THE LEGEND OF YIN

THE LEGEND OF YIN
45. RAHASIA TENGKORAK EMAS DAN BELENGGU YANG TERPUTUS



Author :Hufff.... Setelah sekian lama menunggu akhirnya novel ini lulus kontrak 🌹


Di dalam perjalanannya menuju kerajaan, langkah Yin Hao terhenti tatkala Qin Ruo terlihat berlari tergesa-gesa di ujung jalan dan membuat beberapa pelayan yang mengikutinya dari belakang merasa kesulitan mengejarnya.


"Tuan putri harap berhati-hati !"


"Perhatian langkah mu tuan putri, nanti kau bisa jatuh !"


"Tabib Hao, selamat sore. Apakah kau memiliki waktu luang ? Aku ingin mengajak mu melihat bunga kristal embun mekar."Ujar gadis itu begitu sampai dan berdiri di hadapan Yin Hao dengan nafas terputus-putus.


"Maaf atas kelancangan ku ini tuan putri. Bukan maksud ku menolak ajakan baik mu, hanya saja ada beberapa urusan yang harus ku bicarakan dengan ayahmu."


"lagi-lagi seperti ini, kau selalu menolak, apakah kau tidak menyukaiku ?"


Melihat perubahan ekspresi Qin Ruo yang cukup jelas, Yin Hao berpikir agar dirinya bersikap lebih lembut kepada gadis itu lain kali namun tugas tetaplah nomor 1 dan harus di dahulukan meski harus menolak permintaan seorang dewa sekalipun.


"Maafkan aku tuan putri, hari ini aku sungguh sibuk dan tidak ada waktu untuk melakukan hal yang tidak penting, kuharap anda mengerti."


Yin Hao berpikir akan sulit menghadapi sikap Qin Ruo yang kekanak-kanakan, ternyata gadis itu lebih pengertian dari yang dia duga.


"Baiklah aku mengerti, tabib Hao sudah berkerja keras untuk menolong ayah. Tapi ! Berjanjilah kepadaku, jika ada kesempatan ayo pergi berbelanja bersama denganku."


"Baiklah tuan putri, aku berjanji,"Yin Hao menangkupkan kedua telapak tangan dan sedikit membungkuk.


Kemudian Qin Ruo dan beberapa pelayan nya berjalan meninggalkan tempat itu. Meskipun kali ini keinginannya di tolak, Qin Ruo tetap merasa cukup senang sebab meski tidak sekarang kapan-kapan dia bisa menghabiskan waktu berdua bersama Yin Hao dan dirinya yakin itu akan sangat menyenangkan.


"Gadis yang baik,"Gumam Yin Hao karena tidak menduga kalau Qin Ruo adalah anak yang pengertian.


Menyadari bahwa hari sudah terlanjur malam, Yin Hao mempercepat langkahnya menuju kerajaan.


****


Di ruangan rapat kerajaan, seperti biasa semua petinggi terlihat berkumpul dan membicarakan tentang perang dan kemajuan pelatihan prajurit baru yang di mulai hari ini.


Tidak seperti hari-hari berat biasanya, Qin Zhu yang duduk di kursi tahtanya sambil meopang wajahnya dengan sebelah telapak tangan terlihat sedang tidak bersemangat.


Meski kedua matanya menatap ke arah seorang penasehat yang sedang berbicara, pikirnya terbang entah kemana namun jelas sekali dirinya sedang memikirkan ucapan Wu Xie sebelumnya.


'Penawaran nona Wu Xie sangat menggoda namun konsekuensinya juga terbilang sangat besar. Meski demikian kerajaan timur tengah memang sedang melakukan gerak-gerik mencurigakan akhir-akhir ini dan untuk mengatasi masalah itu aku sudah pernah mengirim jendral Wang Chun untuk menyelidiki masalah disana sebelumnya namun tidak kunjung mendapatkan titik terang. Apakah lagi-lagi aku harus meminta bantuan kepada tabib Hao ? Tidak !! Aku adalah seorang raja, diluar itu semua aku sudah terlalu merepotkan tabib Hao untuk perang yang akan datang, jadi sebisa mungkin harus menyelesaikan ini sendirian. Aku harus menyelesaikan perang ini kemudian baru memikirkan masalah ini lagi..."


Ketika pikiran nya sedang melayang-layang, Qin Zhu sontak tersadar ketika penasehatnya memanggilnya, nyatanya pria itu sudah memanggilnya beberapa kali dan terlihat menatapnya dengan khawatir.


"Raja ku, apakah anda baik-baik saja ? Jika tidak, aku bisa memanggil seorang tabib untuk memeriksa mu."


"Ah ! Tidak usah, aku hanya sedikit melamun tadi. Jadi, sampai dimana kita ?"


"Menurut laporan harian, tabib Hao sudah melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Ucapannya kemarin buka sekedar omong kosong belaka, nyatanya beliau mampu membuat aray yang mengurung energi alam di dalamnya sehingga semua prajurit kita bisa menyerapnya sebanyak mungkin dan kemungkinan besar akan segera menembus tingkat soul formation dalam waktu dekat."


Raut wajah Qin Ruo menjadi kembali cerah mendengar kabar baik itu.


