
~~ sudut pandang yuuta ~~
Aku saat ini berada di rumah tempat sarah dan emily tinggal dengan nenek dan wanita yang tadiku temui di alun-alun kota, setelah sampai aku duduk di ruang tamu bersama wanita itu untuk membicarakan sesuatu denganku.
“sebelum nya maaf karena tidak memperkenalkan diriku, namaku adalah mary Elinstone”ucap bibi mary.
“ah apa anda istri nya tuan karls dan ibunya maria dan marina?”tanya ku kepada bibi mary.
“kau mengenal suami dan kedua putriku, bagaimana keadaan mereka saat aku tidak ada disana?”tanya bibi mary dengan khawatir.
“tenang saja mereka bertiga baik-baik saja”ucap ku.
“syukurlah aku lega mendengar itu, sudah lama sekali aku tidak melihat mereka bertiga “ucap bibi mary dengan lega sekaligus terharu.
“namaku yuuta hibiki aku adalah teman nya maria dan marina, alasan ku berada disini kurang lebih sama seperti apa yang terjadi kepada anda sebelumnya”Ucap ku.
“kau terhisap kedalam celah dimensi juga, bagaimana bisa?”tanya bibi mary.
“celah dimensi terbuka saat aku, maria, dan marina sedang bersantai di alun-alun kota moonlight lake, aku memutuskan untuk mengorbankan diriku terhisap ke dalam celah dimensi itu untuk mencegah celah itu menghisap seluruh kota”ucap ku kepada bibi mary.
“jadi begitu ya, kau berani melakukan nya untuk mencegah seluruh kota terhisap kedalam celah dimensi itu”ucap bibi mary.
“sebenarnya tujuan ku membiarkan diriku terhisap juga adalah untuk mencari anda dan membawa bibi kembali kesana bersama ku”ucap ku.
“kenapa kau mau melakukan nya sejauh itu?”tanya bibi mary.
“aku melakukan nya demi maria, semenjak anda pergi dia selalu menangis di malam hari dan berubah menjadi anak perempuan yang dingin”ucapku menjelaskan keadaan maria kepada bibi mary.
“aku tidak menduga dia akan berubah jadi seperti itu, aku ingat dia itu adalah anak perempuan yang sangat penakut dan pemalu”ucap bibi mary.
Aku menghela nafas lega karena aku berhasil menemukan ibunya maria, saat itu aku mengambil ponsel ku dari saku celana ku lalu mencoba untuk menelepon tuan sean.
“halo tuan yuuta apa anda baik-baik saja, saya dengan anda terhisap kedalam sebuah celah dimensi?”tanya tuan sean dari balik ponsel ku.
“aku baik-baik saja ngomong-ngomong dimana kau sekarang?”tanya ku kepada tuan sean.
“saat ini aku berada di penginapan tempat anda menginap bersama dengan yang lain”jawab tuan sean.
“ah begitu ya tolong ubah dari panggilan suara ini menjadi panggilan video lalu berikan ini kepada tuan karls, ada seseorang yang ingin melihat nya”pinta ku kepada tuan sean.
“baiklah tuan”ucap tuan sean.
panggilan suara itu kemudian berubah menjadi panggilan video dan aku bisa melihat tuan karls yang menatap ponsel milik tuan karls dengan kebingungan lalu terkejut ketika melihat wajah ku.
“tuan karls ku pikir kau ingin bicara dengan seseorang”ucap ku.
“huh maksud mu?”tanya tuan karls dengan kebingungan.
Saat itu aku tersenyum lalu memperlihatkan tuan karls kepada bibi mary, saat itu aku bisa melihat tuan karls yang terlihat sangat terkejut melihat bibi mary.
“m-mary apa itu sungguhan kau?”tanya tuan karls dari balik ponsel ku.
“karls kau masih ingat dengan ku syukurlah”balas bibi mary dengan senang.
“syukurlah kau saat ini baik-baik saja, sudah dua tahun aku tidak melihat mu aku sangat merindukan mu”ucap tuan karls sambil menangis senang.
“aku juga merindukan mu, bagaimana keadaan maria dan marina?”tanya bibi mary.
“marina baik-baik saja namun maria dia mengurung diri di kamarnya semenjak yuuta terhisap kedalam celah dimensi itu”ucap tuan karls.
“huh mengurung diri di kamar?”tanya ku dengan terkejut.
“ya dia melakukan itu setelah kau terhisap ke dalam celah dimensi itu”ucap tuan karls.
