
ah. . bibir Arliena terbuka saat merasakan Jil***n di pusatnya.
Arliena membuka lebar matanya melihat ke bawah tubuhnya. Arliena memicingkan matanya melihat Gerall yang tengah menci*** pusat tubuhnya.
"ah, ,ah , ,ah ouch gerall" ucap Arliena
Gerall mengangkat wajahnya dari pusat Arliena, kemudian Gerall masukannya jari nya bergerak maju mundur.
Bibir Gerall mengecap bibir Arliena dengan ciuman sensual dengan tangan yang masih bergerak di inti Ariella.
setelah puas mencium bibir Arliena, bibir Gerall turun kearah dada besar Ariella menggigit, menj**** puncak pink itu. badan Arliena bergetar tanda pelepasan akan segera datang.
"Ah , , , ,ah faster , , ,faster. done." lenguh arlienna memeluk erat tubuh Gerall.
setelah selesai dengan orga*** arlinean bangkit dari tidurnya dalam posisi berhadapan dengan Gerall arlienna memasukan tangan mulusnya kedalam celana Gerall. Tangan Arliena bergerak maju mundur di sepanjang pusaka Gerall yang tergolong big. di keluarkan ya pusaka itu dari celana Gerall. Arliena menundukan kepalanya berniat mencium pusaka itu. bisa Arliena rasakan tubuh Gerall yang menjadi kaku karena ulahnya itu sebenarnya hal ini juga merupakan hal baru bagi Ariella, Ariella sangat penasaran bagaimana rasanya mencium pusaka. Arliena merasa puas dengan apa yang dilakukannya, Arliena memaju mundurkan pusaka Gerall di mu***.
Tok tok tok
Arliena menghentikan kul*****, saat Arliena ingin memalingkan kepalanya itu dihentkan oleh Gerall.
" lajutkan" ucap Gerall. seakan tersihir dengan ucapan Gerall Arliena pun melanjutkan kul**** pada pusaka Gerall sesekali gigi Arliena mengenai pusaka Gerall membuat pusaka Gerall semakin membesar.
"Mohon maaf yang mulia Ratu ini hamba Lisa " ucap Lisa
Gerall yang kesal melepas pusakanya dari mu*** Arliena, tanpa banyak kata Gerall menarik Arliena membawanya ke kamar mandi.
Di depan pintu kamar tidur Ariella, Lisa dan gerd tengah bingung apa mereka harus mengetuk pintu itu lagi apa tidak. sebenarnya Lisa takut untuk mengganggu waktu Raja dan Ratu tapi dia juga diperintahkan oleh gerd untuk membangunkan mereka karena sebentar lagi Raja harus menghadiri Rapat dengan para menteri.
__
Arliena terkikik geli saat kembali teringat kejadian pagi hari tadi setelah dia dan Gerall menyelesaikan s*x kilatnya dan acara mandi bersama. Gerall keluar dan memarahi Lisa, Lisa yang ketakutan menundukan kepalanya dengan terbata Lisa mengatakan bahwa ia disuruh oleh gerd untuk membangunkan mereka. mendengar itu Gerall langsung berjalan kembali ke kediamannya.
Dan Arliena yakin saat ini gerd pasti tengah mendapatkan amukan dari Gerall. yang tidak Arliena bahwa sebenarnya bukan hanya Gerd yang mendapat amukan dari Gerall tapi semua orang yang bertemu dengan Gerall pun tidak luput dari amukan itu. Hans dan Marcell pun tidak terkecuali niat hati ingin menyampaikan kabar gembira malah mendapat amukan dari Gerall.
Hans keluar dari ruang kerja Gerall dengan bibir kerucut dan ungkapan kasar ingin sekali ia layangkan pada sang kakak tapi Hans berpikir seribu kali untuk mengatakannya.
Hans melangkahkan kakinya kearah istana Rosella, Hans ingin bertemu dengan kakak ipar dan kedua keponakanya. saat Hans melewati taman dilihatnya Arliena dan kedua ponakannya bermain dan bersantai. segera Hans menghampiri mereka.
