NEVER DEAD

NEVER DEAD
JEONGHO DAN GADIS SYSTEMA



Jeongho tertegun mendengar suara gadis itu memanggil nya dengan pelan. Perlahan ia berbalik kebelakang.


"Apa kau memanggilku tadi." Tanya jeongho dengan penasaran.


Gadis yang di belakang jadi gugub, ia tanpa sadar memanggil namanya tadi. Rupa nya dia juga mendengar nya. Untung nya ia memakai masker. Jika tidak, mungkin Jeongho akan melihat ekspresi keterkejutan nya.


"Ti....tidak, muungkin itu hanya perasaanmu saja." jawabnya.


"Benarkah, aneh sekali. Rasa nya ada yang memanggilku tadi." Jeongho menggaruk garuk kepala nya dengan bingung.


Buakh......


Salah satu anak buah bang Joker sudah menendang nya, mereka memang tidak sabar jika sudah di suruh oleh bos nya.


Untung nya reaksi Jeongho cukup cepat menangkis nya, kalau tidak tendangan nya pasti akan masuk ke perut nya.


Ia mundur beberapa langkah, musuh tampak sangat kuat. Ia tak bisa mengontrol tubuh nya ketika di tendang hingga ia terjatuh.


Gadis itu bergegas ke arahnya, hendak menanyakan keadaan nya. Tapi jelas, di saat seperti ini kesempatan seperti itu tidak ada.


Satu orang lagi datang menginjak nya, tapi ia langsung menghindar. Kemudian berlari ke arah musuh paling depan, lalu menendang dada nya dengan kedua kaki nya.


Pria itu terpental ke belakang, sementara ia hanya jungkir balik ke belakang tanpa menyentuh tanah.


Kembali berdiri, ia langsung melakukan gerakan dans. Memutar kaki nya kebawah hingga membuat beberapa orang terjatuh. Lalu secara spontan ia melakukan gerakan aneh. Seperti menari namun mematikan, di tambah lagi tubuh nya yang fleksibel membuat nya mampu menghindari serangan musuh dengan gerakan yang di luar nalar manusia.


Jika itu manusia biasa maka tulang nya dari tadi pasti sudah remuk atau keseleo. Namun Jeongho ia melakukan nya dengan santai, bahkan seperti nya tidak menguras energi apapun. Napas nya tetap stabil seperti sedang melakukan Yoga.


Para pria bertopeng juga sedikit kesulitan saat melawan anak ini.


"Bodoh, tangkap dulu anak itu. Dia seorang petarung Kapoera." Teriak bang Joker dari belakang yang menyaksikan pertarungan ini.


Dia dari tadi menyaksikan proses pertarungan ini, tentu saja ia tahu jenis bela diri ini. Jenis bela diri kapoera, bela diri dimana seseorang bertarung dengan gaya dan teknik yang aneh. Suka membuang diri dan selalu jungkir balik di mana mana. Bela diri yang mirip dengan gaya menari dan kebanyakan tendangan di gunakan sebagai tumpuan nya.


Semua orang mengangguk, lalu mulai menyerang lagi. Kali ini serangan nya di penuhi banyak taktik. Taktik yang di gunakan untuk melumpuhkan Jeongho.


Benar saja, para pria bertopeng ini mulai menyusahkan nya.


Di saat Jeongho sedang menendang seorang pria dengan gaya aneh nya. Pria itu menangkap kaki nya dengan erat, walaupun ia sendiri juga terbanting ke lantai. Di saat ia ingin menarik kaki nya kembali, teman teman nya maju lalu menginjak nya dengan ganas. Mereka juga memegang tangan dan kaki nya dengan erat ia tak bisa melepaskan diri.


Si saat mereka sedang asik asik nya menginjak Jeongho, si gadis maju dan memukul kepala mereka menggunakan tongkat besinya. Gerakan itu sangat cepat, hingga mereka belum sempat bereaksi dan lansung terjatuh memegang kepala mereka sambil berteriak kesakitan. Ada juga beberapa topeng mereka yang hancur akibat serangan itu.


Beberapa dari mereka juga maju, lalu meninju nya.


Gadis itu dengan cepat menghindar, membiarkan pukulan pria itu masuk ke dalam sela sela antara badan dan lengan nya. Setelah lengan pria itu masuk sepenuh nya, ia langsung merapatkan lengan nya mengunci lalu memutarkan nya hingga mengeluarkan bunyi...


Kreek.....


"Aaakh...." teriak pria itu.


Belum sampai di situ, gadis itu mengambil kesempatan dari kelengahan nya lalu membanting nya dengan keras ke lantai.


