
Jasmine bersama dengan sahabatnya dan juga Darren berkunjung ke salah satu restoran baru yang tengah viral dalam Instagram baru-baru ini.
Sedangkan di tempat lain, Alif yang merupakan sang asisten Tuan Ristan sedari tadi berdiri di depan sekolah Jasmine. Hingga sekolah itu sepi dan sudah tidak ada satupun orang yang terlihat. Alif masuk ke dalam sekolah tersebut untuk mencari keberadaan Jasmine. Namun hasilnya nihil dirinya tidak menemukan Jasmine.
Alif segera menghubungi Tuan Ristan mengenai Jasmine. Yang sudah pergi terlebih dahulu meninggalkan sekolah.
"Tuan. Sepertinya Nona Jasmine sudah pergi terlebih dahulu sebelum aku sampai di sekolahnya" Ucap Alif langsung setelah telepon itu tersambung
"Apa" Jawab Ristan terkejut
"Maaf Tuan. Aku akan pergi mencari Nona Jasmine" Ucap Alif dengan segera
"Tidak perlu. Mungkin Jasmine pergi bersama teman-temannya, sudah biarkan saja. Kau kembalilah ke kantor" Jawab Ristan mengakhiri pembicaraannya
Alif menghela nafasnya begitu kasar melihat ke arah sekolah dan dirinya segera pergi.
Jasmine dan yang lainnya sudah memesan makanan. Mereka berpesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun Syifa. Tak lupa juga mereka berfoto dan mengunggahnya di instagram untuk mengabadikan momen tersebut.
"Sepertinya makanan ini sangat lezat" Ucap Jasmine mencicipi makanan itu saat pelayanan restoran menghidangkannya di atas meja
"Benarkah" Ucap Syifa dan yang lain ikut mencicipi makanan tersebut
"Hah..." Ucap Jasmine dengan mata berbinar-binar dan masih mengunyah
Jasmine makan begitu lahap hingga dirinya tidak sadar mulutnya hampir penuh karena makanan itu dan belepotan.
"Pelan-pelan" Ucap Darren sembari mengelap sisa makanan yang menempel di bibir Jasmine
"Hm..." Jawab Jasmine terkejut melihat perlakuan Darren kepada dirinya
"Ih. Kalian ini membuat ku iri" Ucap Syifa segera memeluk Vita dengan manja dan tersenyum manis
"Makanya cepat cari pacar sana" Jawab Vita mendorong tubuh Syifa dan terus mengunyah
"Kau sendiri juga masih jomblo" Ucap Syifa tertawa terbahak-bahak melihat ke arah wajah Vita dan mengejeknya
"Apaan, sih" Jawab Vita ketus
Tidak ada rasa malu, Darren menyuapi Jasmine di depan mereka. Mereka menutup kedua mata saat melihat pemandangan romantis di depan matanya. Sesekali Vita dan Syifa tersenyum dengan sendirinya.
"Hm" Suara deham seseorang yang sangat di kenal oleh Jasmine
"Om" Panggil Vita tersenyum lebar
"Apa yang kau lakukan di tempat ini? Habis pulang sekolah itu langsung pulang ke rumah dan tidak kelayapan" Ucap Ristan penuh penekanan sembari menjewer telinga Jasmine
"Sakit" Teriak Jasmine segera berdiri dan akan menampar pipi Ristan namun di cegah oleh Anjani
"Kau. Kau siapa berani sekali menampar pipi pacarku?" Tanya Anjani memelototi wajah Jasmine
"Pacar" Jawab mereka secara bersamaan dan di detik berikutnya mereka tertawa terbahak-bahak
"Apa maksudmu? Jaga ucapan mu, dia tidak seperti yang kau ucapkan" Jawab Anjani memelototi wajah Vita dan tidak terima
"Om ganteng bergabunglah dengan kami. Kami sedang merayakan pesta ulang tahun ku" Sambung Syifa tersenyum manis sembari mengedipkan kedua matanya kepada Ristan
"Ayo, kita pulang!" Ajak Ristan menarik tangan Jasmine
"Tunggu. Apa kau mengenal perempuan ini?" Tanya Anjani yang tidak mengerti menunjuk ke arah wajah Jasmine
"Iya" Jawab Ristan menganggukkan kepala
"Dia siapa mu? Sepertinya kau tidak pernah bercerita kepada ku tentang perempuan ini" Ucap Anjani segera melepaskan tangan Jasmine dari genggaman Ristan
"Dia anakku" Jawab Ristan sedikit berteriak dan segera membawa Jasmine pergi dari tempat itu
"Anak" Ucap Vita dan Syifa bersamaan
"Ristan tunggu! Kita harus bicara dulu" Teriak Anjani mengejar mereka
"Tolong! Om-om mesum ini mau menculik ku" Ucap Jasmine berteriak dengan segera Ristan membungkam mulut Jasmine dan menggendongnya seperti beras
Anjani dan yang lainnya terpaku melihat ulah Ristan dan Jasmine. Sedangkan Anjani yang merasa dirinya di abaikan oleh Ristan, hanya mengepalkan kedua tangan miliknya melihat kepergian mobil Ristan.
"Anjani. Bisakah aku berfoto dengan mu? Aku salah satu fans berat mu" Ucap Vita segera menyalakan ponsel miliknya dan mengambil gambar
Anjani memelototi wajah Vita yang memeluk dirinya dan mulai berpose untuk mengambil beberapa gambar.
"Hapus fotonya" Ucap Anjani marah kepada Vita
"Fotonya sangat bagus dan kenapa kau memintaku untuk menghapusnya?" Tanya Vita yang tidak mengerti sembari menatap hasil gambar foto tersebut
"Cepat hapus" Bentak Anjani segera mengambil ponsel Vita dari tangganya
Setelah berhasil menghapusnya Anjani langsung meninggalkan restoran tersebut. Banyak orang mengerumuni Anjani lantaran mereka baru menyadarinya sang idola berada di restoran itu. Dengan sigap pengawal Ristan segera mengamankan Anjani.
Saat berhasil membawa Anjani masuk ke dalam mobil. Pengawal itu segera menancapkan gas pergi meninggalkan restoran tersebut dan mengantar Anjani pulang ke rumahnya.
"Anjani mulai sekarang aku sudah tidak ngefans lagi dengan mu" Teriak Vita marah sembari mengacak-acak rambut miliknya sendiri
Darren terdiam melihat kejadian yang terjadi di depan matanya. Namun dirinya masih menikmati makan yang berada di atas piring miliknya.
"Lihatlah Darren" Ucap Syifa kepada Vita dan mereka memelototi Darren
"Apa dia tidak sakit hati melihat pacarnya di bawa pergi sama Om-om" Ucap Vita menggelengkan kepala dan segera menghampiri Darren yang tengah duduk sendiri
"Aku sudah kenyang" Ucap Darren langsung pergi
"Darren tunggu" Teriak Syifa yang tidak lagi di hiraukan oleh Darren
"Ck. Laki-laki itu sangat menyebalkan" Ucap Vita sembari menarik sudut bibirnya dan duduk lemas