
\~\~sudut pandang luchifer\~\~
“setelah perjalanan yang cukup lama akhirnya kita sampai juga di kota moonlight lake ”kata ku sambil merenggangkan badan.
Setelah perjalanan selama beberapa jam akhirnya rombongan murid-murid akademi sihir dan
ksatria tiba di sebuah kota kecil yang ada di moonlight lake valley, walau kota ini kecil tapi tempat ini sangat populer di kalangan pada petualang karena sangat cocok di gunakan untuk berlatih dan bersantai menikmati pemandangan
danau moonlight lake yang indah.
“hoamssh akhirnya sampai juga ya kan, rasanya lega sekali beristirahat di kereta tadi”kata ayah.
“ayah terlalu manja kepada ibu, seharusnya ayah tahu ibu sedang tidak sehat belakangan ini”kata sasha sambil menyilangkan tangannya di dada.
“ah maaf-maaf habisnya lelah sekali tadi”kata ayah sambil menggaruk kepala nya.
Aku menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan ayah, ku lihat seorang pria berjanggut dan beberapa orang berjalan mendekati tuan karls dan kepala sekolah dan sedang mengobrol dengan mereka berdua.
Saat ini kami berada di alun-alun kota moonlight lake, dengan santai aku duduk pada
sebuah bangku panjang dan menghela nafas lega sambil menghirup nafas yang dalam di samping ku terlihat burung hantu peliharaan yuuta yang sedang bertengger pada dudukan lengan bangku itu sambil mengamati semua orang.
“baiklah semua nya ayo berkumpul, ada sesuatu yang ingin kami sampaikan”kata kepala sekolah dan tuan karls kepada murid-murid yang ada di sini.
Dengan santai aku bangkit dari bangku tempat ku duduk dan berkumpul dengan yang lain
nya, sepertinya ada sesuatu yang penting untuk di sampaikan oleh kepala sekolah dan tuan karls.
“baiklah semua nya sudah berkumpul, jadi saat ini kita akan berada di kota ini untuk beberapa hari oleh karena itu sebaiknya kalian menjaga sikap kalian di sini”kata kepala sekolah.
“apa yang di katakan oleh kepala sekolah itu berlaku untuk semua nya, apa kalian mengerti?”tanya tuan karls.
“kami mengerti”jawab kami serempak.
Setelah itu tuan karls dan kepala sekolah memperbolehkan kami untuk berjalan-jalan melihat-lihat isi kota ini, aku duduk di kursi lalu menghela nafas panjang sambil memikirkan tentang bagaimana yuuta berangkat ke sini.
“apa dia sungguhan akan datang kesini ya?”tanya ku sambil menatap burung hantu peliharaan yuuta.
“percayalah dia akan menyusul kesini, toh juga dia meminta peliharaan nya untuk ikut dengan mu”kata kepala sekolah.
Aku menghela nafas lalu menatap burung hantu itu dan mengelus nya, entah apa yang
di lakukan anak itu saat ini tapi sepertinya dia memang berniat untuk menepati
janjinya kepada ku dan yang lain nya.
Kulihat para anak-anak bangsawan itu sedang berkumpul sambil membicarakan sesuatu,
mereka terlihat senang dan puas karena berhasil membuat yuuta tidak bisa ikut
bersama rombongan akademi.
Tiba-tiba saja burung hantu milik yuuta merentangkan sayap nya dan membuat suara
melengking sambil melihat keatas, melihat perilaku burung hantu ini membuat ku
bingung sekaligus heran karena dia tiba-tiba berperilaku aneh.
“luchifer ada apa dengan nya?”tanya sasha.
“aku juga tidak tahu, tiba-tiba saja perilaku nya berubah”kata ku.
Terdengar sebuah suara aneh yang sangat keras sedang mendekat, aku mengangkat kepala ku
dan melihat sebuah benda misterius sedang turun dari atas langit di ikuti
dengan hembusan angin yang sangat kencang menerbangkan semua yang ada di tempat
ini.
Semua murid yang ada di alun-alun segera bersiaga dengan senjata mereka, benda itu
kemudian mendarat dan membuat ku terkejut karena pada benda misterius itu
terdapat simbol yang sama dengan yang ada di sarung pedang yuuta.
“simbol itu jangan-jangan itu yuuta”kata ku dengan tidak yakin.
“t-tunggu itu yuuta?”tanya sasha dengan terkejut.
Sesaat kemudian sebuah pintu terbuka dan terlihat seorang anak laki-laki berkaca mata
hitam dengan seragam akademi sihir melompat turun dari benda misterius itu, ia kemudian melepas kacamata hitam nya dan terlihat lah yuuta yang menatap kami sambil tersenyum.
“guten tag, maaf karena aku terlambat datang kesini”kata yuuta.
Dengan cepat aku bangkit dari tempat duduk ku lalu berlari kearah yuuta dan memeluk
nya dengan senang, seketika rasa cemas ku menghilang setelah melihat dirinya
sungguhan berada di sini.
“kau akhirnya datang juga, kau membuat kami khawatir saja dasar bodoh”kata sasha sambil memalingkan wajah nya.
menatap para anak-anak bangsawan yang saat ini mematung melihat kedatangan dirinya.