Lalu ia berbalik dan menendang perut orang yang juga ingin maju ke arah nya. Setelah itu meraih pergelangan tangan orang itu dengan lalu membanting nya lagi. Beberapa orang juga maju. Namun setiap pukulan selalu di kunci oleh nya. Rata rata menderita hal sama seperti teman yang lainnya. Segala macam jenis kuncian mematikan di pakai nya untuk melawan mereka.


Sistema, bela diri asal Rusia, merupakan salah satu bela diri pembunuh yang di gunakan dalam pasukan khusus Rusia. Bela diri ini sangat brutal, teknik nya juga menggunakan teknik yang tidak lazim. Gadis itu menggunakan bela diri dan bukan hanya itu, ia juga mahir dalam hal meninju, menendang dan menangkis. Semua itu ia gunakan dalam bertarung dan tentu saja lawan tak bisa memprediksi gerakan nya.


Melihat anak buah nya yang tampak kewalahan melawan mereka berdua, bang Joker benar benar kesal.


"Apa yang kalian lakukan, kenapa tak bisa melawan dua bocah itu. Cepat bunuh mereka sialan." teriak nya dengan keras.


Yang satu petarung Kapoera dan yang satu nya lagi petarung systema. Ia benar benar penasaran siapa dua orang bocah ini. Karena ia melihat anak buah nya sepertinya butuh waktu untuk melumpuhkan mereka berdua. Sudah saat nya ia memanggil bala bantuan.


Kemudian ia menyalakan ponsel nya dan menelpon seseorang.


"Halo, kalian ada di bawah. Cepatlah naik ke atas." Lalu ia mematikan telpon nya. Melirik ke arah ibu dan anak itu lalu tersenyum licik.


Jeongho dan gadis itu bertarung dengan keras, walaupun tidak terlalu mengalahkan musuh namun bisa mengimbangi mereka. Beberapa kali mereka kepikiran melarikan diri atau diam diam menyelamatkan ibu dan anak itu namun tetap saja tidak bisa di lakukan.


Akhirnya mereka memutuskan untuk melarikan diri. Jeongho dengan cepat menarik tangan gadis itu. Menarik nya keluar ke pintu.


Namun belum sampai ke pintu, beberapa orang berpakaian hitam juga masuk. Ia langsung membeku saat melihat mereka. Untuk sesaat pikiran Jeongho jadi kacau, melihat musuh meminta bala bantuan. Tidak tahu lagi apa yang mereka lakukan, sudah terlanjur terjebak oleh jebakan musuh.


Ia melirik Taesik yang sudah terbaring tak berdaya di sana, ibu dan dua gadis yang sedang di ikat dan di bungkam. Sialan apa yang harus mereka lakukan sekarang.


"Bagaimana, senang dengan kejutanku." ucap bang Joker dengan nada senang.


Melihat mereka berdua yang hanya diam, ia melanjutkan.


"Jika kalian ingin bebas, kalian bisa berlutut. Lalu kami akan membiarkan kalian mati dengan mudah tanpa adanya rasa sakit."


Jeongho dan gadis itu mengepalkan tangan nya dengan erat. Keringat sudah bercucuran karena pertempuran tadi. Tidak sadar mereka dari tadi sudah berpegangan tangan.


"Jangan mimpi." ucap gadis itu dengan tegas.


Perkataan itu membuat Jeongho kembali memandangi nya dengan seidikit rasa kagum. Gadis ini sama sekali tak punya rasa takut sedikit pun di saat seperti ini.


Tapi bang joker malah tertawa mendengar ucapan gadis ini.


"Aku suka sifatmu gadis kecil. Mari kita lihat seberapa lama kau bertahan. Pukul mereka.!"


Setengah para anggota anak buah nya itu maju melawan mereka berdua, bantuan kali ini sekitar 30 puluh orang. 15 di antara mereka hanya duduk diam dan berdiri di sisi bang Joker menonton pertarungan dan 15 lainnya sedang bermain main dengan Jeongho dan gadis itu.


Karena terlalu banyak menguras energi di pertarungan sebelum nya, Jeongho jadi lemah dan lelah. Ia tak bisa lagi melakukan gerakan nya dengan cepat.


Tiba tiba seseorang meninju dagunya dengan keras, hingga setengah rahang nya rasanya seperti mau hancur. Ia langsung jatuh ke lantai seperti **** mati, tak bisa bergerak lagi.


Belum sampai di situ, mereka langsung datang menginjak nya dengan keras. Membuat darah terciprat di mana mana.


"JEONGHO...!!!" gadis itu berteriak keras saat melihat Jeongho tidak berdaya lagi.