
~~ sudut pandang yuuta ~~
Aku saat ini sedang berbaring di sofa yang ada di kamar ku sambil membaca buku, dengan tak tertarik aku meletakan buku yang ku baca dan menghela nafas panjang.
“banyak sekali hal yang terjadi hari ini”batin ku.
Seharian ini aku mengalami banyak hal tak biasa, mulai dari mendapatkan special job class, bertarung dengan goblin king, hingga terlibat masalah dengan lima ksatria suci.
Sambil memejamkan mata dan mencoba untuk istirahat sejenak karena tubuh ku masih sedikit lelah karena berburu seharian penuh, saat tengah mencoba istirahat tiba-tiba terdengar pintu kamar ku di ketuk dan tuan sean masuk kedalam.
“tuan yuuta anda kedatangan tamu”kata tuan sean.
“huh siapa yang datang?”tanya ku.
“entah lah tuan, namun nona luchifer datang bersama mereka”kata tuan sean.
Mendengar kata-kata tuan sean aku menebak tuan wilhelm datang ke sini bersama luchifer, dengan santai aku bangkit dari sofa dan mengganti baju ku yang tadi nya hanya memakai kaos oblong dan celana pendek menjadi kemeja abu-abu dengan waistcoat dan celana panjang berwarna hitam.
Setelah merapikan diri ku aku bersama tuan sean bergegas menuju ke ruang tamu untuk menemui tamu ku, setelah berjalan beberapa menit aku dan tuan sean tiba di ruang tamu dan menatap tuan wilhelm, tuan karls, luchifer, sasha, dan marina yang sudah duduk di sofa.
“baiklah ada perlu apa kalian datang ke sini?”tanya ku sambil duduk di kursi ku dan menatap mereka semua dengan bingung.
“kami datang kesini ingin memberikan undangan ini pada mu”kata tuan wilhelm sambil menyodorkan sebuah undangan pada ku.
Aku meraih undangan itu dan menatap nya dengan terkejut, bagaimana tidak surat yang ku pegang saat ini adalah undangan untuk menghadiri acara ulang tahun putri pertama kerajaan arsenia.
“k..k..kenapa aku di undang ke acara ulang tahun tuan putri?”tanya ku dengan tak percaya.
“kau tahu semua murid di akademi di undang ke acara itu, baik murid bangsawan atau pun murid biasa”kata tuan wilhelm.
“begitu kah, mungkin akan ku usahakan untuk hadir bila memungkinkan”kata ku.
“acara ulang tahun nya masih dua minggu lagi, selagi menunggu sebaiknya kau mencarikan hadiah untuk tuan putri”kata tuan karls.
“hmm hadiah ya, kurasa besok aku akan mulai memikirkan soal itu”kata ku.
“yah kalau begitu kami kembali dulu karena hari sudah sangat larut”kata tuan wilhelm sambil bangkit di ikuti oleh yang lain nya.
“ah ya kalau begitu selamat malam tuan wilhelm”kata ku.
Aku bangkit dari kursi ku dan berjalan mengantar mereka semua menuju ke pintu depan, mereka kemudian menaiki kereta kuda yang sudah terparkir di halaman depan rumah ku dan berjalan pergi dari rumah ku.
Setelah mereka semua pergi aku kembali ke dalam dan bergegas menuju ke kamar tidur sambil membawa surat itu, aku kemudian memasukan surat itu ke dalam saku ku dan berjalan menuju ke kamar ku untuk tidur.
~~ keesokan pagi nya ~~
Aku duduk ruang santai sambil meminum teh ku dan sesekali mengamati surat undangan yang kemarin di berikan oleh tuan wilhelm, kemudian aku meletakan surat itu di atas meja dan membuka ponsel ku untuk melihat apa ada berita yang masuk ke ponsel ku.
*ting*
Sebuah pesan masuk ke ponsel ku dan dengan segera aku membuka nya untuk ku baca.
Kepada yuuta
Halo yuuta maaf karena mengirim pesan ini secara tiba-tiba, aku ingin mengatakan pada mu bahwa sekarang kau bisa mengaktifkan system navigation untuk memudah kan mu, kau juga dapat mengakses beberapa fitur yaitu:
ruang jiwa/alam bawah sadar
2.shop system dan sell system
dengan dua fitur itu kau akan mudah untuk meningkatkan kekuatan mu, oh ya aku menambahkan sesuatu di status mu sebaiknya kau cek sendiri.
^^^Dari kakek dewa^^^
Aku menatap pesan itu dengan terkejut karena aku dapat melakukan hal layak nya di game RPG di mana terdapat system yang akan memudah kan ku dan sebuah fitur yang mirip toko in-game di dalam game, di saat aku memikirkan soal fitur itu tiba tiba sebuah suara perempuan muncul di dalam kepala ku.
[halo apa anda mendengar ku tuan?]
“ah ya, apa kau system yang di maksud oleh kakek dewa?”tanya ku dengan menggunakan telepati.
[anda benar, saya adalah system navigation pribadi anda saya di kirim untuk memandu anda mulai sekarang jadi mohon kerja sama nya]
“baiklah aku juga mohon kerja sama nya, oh ya apa kau bisa jelaskan soal shop system?”tanya ku kepada system.
[shop system adalah fitur untuk membeli peralatan,skill book,dll yang tak ada di dunia, untuk membeli barang di store membutuhkan shop token yang di dapat dengan membunuh monster atau membantu orang lain, di shop juga dapat untuk menjual barang dengan bayaran shop token tergantung dari kualitas nya.]
“jadi begitu ya kalau begitu, open shop system”
Sebuah katalog transparan muncul di depan ku dan memperlihatkan berbagai macam barang yang di jual di shop system, aku mengamati semua barang itu dan kemudian menutup nya.
“system berapa banyak shop token yang ku miliki?”tanya ku kepada system.
[anda memiliki shop token sebanyak 100.000 saat ini]
“hmm baiklah terimakasih telah memberi tahu ku”kata ku.
Dengan santai aku meraih cangkir teh ku dan meminum nya, kemudian aku menghela nafas dan memejamkan mata ku sambil memikirkan soal undangan itu.
“apa perlu aku tidak menghadiri acara itu ya”batin ku.
[sebaiknya anda jangan berpikir begitu, bisa-bisa ketidakhadiran anda di anggap sebagai penghinaan kepada keluarga kerajaan]
“benar juga sih, tapi aku curiga dengan di undang nya aku ke pesta itu”kata ku.
[kenapa anda tidak mengirim seseorang untuk mengamati mereka saja, bukan kah anda bisa menggunakan skill creation]
Aku kemudian memikirkan saran dari system, benar juga kalau aku bisa memata-matai mereka kan aku bisa mencari tahu tentang maksud di undang nya aku.
“hei system bagaimana cara menciptakan makhluk hidup dengan creation?”tanya ku.
[anda tinggal ucapkan “creation” sambil memikirkan makhluk hidup apa yang ingin anda ciptakan]
“begitu ya baiklah aku mengerti”kata ku.
Aku memejamkan mata ku dan mulai memikirkan makhluk hidup yang akan ku ciptakan, setelah memikirkan hal itu aku kemudian menghela nafas dan mengarahkan tangan ku ke depan ku.
“creation: owl”
Setelah aku merapal kan mantra skill creation tiba-tiba di hadapan ku muncul sebuah lingkaran sihir dan dari lingkaran itu muncul lah seekor burung hantu berwarna cokelat, burung hantu itu kemudian terbang dan bertengger di lengan ku.
“sepertinya berhasil”kata ku.
Aku mengelus burung hantu itu sejenak dan kemudian menatap nya dengan sedikit serius.
“ku minta kau untuk mengamati keluarga kerajaan Arsenia, kembali lah bila ada sesuatu yang kau dapatkan”kata ku.
Kemudian burung hantu itu terbang keluar dari ruangan ini menuju keluar, aku menatap burung hantu itu dan kemudian menghela nafas panjang.
“hei system apa burung itu akan melaksanakan tugas yang ku berikan?”tanya ku.
[anda tak perlu khawatir soal itu karena setiap makhluk yang anda ciptakan secara otomatis akan mematuhi apapun perintah anda]
Mendengar hal itu aku menjadi sedikit lega, kemudian aku bangkit dari sofa dan memutuskan untuk berjalan-jalan di tengah kota untuk mencari udara segar sekaligus memikirkan hadiah yang cocok untuk tuan putri.
Dengan santai aku berjalan di lorong rumah ku menuju ke gerbang depan, sambil berjalan aku memikirkan soal pesan yang di kirimkan oleh kakek dewa dan teringat sesuatu yang tadi di katakan oleh kakek dewa.
“kakek dewa menambahkan apa lagi di status ku”batin ku.
“status"
nama: yuuta hibiki
umur: 16 tahun
ras: manusia,half elf,half God
element: api, air, angin, tanah, cahaya, kegelapan.
Job class: grand black knight
title: -
Lvl : 500
HP: -
MP: -
STR: - VIT: - INT: - AGI: - DEX: - Luck: -
Kekuasaan: -
Shop token: 100.000.000
Skill unique: astral knight,unlimited magic,mana controling, Manipulation, knight aura,warcry.
Skill: sword art master,mind reader, appraisal, imperial black knight swordmanship art series, summon black knight.
aku menatap status ku dengan terkejut karena status ku menampilkan slot tentang kekuasaan yang ku miliki, melihat itu aku menghela nafas dan menutup status ku.
“yang benar saja, kenapa status ku makin lama makin aneh saja sih”batin ku.
Setelah berjalan beberapa menit dari dalam rumah akhirnya aku sudah berada di depan gerbang rumah ku, dengan santai aku melangkah kaki ku dan mulai berjalan menuju ke alun-alun.
Sambil berjalan aku memikirkan soal hadiah apa yang akan ku berikan kepada tuan putri di acara ulang tahun nya, saat tiba di alun alun aku melihat luchifer yang sedang berdiri di dekat air mancur yang ada di alun-alun dengan santai aku kemudian berjalan menuju ke arah nya.
“ooi luchifer”sapa ku sambil melambaikan tangan ku kearah nnya.
“y..y..yuuta sedang apa kau disini?tanya luchifer dengan agak terkejut karena aku ada sini.
“aku sedang jalan-jalan di sini, sedangkan kau?”tanya ku balik.
“umm aku sedang menunggu sasha dan marina disini”kata luchifer.
“ooh begitu ya”kata ku dengan wajah datar.
Aku menatap luchifer yang saat ini mengenakan pakaian layak nya seorang gadis kota dengan wajah tenang, luchifer yang masih berdiri menatap ku yang saat ini sudah duduk di pinggir kolam air mancur.
“kenapa kau masih ada di sini yuuta?”tanya luchifer sambil menatap ku.
“kau tahu tak baik seorang perempuan sendirian di tempat ini, jadi aku akan menemani mu disini”kata ku.
Luchifer terkejut setelah aku mengatakan hal itu kepada nya, nampak wajah luchifer yang saat ini sudah semerah tomat matang sedang memalingkan wajah nya dari ku.
“t..t...t..terimakasih y..yuuta”kata luchifer dengan terbata-bata.
“sama-sama”balas ku.
Luchifer yang mendengar ku mengucapkan sama-sama kepada nya hanya bisa menghela nafas sambil mengelus dada nya, sambil duduk di pinggir kolam air mancur aku mengamati keadaan sekitar dengan teliti.
“kenapa kau mau repot-repot menemani ku di sini?”tanya luchifer yang sudah duduk di samping ku.
“tak ada niat khusus sih, Cuma mau disini saja mencari udara segar”kata ku.
Aku tetap duduk santai bersama luchifer di pinggir kolam air mancur sambil sesekali mengobrol, setelah hampir 15 menit berada di sana dari kejauhan nampak sasha dan marina sedang berlari ke arah kami berdua yang saat ini sedang duduk di pinggir kolam air mancur.
“maaf membuat mu menunggu luchifer”kata sasha sambil menatap luchifer.
“tak masalah aku juga sedari tadi di temani yuuta disini”kata luchifer.
Sasha kemudian menoleh dan menatap ku yang saat ini sedang duduk dengan santai di samping luchifer.
“yuuta apa yang kau lakukan di tempat ini?”tanya sasha kepada ku.
“hanya jalan-jalan mencari udara segar saja di sini”kata ku dengan ringan.
“begitu ya, apa kau ada kegiatan lain selain jalan-jalan?”tanya sasha.
“hmm mungkin aku akan mencari hadiah untuk tuan putri”kata ku.
“kalau begitu apa kau mau ikut kami pergi membeli hadiah untuk tuan putri?”tanya sasha.
“baiklah aku ikut, mungkin saja aku dapat hadiah yang bagus untuk tuan putri”kata ku.
Aku kemudian bangkt dari tempat ku duduk dan ikut bersama sasha, luchifer, dan marina untuk mencari hadiah untuk tuan putri, sambil berjalan sesekali aku mengamati beberapa anak laki-laki seumuran ku yang menatap ku dengan tajam.
“yuuta apa kau tak terbiasa menjadi perhatian banyak orang?”tanya luchifer di samping ku.
“ya, baru kali ini aku menjadi bahan perhatian orang-orang”kata ku.
“apa dulu tak ada yang memperhatikan mu?”tanya luchifer.
“dulu teman-teman ku menjauhi ku dan tak pernah mau memperhatikan ku”kata ku dengan nada datar.
“kenapa mereka melakukan itu?”tanya luchifer.
“mereka bilang keberadaan ku tak ada guna nya di dunia ini dan sering menyebut ku anak buangan, pembunuh, dan si tak berguna”kata ku.
“jadi kau selalu di ganggu ya”kata luchifer.
“ya begitu lah”kata ku dengan datar.
Setelah mengatakan hal itu aku diam dan terus berjalan mengikuti sasha yang membawa ku ke sebuah tempat, setelah selama lima menit ke arah timur dari alun-alun kami semua tiba di sebuah tempat yang di penuhi oleh pedagang dan orang orang yang lalu-lalang.
“umm ini tempat nya?”tanya ku.
“ya kita akan mencari hadiah di sini”kata sasha.
Aku menatap tempat ini dan berpikir sejenak sebelum masuk ke tempat itu, yah ku pikir pun tak ada masalah kalau aku mencari di sana, toh aku mungkin cukup beruntung bisa dapat item bagus untuk hadiah tuan putri disini.
Aku berjalan mengikuti sasha, luchifer, dan marina yang sudah berjalan duluan, dengan santai aku mengamati semua barang yang di jual di tempat ini, sasha,luchifer, dan marina berhenti di sebuah lapak yang menjual aksesoris seperti kalung, cincin, dan lain-lain.
“hei marina yang mana menurut mu yang bagus?”tanya sasha.
“menurut ku kalung dengan ruby merah ini bagus”kata marina.
“aku juga setuju, bagaimana dengan mu yuuta?”tanya luchifer.
aku mengamati kalung itu dengan seksama kemudian mengaktifkan appraisal untuk melihat status kalung itu.
[nama: ruby necklace
Rarity: unique
Def: 6
“kalung ini nampak bagus”kata ku.
“kalau begitu aku ambil itu”kata sasha.
Sasha kemudian membayarkan 20 silver kepada pedagang itu dan berjalan pergi sambil membawa kalung itu di tas kecil nya, kami kembali berjalan menyusuri tempat ini sambil sesekali mengamati barang-barang yang di jual.
“kau nampak sangat kebingungan mencari hadiah untuk tuan putri”kata marina.
“ah ya ini baru pertama kali nya aku mencari hadiah untuk anak perempuan”kata ku.
“eh jadi kau selama ini tak pernah memberi hadiah kepada anak perempuan?”tanya marina.
“bisa di katakan begitu”kata ku.
Kami semua terus berjalan untuk mencari hadiah yang sekira nya cocok untuk tuan putri, sambil berjalan aku sesekali mengamati keadaan sekitar untuk memastikan keadaan di tempat ini kondusif.
[tuan nampak nya sedikit khawatir soal keadaan di tempat ini]
“bagaimana aku tak khawatir, bisa saja di kerumunan orang-orang ada pencopet atau penjahat yang lalu-lalang”kata ku kepada system.
[khawatiran tuan ada benar nya, aku merasakan ada banyak sekali penjahat di sini, kebanyakan adalah preman dan pencopet]
“begitu ya, kalau begitu nanti saja ku minta para black knight ku untuk mengurus mereka”kata ku sambil tersenyum.
[tuan sepertinya sudah mulai terbiasa dengan job class grand black knight dan prajurit black knight anda]
“ya begitu lah”kata ku sambil menutup telepati.
Setelah menutup telepati aku kemudian terus berjalan mengikuti sasha, luchifer, dan marina sambil melihat-lihat barang yang di jual di sini, setelah berkeliling di tempat itu kami kemudian kembali ke depan air mancur dan duduk di sana dengan lelah.
“pada akhirnya bisa istirahat juga”kata luchifer yang langsung duduk di pinggir kolam air mancur.
“lelah sekali”kata marina yang juga duduk di samping luchifer.
