
Didalam perjalan Yin Hao memilih untuk berada di dekat Tong Yu agar tidak di usik oleh Qin Ruo. Tong Yu segera bertanya tentang Yin Hao.
"Tuan muda Hao. Bukankah kau adalah seorang taoist, kenapa kau ikut dalam sayembara ini dan darimana kau mengetahui tentang sayembara ini ??"
Yin Hao melirik ke arah Tong Yu di sampingnya, dan berkata."Dari yang tadi jendral katakan, sepertinya sayembara ini tertutup. Yah.. Mengingat kalau sayembara ini hanya di ketahui oleh sedikit orang, wajar jika jendral terkejut mengetahui kalau aku yang bukan siapa-siapa ini justru mengetahui bahkan sampai mengikuti sayembara. Sejujurnya aku sendiri mengetahui tentang sayembara ini dari warga-warga sekitar secara tidak sengaja. Raja pasti tak kalah terkejutnya mengetahui hal ini, benar, kan ?"
Tong Yu tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, karena pria di sampingnya bisa mendapatkan informasi dan menebak secara tepat hanya dengan mendengarkan perkataannya.
"Anda benar. Sangking terkejutnya, raja bahkan memerintahkan ku untuk mencari semua informasi yang berkaitan dengan tuan muda, namun hasilnya gagal total. Tidak ada sedikitpun informasi tentang anda, jika boleh tau siapa anda sebenarnya ? Mustahil seseorang tidak memiliki latar belakang sedikitpun, jikapun ada, orang itu pasti sangatlah hebat."
"Anda terlalu memuji, jendral. Aku hanya taoist biasa yang datang dari desa kecil, hingga di dalam perjalanan ku, aku tidak sengaja bertemu dengan mereka berdua."Jelas Yin Hao sambil menatap ke arah Yu Chen dan Li Ming yang nampak asik melihat barang dagangan di sekitar tempat itu.
"Ternyata begitu, tidak ada latar belakang yang spesial dari tuan muda. Sebelumnya kupikir kau adalah pendekar tingkat tinggi yang menggunakan ilmu tenaga dalam untuk membuat wajah mu nampak muda. Karena jarang sekali mereka keluar dari pertapaannya jika tidak ada urusan yang penting."
"Ya.. Di jaman sekarang wajah bukanlah sesuatu yang bagus, bahkan seorang kakek-kakek saja bisa menjadi muda dan tampan dengan tenaga dalam."
Mendengar hal itu Tong Yu jadi salah paham."Jadi jangan-jangan !
"Jangan terkejut, aku tidak setua yang kau bayangkan."
"Eh ? Benarkah ? Berapa umur mu tuan muda ??"
Yin Hao mengelus dagunya dan terlihat berpikir."Sepertinya sudah 13 tahun."
Mendengar hal itu tentu saja semua orang menjadi sangat terkejut, karena dengan fisik yang seperti itu orang-orang akan berpikir kalau Yin Hao adalah pemuda berumur 25 tahun, namun ternyata 15 tahun saja belum sampai.
"A-anda ternyata masih anak-anak. Namun jika di lihat lagi dari sifat mu yang dewasa, anak-anak bukanlah ungkapan yang tepat untuk guru dengan dua murid seperti mu. Ma-maaf jika aku berkata berterus-terang."
"Tenang saja, aku tidak menyalahkan mu karena tidak sedikit orang yang terkejut jika mengetahui umur ku, namun semua orang tau kalau umur bukanlah penghalang."
"Ya, kau benar. Bahkan kau lebih dewasa dari ku, tuan muda. Aku benar-benar merasa iri."
Yin Hao hanya sedikit tersenyum meski tidak terlihat. Iapun menepuk-nepuk punggung Tong Yu dan merasakan ada sesuatu yang aneh dengan tubuh pemuda tersebut.
