
"Aku berangkat ke kantor dulu!" Pamit Ristan dengan mencium kening Jasmine yang masih bermalas-malasan di atas ranjang.
"Hm" Jawabannya dengan anggukan kepala
"Tidurlah kembali! Jika dirimu ingin sesuatu panggil saja Bu Atul atau telepon aku" Ucap Ristan yang masih berdiri tersenyum melihat wajah Jasmine
"Ya suamiku" Jawab Jasmine tertawa geli
"Bagus. Jadi diriku lebih semangat bekerja dan tidak terlalu menghawatirkan mu lagi istriku" Ucap Ristan segera pergi
"Tring" Ponsel milik Jasmine berdering
"Siapa yang menelepon ku?" Ucapnya langsung mengambil ponsel miliknya yang berada di atas meja rias
"Halo" Jawabannya tanpa melihat nama panggilan tersebut
"Apa kau baik-baik saja sayang?" Tanya Ristan kembali membuka pintu kamar miliknya dan memperhatikan Jasmine tengah mengangkat telepon
"Ya aku baik-baik saja" Jawab Jasmine tersenyum kaku
"Aku pergi ke kantor" Ucap Ristan mematikan sambungan telepon tersebut sembari melambaikan kedua tangan miliknya dan menutup pintu kamar tersebut
Ristan bertemu dengan Alif di ruang tengah. Dan mereka duduk di sana sedang membicarakan bisnis baru yang mereka harus tangani.
"Sayang. Apa kau baik-baik saja?" Tanya Ristan kembali menelepon Jasmine saat akan melangkah kaki menuju ke luar rumah
"A..." Jawab Jasmine dengan teriakan histeris
"Astaga... Telingaku bisa-bisa tuli" Ucap Ristan menutup telinganya sendiri dan kembali berjalan masuk ke dalam mobil miliknya
"Dasar suami mesum plus sangat menyebalkan. Huhft" Teriak Jasmine mengacak-acak rambut miliknya sendiri
Jasmine berjalan ke luar rumah diikuti oleh Bu Atul dari arah kejauhan.
"Bu Atul. Apa Bu Atul tidak memiliki pekerjaan?" Tanya Jasmine sedikit berteriak
"Ya ampun benar-benar sangat menyusahkan ku saja. Membuat orang tidak leluasa untuk bergerak" Ucap Jasmine lirih segera berlari menghindar dari Bu Atul
"Nyonya jangan lari. Nanti akan membahayakan janin Nyonya" Teriak Bu Atul mengejar Jasmine ke arah halaman depan rumah miliknya
"Gila. Benar-benar gila dia terus mengejar ku. Bagaimana ini" Ucap Jasmine bersembunyi di balik bunga-bunga
"Nyonya... Nyonya bersembunyi di mana? Aku pastikan akan menemukan mu" Teriak Bu Atul melihat keadaan di sekitarnya
"Sial wanita tua itu tidak mau kalah dari ku" Ucap Jasmine lirih namun masih terdengar di telinga Bu Atul
"Nah, ketahuan" Ucap Bu Atul menyibak semak-semak bunga yang berada di samping persembunyian Jasmine
Jasmine tertawa geli melihat tingkah laku Bu Atul. Tanpa dirinya sadari ada ulat bulu yang sedang berjalan di bagian lengan kanannya. Seketika Jasmine teriak histeris dan menangis.
"Ular... Ada ular" Teriak Jasmine berlari kesana-kemari
"Ularnya di mana? Besar apa kecil?" Tanya Bu Atul berlari menghampiri Jasmine
"Ular... Ular..." Jawab Jasmine menunjuk ke arah lengan kanannya
"Hahaha" Bu Atul malah menanggapinya dengan suara tertawa terbahak-bahak
"Apa kau pikir lucu?" Tanya Jasmine marah melihat ke arah wajah Bu Atul
"Ini namanya ulat bulu Nyonya" Jawab Bu Atul mengambil ulat bulu tersebut dengan tangan miliknya
"Hoek" Rasanya Jasmine ingin muntah melihat Bu Atul mengambil ulat bulu itu dengan tangan
"Tenang dan jangan merasa jijik. Aku sangat pemberani bukan" Ucap Bu Atul membusungkan dadanya
"Oh ya" Jawab Jasmine ketus sembari memalingkan wajahnya