“memang melelahkan tapi kita sudah dapat hadiah untuk tuan putri”kata sasha dengan senang.
Aku duduk di pinggir kolam air mancur itu lalu menghela nafas panjang karena tak ada yang menarik di sana.
“open shop”
sebuah bilah transparan muncul di depan ku dan dengan santai aku mengamati barang-barang yang di jual di shop, deretan barang mulai dari potion, armor, pedang, dan lain-lain, dengan santai aku menscroll daftar barang yang ada di shop dan aku tertarik dengan dua buah weapon mastery skill book.
[spear mastery skill book (basic)
Dengan mempelajari skill ini pemilik dapat menggunakan dan menguasai skill dari senjata jenis tombak dan sejenis nya.
Harga: 20 shop token.
Unlock skill: thrust : melancarkan sebuah serangan tusukan yang mematikan kepada lawan, menyebabkan lawan terkena critical hit sebesar 5%
Triple strike: melancarkan tiga serangan tusukan beruntun kepada lawan, menyebabkan lawan terkena status bleeding yang mengurangi health point lawan sebanyak 20HP/dtk selama 2 menit dan critical hit sebesar 10%.]
[bow mastery skill book (basic)
Dengan mempelajari skill in pemilik dapat menggunakan dan menguasai skill dari senjata jenis bow dan sejenis nya.
Harga: 20 shop token
Unlock skill: concentration shot : menembakan anak panah dengan akurasi tinggi, ketika skill aktif akurasi tembakan dan kecepatan meningkat sebesar 10%.
Piercing shot: menembakan anak panah yang telah di perkuat oleh mana yang mampu menembus pertahanan lawan dan memberikan damage tambahan sebesar 10% ketika terkena tembakan]
Aku menatap dua weapon mastery skill book yang membuat ku sedikit tertarik, dengan serius aku memikirkan keputusan ku untuk membeli dua weapon mastery skill book ini, setelah ku pikir beberapa saat akhirnya aku memutuskan untuk membeli dua weapon mastery skill book ini dengan total harga 40 shop token.
“semoga tak mengecewakan”gumam ku sambil menekan tombol beli di bilah itu.
[anda telah membeli dua weapon mastery skill, item akan di tambahkan di inventory anda secara otomatis]
[anda mendapatkan fine iron long bow dan 25 anak panah]
[anda mendapatkan fine iron spear]
Aku terdiam karena aku mendapatkan senjata setelah aku membeli dua weapon mastery skill book itu, kemudian dengan santai aku membuka magic bag ku dan mengeluarkan dua weapon mastery skill book itu.
“yuuta buku apa itu?”tanya luchifer.
“ah ini spear mastery skill book dan bow mastery skill book”kata ku.
“eh darimana kau dapat dua benda itu yuuta?”tanya luchifer dengan penasaran.
“rahasia”kata ku sambil mengedipkan mata kanan ku.
Aku menatap dua buku itu dan segera mempelajari dua weapon mastery skill itu secara bersamaan, luchifer nampak terkejut karena aku mempelajari dua weapon mastery skill secara bersamaan.
[selamat anda telah mempelajari bow mastery skill, mulai sekarang anda dapat menggunakan senjata panah dan sejenis nya]
[skill baru di tambahkan: concentration shot : menembakan anak panah dengan akurasi tinggi, ketika skill aktif akurasi tembakan dan kecepatan meningkat sebesar 10%.
Piercing shot: menembakan anak panah yang telah di perkuat oleh mana yang mampu menembus pertahanan lawan dan memberikan damage tambahan sebesar 10% ketika terkena tembakan]
[selamat anda telah mempelajari spear mastery skill, mulai sekarang anda dapat menggunakan senjata tombak dan sejenis nya]
[skill baru di tambahkan: thrust : melancarkan sebuah serangan tusukan yang mematikan kepada lawan, menyebabkan lawan terkena critical hit sebesar 5%
Triple strike: melancarkan tiga serangan tusukan beruntun kepada lawan, menyebabkan lawan terkena status bleeding yang mengurangi health point lawan sebanyak 20 HP/dtk selama 2 menit dan critical hit sebesar 10%]
[mulai sekarang anda dapat memanggil black knight spearman dan black knight pikeman]
[mulai sekarang anda dapat memanggil black knight archer, black knight ranger, dan black knight marksman]
[selamat anda mendapatkan title: black knight commander]
Tiba-tiba setelah mempelajari dua weapon mastery skill itu muncul banyak sekali pemberitahuan dari system, setelah pemberitahuan itu hilang aku kemudian mencoba melihat status ku saat ini.