"Bagus ! Dengan keadaan seperti ini kita akan siap untuk menerima penyerangan, pastikan pasokan senjata cukup untuk semua pendekar !"


Di waktu yang hampir bersamaan Yin Hao masuk ke dalam ruangan itu, segera ia menangkupkan kedua telapak tangannya dan membungkuk.


"Terima hormat ku, raja Zhu."


Qin Zhu melambai."Berdiri tabib Hao, kau sudah melakukan pekerjaan mu dengan sangat baik dan aku menghargai hal itu. Jadi, apakah ada sesuatu yang ingin tabib bicarakan ?"


Yin Hao meluruskan kembali tubuhnya."Hanya sedikit dan tidak terlalu penting, jika memiliki waktu hamba minta raja Zhu mau mendengarkan."


"Tentu saja ! Silahkan katakan."


"Aku yakin penasehat raja sudah menceritakan semua tentang kemajuan pendekar baru dalam pelatihnya hari ini, jadi aku akan membicarakan hal yang lain saja... Mengenai permintaan nona Wu Xie sebelumnya, apakah raja tau tentang tambang yang beliau maksud."


"..."Qin Zhu tidak menjawab sejenak karena sedang mengingat-ingat, kemudian berkata."Jika mengenai tambang yang nona Wu Xie maksud, seingat ku tambang itu berada di selatan daerah ini dan berjarak lumayan jauh dari kota ini, aku mengetahuinya karena beberapa bulan yang lalu wanita itu dengan bodohnya menyebutkan lokasi tambang itu kepadaku. Entah itu sengaja atau tidak, harusnya jika di dalam tambang itu tersimpan harta yang tidak ternilai harusnya dia lebih berhati-hati dalam berbicara."


"Harta yang tidak ternilai ?"Yin Hao mengerenyitkan alisnya.


"Benar, karena awalnya merasa penasaran aku pernah mengirim seorang mata-mata untuk menyelidiki tambang yang di maksud. Ternyata tambang itu letaknya berada di tengah-tengah sebuah desa besar, dari cerita dongeng masyarakat setempat, terdapat seekor naga hitam yang tinggal di bagian terdalam di tambang itu, selain naga terdapat sebuah tengkorak emas yang di sebut-sebut sebagai otak paling cerdas di dunia. Katanya naga hitamlah yang menjaga tengkorak itu, namun aku tekankan bahwa ini hanya cerita angin dan tidak ada bukti kuat yang dapat membuktikan kebenaran nya."


"Ngomong-ngomong, kenapa tabib ingin tahu tentang hal ini ?"


"Aku hanya mencari sedikit referensi karena akan mengecek ke sana untuk melihat-lihat, sepertinya tidak terlalu buruk. Jadi kapan nona Wu Xie akan mengirim sumberdaya nya ?"


"Nona Wu Xie akan langsung mengirim sumberdaya itu keesokan paginya bersama dengan beberapa pendekar pelindung asosiasi nya."


"Baguslah, aku merasa tegang karena pasokan kita sudah habis. Mendengar kepastian itu aku jadi sedikit tenang, kalau begitu aku pamit karena tidak ada lagi yang ku perlukan. Saya undur diri, raja Zhu."


"Tunggu tabib, aku akan memerintahkan seorang pelayan untuk mengantar mu pulang karena malam sudah terlalu larut dan cuaca juga sangat dingin."


"Terimakasih atas kebaikan dan kemurahan hati mu, raja Zhu."Yin Hao membungkuk sambil menangkupkan kedua telapak tangannya.


*****


Setelah sampai di villa langit, Yin Hao segera pergi ke ruangan membaca karena villa itu juga di lengkapi dengan perpustakaan.


Yin Hao mencari-cari buku sejarah awal terbentuknya dunia kultivator karena legenda tentang tengkorak emas atau biasa di kenal oleh dewa dengan julukan 'Cerdikiawan tua' juga di benarkan oleh gurunya.


"Aku yakin pasti ada buku yang menceritakan tentang 'Cerdikiawan tua' yang di maksud."


Alasan Yin Hao begitu ingin mengetahui banyak tentang 'Cerdikiawan tua' adalah karena ingin menggunakan wawasannya untuk mengetahui awal mula terbentuknya dunia kultivator dan juga rahasia yang di tutupi para dewa dari kaum fana / manusia. Karena sebelum dirinya memutuskan pergi meninggalkan gunung, Yin Hao masih ingat kalau dirinya sempat mendengarkan perbincangan gurunya dan dewa penghukum, dari perbincangan keduanya jelas ada sesuatu yang sedang di tutup-tutupi para dewa dari gurunya sendiri. Jika saja selama ini dugaan Yin Hao telah terbukti salah, lalu kenapa para dewa seakan tutup mata dan telinga serta membiarkan sang tirani Qin Ling memporak-porandakan dunia jika memang mereka peduli kepada manusia ?


"Terdapat sebuah tanda tanya besar, aku harus memecahkan dan menghentikannya !!"


*****


Sementara itu di puncak sebuah gunung batu yang menembus langit, terlihat empat buah rantai putus dan dua orang pria yang berdiri di sekitar tempat itu.


"Akhirnya aku kembali ! Hahahaha !!!"


????? Siapa dia ??