
\~\~sudut pandang luchifer\~\~
Aku berjalan bersama yang lain nya mengikuti yuuta dan prajurit black knight nya di depan, sepanjang perjalanan yuuta hampir tidak mengatakan apapun yang pasti saat ini ia sedang memikirkan tentang Aoi.
“jadi apa kita akan langsung datang kesana untuk mengambil Aoi kembali?”tanya sasha.
“sudah jelas bukan kita akan langsung kesana dan membawa Aoi pulang”kata yuuta.
“tapi bukan kah itu sama saja seperti kita masuk ke sarang serigala”kata marina.
“bukan kita yang masuk ke dalam sarang serigala tapi mereka yang memancing seekor singa masuk ke sarang mereka sendiri”kata haruka.
“apa harus seperti itu untuk menggambarkan yuuta ya?”tanya maria.
“itu adalah gambaran kasar nya, kalian tenang saja ini bukan pertama kali nya yuuta langsung datang ke sarang musuh”kata haruka.
Aku, sasha, maria, dan marina saling menatap satu sama lain dengan ragu sekaligus sedikit ngeri mendengar itu, setelah berjalan beberapa menit kami semua kemudian tiba di depan sebuah pintu belakang sebuah bangunan tertutup yang nampak tidak terawat.
“apa kau yakin ini tempat nya?”tanya yuuta kepara black knight bawahan nya.
“ya tuan para pedagang budak biasanya menggunakan bangunan kosong yang tertutup sebagai tempat persembunyian dan transaksi jual beli budak, ini karena kerajaan sudah memberlakukan aturan pelarangan perdagangan budak beberapa bulan lalu”jawab black knight itu.
Yuuta mengangguk mendengar penjelasan itu dan menatap satu-satu nya pintu besi yang nampak sudah berkarat, di saat itu juga kakek reiga bersama tuan karls dan ayah baru saja datang bersama beberapa prajurit kerajaan.
“jadi ini tempat nya ya”kata tuan karls.
“ya, itu lah yang di katakan oleh prajurit black knight ku”jawab yuuta.
Yuuta kemudian mendekati pintu besi itu dan dengan santai mengetuk nya, terdengar suara langkah kaki dari dalam dan sebuah celah kecil terbuka memperlihatkan sepasang mata yang melirik yuuta.
“maaf kami tidak menerima pembeli lagi, pergilah”kata orang itu kepada yuuta.
Yuuta memejamkan matanya lalu menghel nafas panjang, setelah itu dia mengetuk pintu itu untuk kedua kali nya dan orang yang sama masih mengatakan hal yang sama kepada nya.
“bila kau tidak membukakan ku pintu, aku tidak akan segan mendobrak pintu ini beserta dinding nya”ancam yuuta.
Orang yang tadi mengurus yuuta melirik yuuta sejenak lalu dari dalam terdengar suara orang tertawa terbahak-bahak, dari kejauhan aku dapat melihat yuuta mengepalkan tangan nya menandakan dia sudah sangat kesal saat ini.
“hahaha mustahil bocah seperti mu bisa mendobrak pintu ini, pintu besi ini sudah di perkuat dengan sihir jadi sangat mustahil kau bisa mendobrak nya”kata laki-laki itu dari celah pintu itu.
Mendengar itu yuuta kemudian meletakan telapak tangan nya di permukaan pintu itu dan menghirup nafas sangat panjang, kami semua awal nya tidak memahami apa yang ingin di lakukan oleh yuuta.
“forgotten ancient martial art : the mighty palm of the god”
Tepat setelah itu tiba-tiba saja pintu dan dinding bangunan itu hancur karena sebuah kekuatan yang sangat besar yang berasal dari telapak tangan yuuta hingga menciptakan sebuah suara yang sangat keras hingga terdengar ke penjuru kota.
Aku dan yang lain nya terdiam melihat bagaimana teknik itu menghancurkan pintu dan dinding bangunan itu hingga menciptakan sebuah lubang berbentuk telapak tangan raksasa, yuuta dengan santai membersihkan debu yang menempel di bahu nya lalu berjalan masuk ke dalam bersama dengan prajurit black knight nya.
“anak ini tidak main-main dengan apa yang dia ucapkan”kata tuan karls dengan sedikit ngeri.
“sejak dahulu dia tidak akan main-main dengan omongan nya, itu lah kenapa tidak ada orang yang ingin membuat masalah dengan yuuta”kata kakek reiga dengan santai.
Belum berjalan terlalu jauh yuuta menghentikan langkah kaki nya lalu membalikan badan nya menatap kami semua yang masih mematung.
“sedang apa kalian berdiam diri di sana, kita tidak punya waktu untuk membawa kembali Aoi”kata yuuta dengan santai.
Aku dan yang lain nya saling pandang satu sama lain sejenak lalu berjalan menyusul yuuta yang sudah jalan duluan.
~sementara itu di tempat Aoi saat ini~
Aoi terbangun dari efek obat tidur di sebuah kamar tidak ia ketahui dalam keadaan kaki terikat rantai, saat ia tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi tiba-tiba pintu kamar tempat nya terbuka dan tiga orang laki-laki masuk ke dalam.
“gadis yang sangat manis, bangsawan yang tidak bisa memiliki anak pasti akan senang bisa membawa nya pulang kerja bagus kalian berdua”kata salah satu laki-laki bersetelan rapi yang keliatannya adalah bos di sini .
Di saat itu Aoi sadar dengan apa yang akan di lakukan oleh orang-orang itu pada nya, seorang laki-laki kemudian masuk ke dalam dan langsung meraih tubuh kecil Aoi dan membawa nya keluar bersama dengan tiga laki-laki tadi dari kamar itu.