“status”
nama: yuuta hibiki
umur: 16 tahun
ras: manusia,half elf,half God
element: api, air, angin, tanah, cahaya, kegelapan.
Job class: grand black knight
title: black knight commander
Lvl : 500
HP: -
MP: -
STR: - VIT: - INT: - AGI: - DEX: - Luck: -
Kekuasaan: -
Shop token: 99.999.960
Skill unique: astral knight,unlimited magic,mana controling, Manipulation, knight aura,warcry.
Skill: sword art master,spear mastery skill (advance), bow mastery skill (master),mind reader, appraisal, imperial black knight swordmanship art series, summon black knight, thrust, triple strike, concentration shot, piercing shot.
Aku menatap tingkat spear mastery skill dan bow mastery skill ku dengan terkejut, bagaimana tidak spear mastery skill ku langsung berada di tingkat advance sedangkan bow mastery skill ku sudah berada di tingkat master, dengan penasaran aku mulai memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dengan tingkat dua weapon skill itu.
“oi oi system kenapa tingkat spear mastery skill dan bow mastery skill ku tiba-tiba berada di tingkat tinggi, bukankah seharusnya aku masih di tingkat basic?”tanya ku pada system.
[itu karena anda sebelum nya sudah memiliki keahlian menggunakan tombak dan panah di dunia lama anda, jadi kemampuan lama anda di akumulasikan kepada tingkat weapon skill anda sekarang sama seperti sword art skill milik anda yang berada di tingkat master]
Aku diam dan memikirkan kata-kata system, kemudian aku baru ingat kalau aku dulu pernah di latih menggunakan tombak dan panah selain berpedang oleh kakek ku.
“kenapa aku baru ingat sekarang astaga?”batin ku.
Saat ini aku hanya bisa menghela nafas sambil memijat dahi kepala ku, sepertinya sudah lama aku tak berlatih dengan kakek hingga melupakan hal itu.
“ada apa yuuta, apa kau sakit?”tanya luchifer sambil menatap ku dengan cemas.
“ah tidak hanya kepikiran sesuatu saja”kata ku kepada luchifer yang duduk di samping ku dengan cemas.
Setelah mendengar kata-kata ku luchifer nampak sedikit lega karena aku tidak apa-apa, aku mengamati sekitar dan menatap seorang penjual roti bakar yang berada di tempat yang tak jauh dari tempat kami berada.
“oi kalian bertiga mau beli roti bakar di sana?”tanyaku kepada sasha, luchifer, dan marina.
“umm tidak terimkasih aku masih kenyang”kata sasha.
“aku juga”kata luchifer.
“ya sudah kalau begitu aku beli roti bakar dulu”kata ku.
Aku bangkit dari tempat duduk ku dan berjalan kearah penjual roti bakar itu dan membeli satu roti bakar hangat, setelah membayar aku berbalik dan berjalan kembali ke tempat duduk ku.
Dengan santai aku meniup roti bakar ku lalu memakan nya sambil duduk santai di pinggir kolam air mancur, sambil memakan roti bakar ku aku menatap luchifer yang sedang mengobrol dengan marina sedangkan sasha sedang mengecek barang-barang yang ia beli tadi.
Setelah menghabiskan roti bakar ku aku duduk di pinggir kolam dan memikirkan apa yang akan ku lakukan, kemudian aku bangkit dari tempat duduk ku dan memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di tempat ini sambil menikmati suasana yang damai ini.
“mau kemana kau yuuta?”tanya luchifer.
“mau jalan-jalan sebentar, hanya di sekitar sini saja”jawab ku.
“baiklah, jangan bikin masalah lho”kata luchifer.
“iya-iya aku tahu”kata ku.
Aku menghela nafas pelan dan berjalan meninggalkan mereka di sana, dengan santai aku berjalan sambil memasukan tangan kanan ku ke dalam saku celana ku dan mengamati sekitar dengan santai.
** di depan air mancur **
~~ sudut pandang luchifer ~~
Aku saat ini duduk di pinggir kolam air mancur bersama sasha dan marina, baru saja yuuta pergi untuk berjalan-jalan sebentar di sekitar sini.