“oh ya yuuta benda apa yang kau naiki tadi itu?”tanya marina sambil menatap yuuta.
“ya kami bahkan tidak pernah melihat nya sebelum nya”kata sasha.
“oh itu adalah helikopter, helikopter adalah sebuah kendaraan udara yang bergerak menggunakan baling-baling untuk terbang dan mendarat secara vertikal”kata yuuta.
“jadi benda itu namanya helikopter ya”kata ku dengan kagum.
“ya, oh ya sebaiknya kita menjauh dari sini karena helikopter nya akan terbang pulang ke rumah ku”kata yuuta.
Dengan santai kami yang berada di sekitar kendaraan bernama helikopter itu menjauh
dari sana, tak lama kemudian baling-baling helikopter milik yuuta mulai berputar
dan secara perlahan terbang naik keatas lalu terbang kembali ke rumah yuuta.
\~\~sudut pandang yuuta\~\~
Aku menghela nafas lega karena aku sekarang sudah sampai di tempat luchifer dan yang lain
nya berada, dengan santai aku menatap para anak bangsawan yang terdiam sambil
menatap ku dengan tidak percaya.
“oh ya yuuta apa kau mengirim surat melalui sebuah burung hantu?”tanya luchifer.
“ah ya aku yang mengirim nya, apa owl membuat masalah selama perjalanan tadi?”tanya ku.
“jadi burung hantu itu bernama owl ya, seharusnya kau memberi tahu kami lewat surat yang kau titipkan pada nya”kata luchifer.
“ah maaf-maaf aku lupa untuk menuliskannya karena aku menulis surat itu sebelum berangkat dari rumah tadi”kata ku sambil menggarung belakang kepala ku.
Dengan santai aku mengangkat lengan ku dan secara spontan owl terbang kearah ku dan
bertengger pada lengan ku, luchifer menatap owl dengan terkejut sekaligus kagum karena owl spontan mendatangi ku tanpa harus ku perintah.
“baiklah sekarang apa yang akan kita lakukan?”tanya ku.
“ayo kita jalan-jalan keliling kota”kata marina.
“kurasa itu bukan ide buruk, benarkan luchifer”kata sasha sambil menatap luchifer.
“ya itu benar”balas luchifer.
“kalau begitu ayo kita pergi”kata marina sambil menarik tangan ku.
*sementara itu di kota artesia*
Di kota artesia hanabi, kazuya dan teman-temannya yang lain nya sedang duduk beristirahat
di guild petualang kota artesia, mereka telah menempuh perjalanan jauh dari ibukota kerajaan arsenia untuk mencari petunjuk tentang anak berambut putih yang di duga adalah reinkarnasi dari yuuta.
“tadi itu perjalanan yang panjang ya kan kazuya?”tanya kaori.
“ya, syukurlah kita sampai sesuai perkiraan kita”kata kazuya sambil meminum teh nya.
“apa di kota ini sungguhan tempat anak berambut putih itu berada kazuya?”tanya hanabi.
“ya, dari informasi yang di berikan oleh tomozaki anak berambut putih itu berkeliaran, dan juga dari informasi anak lain mereka bilang anak itu memang mirip dengan yuuta”kata kazuya.
“jadi tujuan kita benar ya, syukurlah”kata hanabi sambil menghela nafas lega.
Tak lama setelah mereka duduk di guild dan beristirahat terlihat seorang anak dengan tudung kepala dan pakaian serba hitam berjalan menghampiri meja kazuya dan duduk sambil menghela nafas panjang, anak itu bernama tomozaki kaito yang memberikan informasi tentang anak berambut putih itu kepada kazuya.
“darimana saja kau, sepertinya kau memiliki informasi lagi hari ini”kata kazuya.
“ya sebuah kabar baik dan kabar buruk untuk kita semua”kata tomozaki.
“apa itu, katakan”kata kazuya dengan serius.
Tomozaki menghela nafas panjang lalu menatap semua anak yang ada di depan nya saat ini.
“kabar baik nya kita datang ke tempat yang tepat untuk mencari tahu anak berambut putih itu karena anak itu sangat terkenal di kota setelah berhasil melawan goblin king sendirian”kata tomozaki.
“lalu kabar buruk nya?”tanya kaori.
“akademi sihir dan ksatria kota astesia mengadakan latihan bersama di sebuah tempat bernama moonlight lake valley”kata tomozaki.
“lalu apa maksud nya dengan kabar buruk?”tanya hanabi.
“hah... anak itu merupakan murid dari kelas paling tinggi di akademi sihir, yaitu kelas S yang berisi para anak-anak dengan bakat sihir paling tinggi, kurasa kalian tahu apa artinya bukan?”kata tomozaki.
“itu berarti dia saat ini tidak berada di kota selama beberapa hari kedepan”kata kazuya.
“yap itu benar”kata tomozaki.
Semua yang ada di sana diam sejenak lalu dengan tak bersemangat menghela nafas panjang setelah mendengar itu.
“ayolah, yang benar saja”keluh mereka semua serempak.