Arliena tengah menikmati waktu bersama kedua putranya yaitu piknik. Arliena menyandarkan tubuhnya di pohon di belakangnya. sedangkan Lino dan Alio tengah bermain balon sabun. Arliena sengaja melarang para dayangnya untuk ikut karena ia hanya ingin menghabiskan waktu hanya dengan anak-anak nya.
" Paman !" seru Alio saat melihat kedatangan Hans dengan kaki kecilnya Alio berlari kearah Hans dan Hap Alio berhasil ditangkap Hans. Hans mengangkat Alio tinggi-tinggi bukannya merasa takut Alio malah berteriak senang dan menginginkan lagi dan lagi. setelah selesai bermain dengan Alio dan Lino Hans berjalan ke arah Arliena dan menghempaskan badannya di alas dekat Arliena.
perubahan raut wajah Hans membuat dahi Arliena berkerut.
" ada apa Hans kenapa mukamu begitu kesal?" tanya Arliena
mendengar pertanyaan Arliena Hans langsung bangun dari posisi berbaring ya dan menceritakan keluh kesahnya tentang Gerall.
melihat wajah bingung Hans Arlien menghentikan tawanya walau masih ada senyum geli di bibirnya.
" kamu mau tau alasan kenapa Gerall marah padamu?" tanya Arliena sambil mengeringkan matanya.
Hans yang penasaran mengiyakan tawaran Arliena.
tawa keras Hans membuat pelayan yang lewat dan kedua anaknya menoleh kearahnya. tepukan Arliena menyadarkan Hans dari tawa kerasnya itu arliena sedikit malu dengan tingkat Hans.
Tawa Hans seketika hilang saat matanya menangkap sosok Gerall melangkah ke arah sini. Diikuti oleh gerd dan Marcell, Hans mencolek bahu Arliena mengkode Arliena bahwa Gerall sedang berjalan ke arah sini. Arliena yang tidak maksud dengan kode Hans mengerutkan dahinya bingung. kebingungan Arliena buyar karena teriakan Alio.
" ayah , , , ayah ." seru Alio sambil berlari ke arah Gerall dan diikuti Lino. Arliena melihat kearah Gerall yang tengah menuju kesini. Gerall mengusap rambut Alio dan menggendongnya begitupun dengan Lino Gerall mengusap kepala nya tanda sayang.
Gerall membawa Alio dan Lino ke tempat Arliena.
" ku kira kamu sibuk" ucap Arliena berdiri disamping Gerall. sambil matanya mengarah kearah gerd dan Marcell.
"kemuliaan selalu mengikutimu ratu" salam Gerd dan Marcell berbarengan.
" kemuliaan selalu mengikuti kalian juga" balas Arliena
Hem, , Hem , khem.
"kakak bolehkah aku meminjam Lino dan Alio sebentar? tenang saja aku akan menjaga mereka aku hanya ingin mengajak mereka ke pusat kota" ujar Hans
Dahi Gerall berkerut tidak setuju dengan ide Hans.
Mata Lino berbinar saat pamannya ingin mengajaknya pergi ke pusat kota, dilihatnya sang ayahanda berharap memperbolehkannya pergi.
" pulang tepat waktu" ucap Gerall membuat sorakan senang keluar dari mulut Hans dan Lino. tanpa banyak kata Hans langsung menggendong Alio dan menggandeng Lino.
Hans juga mengajak Marcell dan Gerd dan disetujui oleh Gerall.
" aku ikut" ucap Arliena yang langsung ditolak oleh Hans dan Gerall. membuat Arliena mengerucutkan bibirnya kesal.
Raut sedih Arliena tampilkan saat melihat kepergian mereka.
" Nikmati waktumu kak, kali ini tidak ada yang akan mengganggu mu."seru Hans dengan suara keras.
Membuat Gerall mengerutkan dahinya, sedangkan Arliena menutup wajahnya malu karena perkataan Hans.
~99
Gimana ceritanya guys? buat anak di bawah umur skip ya.