“karls aku ingin bicara dengan marina dan maria, aku ingin melihat seperti apa mereka saat ini”ucap bibi mary.
Tuan karls meminta marina untuk mendekat dan saat itu ia terkejut ketika melihat wajah bibi mary yang sedang bersama dengan ku.
“i-ibu apa itu sungguhan kau?”tanya marina dengan tidak percaya.
“ya ini ibu, kau sekarang sudah menjadi anak perempuan yang sangat cantik”ucap bibi mary dengan senang.
“tunggu apa yuuta juga bersama dengan ibu?”tanya marina kepada bibi marina.
“ya dia lah saat ini memegang benda yang ku gunakan untuk berbicara degan mu”jawab bibi mary.
Aku mengeluarkan sebuah kaleng makanan dari ranselku dan menggunakan nya sebagai penyangga, setelah itu aku berdiri menujukan diriku kepada marina.
“yuuta syukurlah kau baik-baik saja, kau membuat kami semua cemas”ucap marina dengan sangat khawatir.
“ah maaf karena membuat kalian cemas, marina apa kau bisa membawa ponsel milik tuan sean kepada maria ibumu ingin bicara dengan nya”pinta ku kepada marina.
“ah itu mungkin cukup sulit tapi aku bisa melakukan nya”ucap marina dengan bersemangat.
Marina kemudian bergegas menuju ke kamar maria bersama dengan tuan karls dan juga tuan sean, dari sini aku bisa mendengar suara pintu terbuka dan suara serak maria yang mengusir marina, tuan karls, dan tuan sean yang datang.
“m-maria ada seseorang yang ingin bicara dengan mu”ucap marina.
“aku tidak ingin bicara dengan siapapun pergilah”ucap maria dengan nada kasar.
“maria kau tidak boleh mengusir adik mu seperti itu”ucap bibi mary dari balik ponsel milik tuan sean.
Aku bisa tahu maria terdiam ketika mendengar ucapan bibi mary, tuan sean kemudian memperlihatkan ku dan juga bibi mary kepada maria.
“i-ibu?”tanya maria dengan tidak percaya ketika melihat bibi mary melalui ponsel tuan sean.
“i-ibu kau sungguhan masih hidup syukurlah, aku ingin bertemu dengan ibu”ucap maria sambil menangis.
“ibu juga ingin bertemu kembali dengan kalian bertiga, aku senang kedua putri ku saat ini baik-baik saja”ucap bibi mary.
“dan yuuta kau juga bersama dengan ibuku, syukurlah kau juga baik-baik saja”ucap maria dengan senang.
“ya maaf karena membuat mu sangat khawatir, aku janji dalam waktu dekat akan mencari cara untuk kembali kesana”ucap ku kepada maria.
“kami semua akan menunggu kalian berdua kembali kesini, ngomong-ngomong Aoi saat ini tertidur di samping ku”ucap maria.
“oh sungguh apa aku boleh melihatnya?”tanya ku kepada maria.
Tuan sean kemudian mengarahkan ponselnya kepada Aoi yang tertidur pulas di samping maria.
“maria apa kau dan yuuta sudah menikah?”tanya bibi mary secara tiba-tiba.
“h-huh aku tidak menikah dengan yuuta”ucap maria dengan wajah memerah malu.
“lalu siapa anak perempuan itu?”tanya bibi mary.
“d-dia adalah putri nya yuuta yang ia adopsi empat tahun lalu”jawab maria.
“ah begitu ya ku pikir kau telah menikah dengan yuuta dan memiliki seorang anak”ucap bibi mary.
“huh apa iu benar yuuta?”tanya bibi mary kepada ku.
“ya itu benar aku mengadopsinya saat umurnya dua tahun, saat ini dia sudah berumur enam tahun”jawab ku sambil menggaruk belakang kepala ku.
Aku kemudian membiarkan bibi mary berbicara dengan maria dan marina menggunakan ponselku, karena lapar aku mengambil salah satu makanan kaleng lalu mulai memakan nya setelah menghangatkan nya sebentar menggunakan sihir api milik ku.
“aku lega karena pada akhirnya maria dan marina bisa melihat ibunya kembali”ucap ku dalam hati.
[tujuan anda sudah tercapai dan saat ini kita harus memikirkan cara untuk kembali kesana]
“ya kau benar”ucap ku kepada system.
Saat aku sedang mencoba mencari cara untuk kembali kesana tiba-tiba bibi mary menyerahkan ponsel ku kembali kepada ku.