'Dantainya tersegel ? Penomena ini dapat terjadi terhadap seorang pendekar namun hanya 1 dari 1000 kemungkinan orang di dunia ini yang mengalami penomena dantian tersegel. Hal ini sangat menyedihkan karena penomena ini dapat mengakibatkan seseorang tidak mampu berkultivasi sejak lahir, atau juga bisa terjadi ketika seseorang itu sudah berada di tingkatan tertentu dan tidak dapat lagi melanjutkan tingkatan selanjutnya. Dantian tersegel sama saja dengan sebuah kutukan, namun sebelum menyimpulkan sesuatu, lebih baik aku memastikannya terlebih dahulu.'Batin Yin Hao.
"Jendral Yu, kapan terkahir kali kau menerobos ?"
Pertanyaan Yin Hao yang tiba-tiba membuat Tong Yu merasa bingung bagaimana harus menjawabnya. Namun karena ingin menjadi akrab dengan orang hebat seperti Yin Hao, pria itupun menjawab.
"Sebenarnya ini sedikit sensitif bagiku. Sekarang tingkatan ku berada di Nescen soul, namun sejak dua tahun terakhir, aku sama sekali tidak bisa menerobos ke tingkatan selanjutnya untuk alasan yang tidak ku ketahui. Padahal aku sudah menampung banyak sekali energi alam, setidak bisa membuat ku menerobos namun hasilnya tetap gagal. Akibat terlalu memaksakan diri, aku tidak sengaja melukai dantian ku hingga membuat ku tidak bisa berkultivasi dengan baik. Keadaan ini benar-benar membuat ku terpuruk dan bingung karena tidak dapat banyak membantu raja."
'Keadaan yang di alaminya sama persis seperti orang yang memiliki dantian tersegel, namun aku harus lebih memastikannya.'Batin Yin Hao, kemudian melanjutkan pertanyaan."Lalu, apakah jendral Yu sudah pernah pergi ke tabib atau semacamnya ?"
Kedua alis Tong Yu mengerenyit, terlihat sedang sedih dengan keadaannya, lalu bercerita."Aku sudah pergi dan mendatangi banyak tabib dan alkhemis terkenal, namun obat yang mereka berikan tidak berpengaruh apa-apa bagiku."
Yin Hao yang mendengar hal itu sontak bergumam di dalam hati."Tentu saja tidak bekerja, memangnya penyakit ?"
Tong Yu menatap kepada Yin Hao, kali ini dengan raut terlihat heran."Bagaimana tuan muda bisa tau dengan masalah ku, padahal aku sendiri tidak pernah menceritakannya."
"Tentu saja, karena aku juga seorang tabib. Hal ini juga menjawab pertanyaan mu sebelumnya, bukan ?"
Tong Yu mengangguk."Benar.. Nah, sekarang kita sampai."
Di hadapan Yin Hao dan semua orang, nampak sebuah bangunan megah berukuran sangat besar terpampang di hadapan mereka.
Bangunan putih itu adalah satu dari banyaknya bangunan kerajaan. Yu Chen dan Li Ming yang melihat pemandangan agung itu sontak termangap-mangap, karena kerajaan itu terlihat lebih indah jika di perhatikan dari dekat.
"Wah... Indah sekali, aku selalu bermimpi memiliki istana seperti ini.."
"Benar kak, tapi kurasa mimpi mu akan tetap menjadi mimpi."
Yin Hao yang melihat sikap kekanak-kanakan kedua muridnya yang segera menjadi bahan perhatian orang-orang, segera meminta maaf.
"Maafkan aku, mereka memang suka sekali bertingkah seenaknya."
Tong Yu tersenyum ramah."Hahaha, tenang saja tuan muda, tuan putri kami juga sering bersikap seenaknya."
Qin Ruo yang tidak sengaja mendengar singgungan Tong Yu segera melotot ke arah pemuda tersebut, sementara Tong Yu hanya bisa tersenyum canggung karena terus di pelototi.
"Ba-baiklah tuan muda, mari masuk."
"Mengagumkan."
Hanya kata itu yang ada di pikiran setiap orang jika melihat betapa indahnya kerajaan itu.
Ketika mereka semua sedang melihat-lihat taman bunga. Tong Yu di hampir oleh seorang prajurit, setelah itu iapun menghampiri Yin Hao.