“yuuta itu anak yang penuh kejutan”kata sasha sambil melipat tangan nya di dada.
“ya aku juga berpikir begitu, ia selalu memasang wajah datar nan dingin dengan tatapan yang menyeramkan”kata ku
“walau begitu dia itu anak laki-laki yang baik walau kesan nya dia itu sangat tidak suka berbicara dengan orang lain”kata marina.
Kami bertiga diam dan menghela nafas mengingat apa yang telah di lakukan yuuta untuk kami bertiga, saat tengah diam tiba-tiba seekor kucing duduk di samping ku.
“meow”
Aku menatap kucing itu dan mengelus kepala nya dengan lembut, kucing itu nampak sangat menikmati nya dan saat ini berguling-guling dengan senang.
“imutnya”kata marina sambil mengelus kucing itu.
Sasha diam menatap kami berdua dan kemudian ikut mengelus kucing itu, sasha nampak mengelus kucing itu dengan sedikit kasar.
“sasha pelan-pelan mengelus nya, nanti dia marah”kata ku sambil menatap sasha.
“baiklah-baiklah aku tahu”kata sasha sambil terus mengelus kucing itu.
Sasha terus mengelus kucing itu dengan sedikit kasar, kemudian kucing itu menatap sasha dengan kesal.
“nyanpper cut”
Kucing itu melancarkan sebuah pukulan upper cut ke wajah sasha dan berhasil mengenai hidung sasha hingga mimisan, aku dan marina menatap kucing itu dengan tak percaya karena mampu menghajar sasha hingga mimisan.
“ugh dasar kucing sialan”kata sasha dengan kesal sambil memegangi hidungnya yang mimisan.
Marina menghampiri sasha dan memberikan sapu tangan nya untuk mengelap darah yang keluar dari hidung nya, aku hanya bisa menghela nafas dan menatap sasha yang sedang sibuk mengusap darah di hidung nya.
“kan sudah ku bilang, kau sih tidak mendengarkan”kata ku kepada sasha.
Kemudian aku menoleh dan menatap yuuta yang sedang berjalan mendekati tempat kami bertiga sambil memakan roti bakar, sesampai nya di tempat kami yuuta menatap sasha dengan bingung karena dia nampak kesal.
“luchifer ada apa dengan sasha?”tanya yuuta.
“tadi dia di hajar hingga mimisan oleh seekor kucing”kata ku.
“huh di hajar kucing?”tanya yuuta dengan heran.
“ya, dia mengelus kucing itu dengan kasar jadinya kucing itu kesal dan menghajar sasha”kata ku.
“jadi begitu ceritanya ya, pantas saja sasha terlihat kesal”kata yuuta dengan santai.
Setelah mengatakan itu yuuta menatap kucing yang tadi menghajar sasha, kucing itu nampak duduk dengan santai sambil menjilati tubuh nya, tak berselang lama yuuta meraih kucing itu dan mendekatkan wajah nya ke hadapan kucing itu.
“kouko?”celetuk yuuta.
Setelah mengucapkan nama itu kucing itu menatap yuuta dengan seksama, lalu kucing itu dengan santai mengangkat satu kaki depan nya dan melambaikan nya ke pada yuuta.
“meow meow nyan”
(lama tak ketemu ya anak sialan)
“siapa yang kau panggil anak sialan dasar kucing brengsek?”tanya yuuta dengan kesal.
Aku, sasha, dan marina menatap yuuta dengan terkejut karena dapat mengerti bahasa dari kucing itu.
“yuuta kau kenal dengan kucing itu?”tanya sasha.
“tentu saja, nama nya kouko tingkah nya memang bar-bar tapi dia itu kucing baik kok”kata yuuta.
“baik dari mana nya dia tadi menghajar ku tau”kata sasha dengan kesal.
“itu kan salah mu sendiri sasha, siapa suruh kau mengelus nya dengan kasar, kan kouko?”kata yuuta sambil melirik kucing bernama kouko yang saat ini sedang di gendong oleh nya.
“miaw nyan”
(aku setuju)
Aku menatap yuuta dan kucing itu yang nampak nya sangat akrab sekali, yuuta kemudian meletakan kucing bernama kouko itu di atas kepala nya, Setelah itu yuuta kemudian duduk di pinggir kolam dan memakan roti bakar nya dengan santai.