“ah apa anda sudah berbicara dengan mereka?”tanyaku sambil memasukan ponsel ku kembali kedalam saku.
“ya terima kasih sudah membiarkan ku melihat suami dan kedua putri ku kembali”ucap bibi mary.
“sama-sama oh ya apa anda memiliki peta tempat ini, aku berpikir untuk mencari sesuatu yang bisa di gunakan untuk pergi dari sini”tanya ku kepada bibi mary.
“hmm peta ya, tunggu sebentar”ucap bibi mary.
Bibi mary mencari sesuatu dari rak buku yang ada di ruang tamu, setelah mencari beberapa lama bibi mary kemudian kembali kepada ku sambil membawa gulungan peta yang terlihat sudah lusuh.
“hanya itu peta yang ada disini”ucap bibi mary.
Aku menerima peta itu lalu membukanya untukmelihat dimana saat ini aku berada, dengan tenang aku mengamati peta itu dengan seksama untuk melihat apakah ada sesuatu.
“wow tempat ini sangat luar, kurasa aku butuh usaha untuk mencari sejenis dungeon atau rerutuhan kuno disini”ucap ku sambil menatap peta itu.
“aku dengar dari para penduduk ada reruntuhan kuno di balik salah satu gunung yang mengelilingi tempat ini, sebenarnya aku berpikir untuk mencarinya namun tempat itu katanya sangat berbahaya dan juga...”ucap bibi mary menghentikan perkataan nya.
“aku tidak bisa meninggalkan tempat ini begitu saja”ucap bibi mary.
Aku menatap bibi mary dengan kebingungan dengan perkataan nya barusan, saat itu dari jendela aku bisa melihat para penduduk bergegas masuk kedalam rumah mereka dengan terburu-buru dan langsung menutup semua pintu dan jendela rumah mereka rapat-rapat.
“ada apa dengan semua orang, kenapa mereka semua menutup jendela dan pintu rumah mereka rapat-rapat?”tanya ku kepada bibi mary.
“ah anak perempuan itu telah datang, aku harus keluar sebentar untuk menemuinya”ucap bibi mary.
Saat itu bibi mary kemudian bergegas memakai jaket miliknya setelah itu mengambil sebuah keranjang yang kelihatan nya berisi makanan lalu berjalan keluar meninggalkan rumah.
“huh siapa anak perempuan yang di maksud oleh bibi mary?”tanya ku dengan keheranan.
“ah ice princess itu sepertinya kembali kesini lagi untuk meminta makanan”ucap sarah.
“huh ice princess?”tanya ku kepada sarah dengan keheranan.
Sarah kemudian menjelaskan tentang siapa anak perempuan yang ia panggil ice princess tadi, seorang anak perempuan datang dari balik gunung untuk meminta makanan kepada para penduduk kota, ada rumor beredar tentang anak perempuan mengatakan kalau anak perempuan dapat membekukan apapun yang dia sentuh.
Karena rumor itu para penduduk langsung menutup jendela dan pintu rumah mereka rapat-rapat ketika anak perempuan itu datang ke kota, aku terdiam saat mendengar rumor buruk tentang anak perempuan itu.
“sampai saat ini tidak ada yang tau nama anak perempuan itu, bibi mary mencoba untuk mendekatinya dengan memberikan makanan kepadanya”ucap sarah.
“ah jadi begitu ya”ucapku sambil menganggukan kepalaku.
Tak lama setelah itu bibi mary kembali sambil membawa sebuah keranjang makanan yang telah membeku, aku dan sarah terkejut saat melihat keranjang makanan yang telah membeku itu.
“apa yang terjadi?”tanya ku kepada bibi mary.
“aku tadi mencoba untuk melakukan kontak fisik dengan anak perempuan itu, namun dia terkejut dan tidak sengaja membekukan keranjang makanan nya lalu berlari pergi”jawab bibi mary.
“seharunya anda tidak melakukan nya bila dia masih belum bisa mempercayai bibi sepenuhnya”ucap ku kepada bibi mary.
“apa yang di katakan oleh yuuta itu benar, lebih baik kita tutup jendela dan pintu rumah karena sebentar lagi akan ada badai salju yang datang”ucap sarah.
Aku penasaran kenapa bibi mary sangat peduli dengan anak perempuan misterius itu, bibi mary mengantarku ke sebuah kamar kosong untuk ku tempat sementara waktu.
“hmm kurasa aku akan mencari tahu tentang anak perempuan yang di panggil ice princess”gumam ku sambil duduk di atas kasur.