"Tuan muda, raja ingin segera bertemu dengan anda."
"Baiklah,"Ujar Yin Hao, kemudian menatap ke arah Yu Chen dan Li Ming."Chen'er, Ming'er. Guru akan pergi sebentar, jadi jaga sikap kalian selama guru tidak ada."
"Baik, guru."Ujar mereka berdua kompak.
Bersama dengan Tong Yu. Yin Hao di bawa masuk ke sebuah bangunan besar, kemudian di lanjutkan dengan memasuki sebuah ruangan rapat kerajaan.
Di dalam terlihat ada banyak petinggi kerajaan, mereka duduk secara berderet dan rapih. Di bagian paling belakang terlihat sebuah tahta megah dengan seorang pria muda duduk di atasnya. Mereka semuapun langsung dibuat tercengang melihat Yin Hao ketika pemuda tersebut berjalan memasuki ruangan bersama Yu Chen.
Segera keadaan menjadi ramai dengan siu-siu pembicaraan antar sesama petinggi terhadap Yin Hao.
"Dia dewa ?
"Sungguh jika mati di tangannya, seseorang akan merasa sepadan jika bisa melihat wajahnya."
"Sungguh hebat,"
"Sangat indah, sungguh sangat berwibawa,"
Sang raja Qin Zhu segera menenangkan hiruk-pikuk itu, dan menyuruh Yin Hao untuk berjalan mendekatinya.
Segera Yin Hao berjalan mendekat, kemudian membungkuk untuk memberi hormat kepada raja.
"Mohon terima hormat ku, raja Zhu."
Raja Zhu melambaikan tangannya, sambil tersenyum ramah."Silakan berdiri, taoist." Hanya dengan melihat saja, raja Qin Zhu tau kalau pria yang berdiri di hadapannya bukan orang sembarangan.
Yin Hao kemudian kembali berdiri lurus, sementara raja Qin Zhu terlihat memperhatikannya dengan serius.
"Seperti yang di katakan orang-orang, anda memang terlihat sangat hebat. Ku dengar kau datang untuk mengikuti sayembara, apakah aku benar ?"
"Benar, raja."
Raja Qin Zhu memperhatikan pakaian Yin Hao, kemudian dengan heran berkata."Tapi bukankah kau adalah seorang taoist, bagaimana cara mu menunjukan kepada kami semua bahwa kau benar-benar bisa menyembuhkan seseorang ?"
"Aku tidak terlalu pandai dalam berbicara. Bagaimana jika aku menunjukan langsung kemampuan pengobatan ku kepada raja, sehingga kalian dapat menilainya sendiri nanti."
Raja Qin Zhu bertepuk tangan."Aku suka gaya mu. Kau bebas melakukannya."
Yin Hao memanggil Tong Yu untuk mendekat. Setelah jendral muda itu berada di hadapannya, segera Yin Hao melapisi sebelah telapak tangannya dengan energi alam dan menepuk perut Tong Yu pelan.
Awalnya keadaan berubah menjadi hening karena tidak ada reaksi apa-apa yang di perlihatkan oleh Tong Yu.
Hingga beberapa saat kemudian, Tong Yu merasakan gejolak energi yang meluap-luap di dalam tubuhnya seakan ingin keluar, tanda kalau dia akan menerobos.
Menyadari kalau dirinya akan menerobos, segera Tong Yu duduk bersila. Beberapa saat kemudian terdengar dua kali ledakan terpendam di dalam tubuh Tong Yu.
Perlahan Tong Yu membuka matanya kembali. Dia tidak percaya dengan yang terjadi dengannya, seakan semua ini hanya mimpi baginya.
"Ak-aku menerobos.."
Ucapan pelan yang keluar dari mulut Tong Yu mampu membuat keadaan di dalam ruangan itu seketika menjadi meriah dengan sorak-sorai dan pujian yang di lontarkan kepada Yin Hao.
"Sungguh seorang dewa !
"Dewa obat !
"Dia adalah dewa obat !!
"Kerajaan Qin benar-benar beruntung !