
Keluar dari bandara, Chade mengajak Sheria untuk masuk ke mobil yang menjemputnya. Mau tidak mau, gadis itu mengikuti Chade karena tujuan mereka sama.
"Kita akan menjadikan K umpan dan membuat Ronan serta Aaron mendatangi targetnya," ucap Chade ketika dalam perjalanan.
"Apa kau bisa memastikan jika Ronan tidak akan curiga?" tanya Sheria.
"Ada ayahku yang bersamanya jadi dia pasti mengira jika aku tidak berani macam-macam," jelas Chade.
"Untuk kali ini aku akan mengikuti rencanamu," balas Sheria seraya menghela nafasnya. Sepertinya Chade memang sudah memikirkan semua dengan matang.
Mereka pun pergi ke sebuah gedung tertinggi di negara itu dan naik ke rooftop di sana. Sheria dan Chade mengamati kota dari atas untuk menjebak Ronan.
"Kita akan bermain dangan White Eagle dan mengecoh mereka," ucap Chade.
"J, O dan L juga membantu kita," sambungnya.
Sheria hanya memandang Chade tanpa berkomentar tapi dia jadi menyadari satu hal.
"Apa kau melakukan semua ini demi aku dan menyelamatkan ayahmu?" tanya Sheria.
"Kalau aku bilang iya, apa kau akan percaya?" Chade bertanya balik.
Keduanya saling memandang kemudian Sheria membuang wajahnya, dia tidak mau memaafkan Chade dengan mudah. Pemuda itu sudah menjadi daftar villain nya. Setelah Ronan pasti Sheria akan membalas Chade juga.
Mereka pun tidak mau membuang waktu lagi, hari ini Ronan datang bersama Aaron karena mereka mendaapat laporan Chade untuk menangkap K.
Sementara Sheria memisahkan diri dan bergabung bersama J, O dan L yang ternyata bersembunyi untuk mengecoh musuh.
"Miss..." panggil J seraya memeluk Sheria. Dia tadinya tidak percaya dengan Chade dan berpikir jika Chade akan menyakiti Sheria.
Sheria menghela nafasnya sambil membalas pelukan J. "Setelah ini kita bubarkan The Eye. Kalian jadi ikut-ikutan dengan ambisi balas dendamku. Kalau memang terjadi apa-apa pada kalian, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri!"
"Dan aku tidak mau menanggung beban seperti itu lagi!"
Tentu saja ketiga pria di sana kaget, mereka tidak menyangka Sheria akan membubarkan The Eye.
"Sekarang fokus saja pada misi," ucap O menyela.
Mereka bersiap-siap untuk meretas jaringan White Eagle untuk menggagalkan aksi Ronan di negara ini.
...***...
Chade menyambut kedatangan Ronan dan Aaron, di belakang mereka juga ada Dylan yang sebelumnya memberi instruksi pada J, O, dan L setelah menangkap ketiganya.
"Kau sudah menemukan di mana anggota The Eye itu?" tanya Aaron mulai mencecar Chade.
Aaron sudah tidak sabar menghabisi The Eye karena selama dua tahun, mereka mengganggunya. Kalau bukan karena Ronan yang melarangnya pasti dia sudah bertindak sendirian.
"Hem, dia dalam jangkauan. Sepertinya dia akan melakukan misi untuk menggagalkan rencanamu transaksi di negara ini," jawab Chade memulai permainan.
Ronan memandangi wajah Chade, dia selalu kesulitan membaca ekspresi pemuda itu. