir berkerut Lino menunjuk Alio yang masih menyembunyikan wajahnya. Gerall duduk di samping Lino dan membisikan sesuatu ke telinga Alio.


" yasudah jika Alio tidak mau memaafkan kakak besok Alio tidak akan kakak ajak ke festival" ucap Lino


Alio mulai tertarik dengan penawaran sang kakak tapi dia sudah bertekad tidak akan memaafkan kakak nya dengan mudah.


Lino yang tidak mendapat jawaban dari Alio langsung mengarahkan tatapannya ke sang ayahanda.


Gerall mengerutkan dahinya berpikir. sejenak Gerall tersenyum tipis terlintas suatu ide. dan membisikan ya di telinga Lino.


" Kaka akan belikan Alio banyak permen di festival" ucap Lino


membuat Alio tanpa pikir panjang langsung membuang bantal dan duduk berhadapan dengan sang kakak.


" Ayahanda " ucap Alio yang sadar keberadaan Gerall


Alio bangun dari duduknya dan memeluk sang ayahanda


" ayahanda Kaka berjanji mengajakku ke festival besok " ucap Alio menggebu.


" Benarkah?" tanya Gerall pura-pura tidak tahu.


" iya kan kak besok kita ke festival" ucap Alio meminta pembenaran.


Lino mengangguk membenarkan ucapan Alio


" ayahanda besok harus ikut kita ke festival" ucap Alio memaksa.


" besok ayahanda masih ada pekerjaan sayang Alio bersama ka Lino dan bibi Lisa saja ya." ucap Gerall membuat bibir Alio berkerut kesal.


" yasudah Alio bersama ka Lino dan bibi Lisa saja " ucap Alio yang langsung di beri ciuman di pipi oleh Gerall.


" oh ya tadi katanya Lino dan Alio bertengkar coba beritahu ayah masalah kalian." ucap Gerall


" tadi Alio melihat ibunda ayahanda tapi ka Lino tidak percaya" ucap Alio


" benarkah, dimana Alio melihat ibunda?" tanya Gerall


" di pantai ayahanda saat kita bermain " ucap Alio


" tidak ada ibunda ayah Alio salah lihat" ucap Lino


" Kaka menyebalkan " ucap Alio


" baiklah sepertinya kita harus menghentikan perdebatan ini son, lebih baik kita bersiap untuk tidur " ucap Gerall


.


.


Gerall mencium dahi Lino dan Alio bergantian, ditatapnya Alio yang memeluk dirinya erat. melihat gaya tidur Alio mengingatkannya pada Arliena.


" ayahanda berharap apa yang kamu lihat itu benar nak" batin Gerall sambil menutup matanya berharap bertemu dengan Arliena di alam mimpi.


___



di sore hari pantai sudah dipadati oleh pengunjung banyak nya orang yang hadir membuat Lisa khawatir.


" pangeran Lino tolong pegang tangan saya, disini sangat ramai." ucap Lisa


" tolong jaga kami, dan awasi sekitar " ucap Lisa kepada dua pengawal di belakangnya.


Lisa menyesal hanya membawa dua pengawal harusnya ia tadi tidak menuruti perkataan pangeran Lino yang risih dengan tatapan orang- orang yang melihat mereka dikelilingi oleh banyak pengawal.


" aku ingin itu bibi Lisa" ucap Alio


Lisa pun menuruti permintaan Alio dan membeli permen kapas berbentuk wajah jerry itu.



setelah pesanan di ambil mereka kembali berjalan sambil melihat beberapa atraksi yang di tampilkan.


" wah lihat kak tinggi sekali patung lnya" ucap Alio heboh yang hanya di tanggapi deheman oleh Lino.


" pangeran Lino ingin membeli apa?" tanya Lisa.


" tidak bibi Lisa aku belum lapar." ucap Lino dengan mata yang masih fokus melihat pertunjukan.


__


"Bibi Lisa aku ingin turun " ucap Alio


" tapi jalan sedang ramai pangeran" ucap Lisa


" tidak bibi aku ingin turun bibi bisa memegang tangan ku seperti ka Lino " ucap Alio


" baiklah pangeran tapi tolong tetap memegang tangan saya" ucap Lisa.



" bibi aku ingin makan waffle " ucap Alio


" ayo kita kesana" ucap Lisa


" bibi Lisa aku di sini saja tidak usah ikut " ucap Lino


" baiklah pangeran biarkan para pengawal menjaga pangeran disini." ucap Lisa


Lisa menggandeng Alio pergi ke stand waffle, karena suasana yang tengah ramai Lisa menggenggam tangan Alio erat.


" 4 waffle tolong" ucap Lisa.


suara teriakan orang-orang membuat festival semakin ramai Lisa menyeka keringatnya lelah.


" hey jangan mendorong menyikirlah" ucap salah satu pengunjung membuat orang di sekitarnya menonton pertengkaran itu tidak kecuali Lisa.


" ini nona pesanan anda" ucap penjual membuat Lisa mengalihkan pandangannya ke arah penjual. saat akan memberikan uang Lisa tersadar tidak ada Alio disamping nya.


muka Lisa pucat pasi, tanpa peduli tentang pesanannya Lisa berjalan mencari Alio.


" pangeran Alio, pangeran!!!" seru Lisa


" pangeran " ucap Lisa


Lisa merogoh handphone nya menelpon kedua salah satu pengawal menanyakan keberadaan Alio. seperti yang telah Lisa duga Alio tidak bersama dengan mereka.


Lino dan kedua pengawal menghampiri Lisa.


" bibi Lisa dimana Alio?" tanya Lino dengan muka cemas.


" maafkan hamba pangeran " ucap Lisa dengan Isak tangis pelan


" cari Alio sekarang" ucap Lino dingin membuat ketiganya langsung bergerak mencari Alio.


Lino mengeluarkan handphone disakunya dan menghubungi ayahanda nya mengabarkan tentang hilangnya Alio. setelah menghubungi ayahandanya Lino berjalan di sekitar tempat itu mencari sang adik.


___


2 jam berlalu tidak ada tanda -tanda keberadaan Alio. bahkan dengan bantuan dari pihak kerajaan Elexis Alio tetap tidak di temukan.


" perketat keamanan aku ingin melihat semua cctv yang ada di sini" ucap Gerall


tidak ada yang bisa didapatkan dari cctv. karena festival sangat ramai jadi tidak ada jejak Alio.


pencarian masih terus di lakukan ditengah semaraknya festival, Gerall tidak mungkin menghentikan festival seenaknya.


~99