
"Iya Nana kan pinter, jadi gak bisa di bohongin. tapi jangan bilang sama kak Septian yah"
"Iya asalkan Nana di beliin es krim nanti"
"Iya Nana" ucap Angela gemas sambil mencubit pipi adiknya.
Disaat mereka sedang asik ngobrol, kemudian datang ibunya dengan beberapa pelayan serta membawakan gaun untuk kedua putrinya.
Setelah semua persiapannya selesai, terlihat dua pengantin baru ini sangat serasi seperti pangeran dan sang putri dengan gaun yang super mewah.
Berhubung acara akan di selenggarakan di gedung IGS, mereka pun akhirnya pergi dengan menggunakan beberapa mobil mewah seperti Lamborgini, BMW bahkan Septian dan Febrian menggunakan sebuah Ferrari yang meskipun itu semua mobil perusaan IGS. Dan tak lupa beberapa mobil ajudan pribadi serta beberapa mobil polisi.
Namun begitu bukan berarti tidak ada celah bagi sekelompok penjahat untuk melakukan aksinya, hal itu dibuktikan dengan hilangnya Angela dan Nana.
Di ketahui bahwa beberapa orang pengawal serta polisi di sana bukankah bagian dari tim keamanan, melainkan penyusup yang sedang menyamar.
Mengingat hari yang semakin malam, Kecemasan Septian serta orang tua Angela tidak menyurutkan mental mereka untuk membatalkan pernikahan tersebut, mereka tetap akan melangsungkan pernikahan meskipun tidak dihadiri oleh sang mempelai wanita.
INFO DULU YA GAES.
Thor mau nanya dong, kenapa nikah kok gak ada mempelai wanitanya? padahal bukankah rukun nikah ada 5 yaitu :
Mempelai pria.
Mempelai wanita.
Wali.
Saksi dan
Ijab kabul?.
Sebagaimana kita ketahui bahwa kelima hal ini mesti harus ada dalam sebuah pernikahan. Karena kelima unsur ini merupakan rukun nikah, maka kelima harus terpenuhi. Jika salah satu saja tidak terpenuhi, misalnya tidak ada wali, maka pernikahan tidak dianggap sah. Kendati demikinan, namun akad nikah dikatakan sah apabila dihadiri oleh wali, mempelai pria, dan dua orang saksi. Dan diperbolehkan bagi wali atau mempelai pria untuk mewakilkan kepada orang lain. Hal ini sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab Kifayah al-Akhyar.
“Disyaratkan dalam kesahan akad nikah kehadiran empat pihak, yaitu wali, mempelai pria, dan dua orang saksi yang adil. Dan diperbolehkan wali dan mempelai pria diwakilkan” (Taqiyyuddin al-Husaini al-Hushni, Kifayah al-Akhyar fi Halli Ghayah al-Ikhtishar, Surabaya-Dar al-‘Ilm, juz, 2, h. 43).
Keterangan dalam kitab Kifayah al-Akhyar tersebut, mengandaikan bahwa ketidakhadiran mempelai wanita tidaklah mempengaruhi kesahan akad nikah. Dengan kata lain, jika dalam akad nikah mempelai wanita tidak hadir di majelis akad maka sebenarnya tidak berimplikasi pada ketidaksahan akad nikah. Berangkat dari penjelasan ini, maka jawaban atas pertanyaan adalah bahwa mempelai wanita tidak diharuskan hadir pada saat pelaksanaan akad nikah. Artinya, akad nikahnya tetap sah meski tanpa kehadiran mempelai wanita. Sebab, kehadiran mempelai wanita dalam akad nikah bukanlah merupakan salah satu syarat sahnya akad nikah. Demikian jawaban singkat dapat kemukakan. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat.
KEMBALI KE LAPTOP
Pernikahan tersebut berjalan tanpa hadirnya mempelai wanita, syukurnya masih mendapat sambutan positif dari tamu undangan yang mengerti situasi mereka. Berhubung yang hadir adalah beberapa kerabat dan para petinggi perusahaan saja, mengingat pernikahan ini diadakan cukup mendadak.
