The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
Yakin



" aku menemukan mu " ucap Gerall memeluk Yoona.


.


.


Yoona yang sadar langsung melepaskan orang didepannya.


" yak kamu siapa beraninya memeluk ku seenaknya memang aku wanita apa" ucap Yoona dengan marah


" kamu tidak mengenal ku?" tanya Gerall


" jika aku mengenalmu aku tidak akan bertanya." ucap Yoona kesal


dahi Gerall berkerut dilihatnya orang didepannya dengan seksama.


" kamu Arliena aku tidak akan salah" ucap Gerall menatap Yoona dan kembali memeluknya tidak peduli dengan Arliena yang memberontak.


" namaku Yoona bukan Arliena" ucap Yoona kesal.


" hey nak tolong lepaskan kaki ku " ucap Yoona melihat kearah Lino yang dengan erat memeluk kakinya.


" Ayahanda, kakak lepaskan pelukan kalian " ucap Alio membantu membujuk Gerall dan Lino.


" tidak mau nanti ibunda pergi lagi" ucap Lino dengan air mata yang menggenang di matanya.


" Yak lepas kan aku sekarang " ucap Yoona marah membuat kedua orang yang tengah memeluknya langsung melepaskan pelukannya.


" hais kalian membuat aku kesal saja, apa kalian tidak malu dilihat banyak orang" ucap Yoona memarahi kedua orang di depannya yang hanya menundukan kepalanya merasa bersalah.


" dan kamu sudah aku bilang namaku Yoona bukan Arliena paham" ucap Yoona menunjuk kan jarinya ke arah Gerall


" kamu bocil aku bukan ibunda mu " ucap Yoona melihat ke arah Lino.


" Dan Alio apa mereka keluargamu?" tanya Yoona yang langsung di iyakan oleh Alio.



" oke, karena kamu sudah menemukan keluargamu aku akan pergi" ucap Yoona yang tentunya tidak di setujui oleh ke tiga orang di depannya.


mereka kembali memeluk Yoona tidak membiarkan nya pergi.


" yak lepaskan aku, hey kalian tolong aku" ucap Yoona meminta bantuan orang disekitar


Gerall melihat kearah pengunjung dengan tatapan dingin membuat orang disekitarnya tidak berani ikut campur.


Gerall melepaskan pelukannya, tapi tidak melepaskan genggaman nya pada Yoona.


" boys, lepaskan pelukan kalian " ucap Gerall


yang dibalas tidak setuju oleh kedua anaknya.


" tenanglah ayahanda tidak akan membiarkan ibunda pergi. ayahanda janji ." ucap Gerall membuat kedua anaknya dengan berat hati melepaskan pelukan mereka di tubuh Yoona.


Gerall langsung menarik tangan Yoona kearah mobilnya. diikuti Lino dan Alio.


" YA ! mau bawa kemana aku, tolong aku " seru yoona mencoba melepaskan genggaman tangan Gerall


" yak kamu pria mesum lepaskan aku " ucap Yoona


Gerall yang mulai kehilangan kesabaran langsung menggendong Yoona diatas bahunya.


" Yak apa yang kamu lakukan, turunkan aku, turunkan aku kepalaku pusing YAK." teriak Yoona kesal.


Gerall mendudukan Yoona di bangku mobilnya dan menyuruh kedua anaknya masuk. tidak lama Gerall pun ikut masuk dan menjalankan mobilnya.


" ibunda tenang lah ayah tidak akan menyakitimu" ucap Alio


" his menyebalkan sebenarnya apa mau kalian kenapa kalian membawaku" ucap Yoona yang mulai tenang dengan muka kesal


" membawamu pulang " ucap Gerall menatap Yoona


" kemana kita akan pulang? memangnya kalian tau rumah ku?" tanya Yoona bingung


" kita akan kembali ke villa disini bukan rumah kita " ucap Gerall dengan tangan yang menggenggam tangan Yoona yang langsung di tepis oleh Yoona.


" aku tidak mengenal kalian jadi tolong bawa aku kembali" ucap Yoona


" ayolah Yoona jangan bercanda" ucap Gerall


" ibunda jangan melupakan kami" ucap Lino dan Alio bersama


" aku sungguh bukan ibu kalian " ucap Yoona pasrah


" ibunda tidak menginginkan Alio lagi" Isak Alio


" eh Alio jangan menangis " ucap Yoona bingun dengan kondisi yang tengah menimpa dirinya saat ini.


Yoona mengambil Alio dari kursi belakang dan menenangkannya.


" Alio kan anak baik jadi tidak boleh menangis maafkan Tante Yoona ya" ucap Yoona


" ibunda hik hik " Isak Alio memeluk Yoona


" kita bicarakan di villa " ucap Gerall masih bingung dengan sifat Arliena didepannya.


__


Gerall menatap Yoona dengan perasaan rindu membuat Yoona salah tingkah.


" nama kamu siapa" ucap Gerall


" Yoona" ucap Yoona


" apa benar kamu Yoona? kamu sedang tidak mempermainkan aku kan? aku tau Arliena aku salah tapi aku mohon jangan seperti ini aku sudah mendapatkan balasan ku 2 tahun ini" ucap Gerall dengan ekspresi sedih berlutut di depan Arliena


" aku tidak peduli dengan segala permasalahan mu yang pasti aku Yoona bukan Arliena" ucap Yoona tegas.


mereka sekarang hanya berdua di ruang kerja Gerall.


" sepertinya tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi" ucap Yoona berdiri dari duduknya melangkah ke arah pintu tapi tangannya di tahan oleh Gerall


Gerall bangun dan menatap mata Yoona dengan ekspresi sedih dan bahagia.


tangan Gerall memegang pipi Yoona mengelusnya pelan dan mencium bibir Yoona.


Yoona yang tersihir dengan perlakuan manis Gerall membalas ciuman nya.


" ahhhh


suara ******* keluar dari bibir Yoona membuat senyum terbit dari bibir Gerall.


Gerall menyudahi ciumannya.


"Tidak pernah salah.........


~99


maaf kalo banyak tipo🙏 menurut kalian ceritanya terlalu bertele2 ga ?