Aoi mencoba berusaha untuk tenang ketika mereka semua membawa nya pergi dari kamar itu, setelah berjalan selama beberapa menit Aoi sadar bahwa mereka berempat membawa nya ke atas sebuah panggung.
Di depan panggung itu nampak banyak sekali orang yang hadir di tempat itu, mereka berempat kemudian menyuruh Aoi berdiri di hadapan mereka semua bersama dengan para budak yang juga sama-sama di culik seperti nya.
Ketakutan dan keputusasaan terlihat jelas dari raut wajah mereka semua, dalam hati Aoi berharap ayah nya datang untuk menyelamatkan nya dan membawa nya pulang dari tempat ini.
“aku takut”
Satu-persatu para budak yang ada di atas panggung mulai di tawar oleh para pengunjung tempat ini, namun...
*BOOM....
Tiba-tiba saja terdengar suara yang sangat keras seperti suara sebuah ledakan bom, di saat itu juga seorang laki-laki naik ke atas panggung dan menghampiri laki-laki bersetelan rapi yang tadi sedang menawarkan budak-budak yang ada di sini.
“apa yang terjadi barusan?”tanya laki-laki itu.
“b-barusaja ada seorang anak laki-laki yang mencoba untuk masuk, kami sudah melarang nya namun dia menghancurkan pintu beserta dinding untuk masuk ke sini”kata laki-laki itu.
“dasar bodoh suruh semua nya mencegat anak itu, jangan biarkan dia datang kesini”kata bosnya dengan panik.
Belum sempat menjawab perintah bos nya itu tiba-tiba saja sebuah tembakan mengenai kepala nya dan membuat kepala laki-laki itu meledak menjadi berkeping-keping, setelah itu terdengar suara langkah kaki berat yang sedang berjalan menuju ke atas panggung.
Terlihat tiga orang black knight naik ke atas panggung di ikuti oleh seorang anak laki-laki berjas dengan katana di pinggang nya yang tidak lain adalah yuuta, laki-laki bersetelan rapi itu dan para pengunjung nampak ketakutan dan pucat ketika melihat tiga orang black knight berdiri di samping yuuta.
‘’ayah!”teriak Aoi kepada yuuta.
Yuuta menatap Aoi lalu memerintahkan salah satu black knight nya untuk melepaskan Aoi, setelah terbebas Aoi dengan cepat berlari kearah yuuta dan memeluk nya.
“syukurlah kau baik-baik saja, ayah khawatir sekali dengan mu”kata yuuta sambil mengelus kepala Aoi.
Setelah itu yuuta menatap laki-laki bersetelan rapi dengan tatapan tajam, tak berselang lama kakek reiga serta tuan karls dan yanng lainnya naik ke atas panggung bersama dengan prajurit kerajaan dan beberapa black knight lain.
“prajurit tangkap laki-laki itu”perintah yuuta kepada black knight nya.
Tanpa berlama-lama para black knight kemudian meringkus laki-laki itu beserta sisa-sisa anak buah nya, para pengunjung hanya bisa diam di tempat selagi para black knight mulai mengumpulkan orang-orang yang terlibat masalah ini.
“baiklah kerja bagus”kata yuuta.
Yuuta kemudian berjalan mendekati mereka semua bersama dengan salah seorang black knight, ia mengamati orang-orang itu satu-persatu sambil membawa sebuah pistol di tangan nya.
“baiklah siapa di antara kalian yang tadi menculik putri kecil ku?”tanya yuuta kepada mereka semua.
Tidak ada satu orang pun yang merespon pertanyaan yuuta itu, dengan sedikit kesal yuuta kemudian menembakan pistol nya ke udara sebanyak tiga kali.
“sekali lagi aku tanya siapa yang tadi menculik putri ku”tanya yuuta dengan nada serius.
Kali ini beberapa orang mulai mengangkat tangan mereka dengan gemetar, menghela nafas lalu menyilangkan tangan nya di dada menatap orang-orang itu sejenak lalu menatap tuan karls.
“kurasa soal urusan ini ku serahkan pada anda tuan karls”kata yuuta dengan santai.
Singkat cerita mereka semua kemudian di giring menuju ke penjara karena telah melakukan pelanggaran berat, para pengunjung yang ada di sana juga di bawa untuk memberi keterangan dan kesaksian tentang pelelangan budak yang barusaja terungkap.
Berita tentang terungkap nya perdagangan budak dengan cepat menyebar luas ke penjuru kota dan membuat semua orang terkejut, yuuta berjalan bersama dengan luchifer dan yang lain nya sambil menggandeng tangan Aoi kembali menuju ke penginapan.
“syukurlah tidak terjadi apa-apa kepada Aoi tadi”kata luchifer.
“bila kau tadi tidak memerintahkan black knight mu untuk mengikuti komplotan penculik itu ke sana mungkin Aoi sudah akan di bawa pergi”kata sasha.
Setelah berjalan selama beberapa menit mereka semua kemudian sampai di penginapan, saat ia membuka pintu yuuta di sambut dengan sorakan dari semua orang yang ada di penginapan.
“e-eh ada apa ini?”tanya yuuta dengan kebingungan.
“sepertinya berita tentang dirimu yang mengungkap perdagangan budak di kota sudah menyebar ke penjuru kota”kata haruka.
“ehh, secepat ini??”tanya yuuta dengan tidak percaya.
Di saat yang bersamaan kakek reiga datang dan langsung menepuk pundak yuuta pelan dari belakang nya.
“tenanglah yuuta, kau tidak sendirian di sini”kata kakek reiga.
Tuan karls dan tuan wilhelm langsung tertawa sedangkan yuuta hanya bisa menghela nafas panjang.