Setelah mendengar hal itu Septian sangat terkejut namun dia segera mengakhiri acara dengan alasan karena waktu yang semakin tengah malam dan langsung meninggalkan acara untuk segera mencari Istri dan adik iparnya.
Di tempat lain, Febrian masih sibuk melakukan pencarian berbekal dengan kemampuan dan beberapa perlengkapan super canggih yang ia dapatkan dari kakaknya waktu lalu. Akhinya dia dapat mengetahui keberadaan Angela yang kini berada di sebuah pulau kecil dipinggiran kota.
Setelah mengabari kakak nya, Febrian dan Septian bergerak bersama sampai akhirnya, menemukan Angela dan adiknya yang sedang terduduk dengan tubuh terikat ditepi pantai, beserta seorang pemuda yang menggunakan sebuah masker hitam.
"Haha ada nyali juga kau kesini cuma berdua" ujar pemuda tersebut sambil tertawa lebar.
"Apa yang kau inginkan? Kenapa kau menculik mereka?" ucap Febrian setelah melihat kakaknya sedang fokus melihat Angela dan adiknya yang sedang duduk dengan tangan dan kaki terikat serta mulut yang di sumpel dengan sapu tangan.
"Kau jangan ikut campur, aku mau berurusan sama dia" ucap pemuda tersebut sambil menunjuk kearah Septian.
Namun Septian tetap tidak bergeming dan malah menatap serius kepada Nana seperti memikirkan suatu hal yang tidak orang lain ketahui.
Melihat hal itu Febrian tanpa pikir panjang justru menyerang pemuda tersebut yang mengakibatkan pertarungan sengit terjadi.
"Buuk... buuk... buuk" suara kedua orang yang saling menerima serta memberikan pukulan.
Sedangkan Septian dengan tampang bodohnya justru malah duduk dan menyalakan sebatang rokok seperti sedang menonton dua orang yang sedang berkelahi di film-film aksi.
Meskipun pertarungan cukup sengit dan berlangsung lumayan lama namun sepertinya Febrian bukanlah lawan yang sepadan bagi pemuda tersebut, tidak lama akhirnya Febrian pun terjatuh, dan saat pemuda tersebut hendak melakukan last hit.
"mau bertarung?"ucap Septian sambil menarik tangan pemuda yang hendak memukul tubuh adiknya.
"Jika kau kalah, aku akan membunuh mereka berdua" sambil menunjuk Angela dan adiknya.
"Kalau kau ingin membunuh mereka silahkan lakukan, namun buka dulu maskermu, aku ingin lihat orang gila mana yang berani menculik istriku?" ucap Septian dengan nada menantang.
Tanpa pikir panjang pemuda itu pun langsung menyerang Septian dengan berepa pukulan dengan power, akurasi dan kecepatan. Namun meskipun begitu Septian justru mampu mengalahkannya hanya dengan beberapa pukulan dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.
Setelah sang pria tersebut terjatuh dan merasa kesakitan, akhirnya Septian mendekat dan membuka maskernya lalu tersenyum licik
"Ayolah Rob kau tidak akan menang denganku, dari pada kau terus hidup dengan obsesimu, mending kau begabung denganku? bukankah dulu kita teman?" ucap Septian sedari tadi mengetahui identitas pria itu yang tak lain adalah Roby, teman masa kecil sekaligus tetangganya yang sempat beberapa waktu lalu mencoba untuk meracuni Angela.
"Kau tidak tahu kenapa aku seperti ini? kau selalu lebih unggul dariku dalam segala hal, bahkan kau lulus sekolah dan kuliah lebih cepat, padahal aku yang lebih dulu bersekolah?" ucap Roby sambil mengerang menahan sakit menatap Septian penuh dengan amarah, padahal dirinya hampir berhasil dengan rencananya.
"Maaf jika hal itu menyakitimu, aku tahu kau tidak pernah membenciku dan aku juga tidak membencimu, dan dengan ini aku harap kau jadi teman baikku" ucap Septian sambil mencoba mengangkat tubuh Roby.
Next.....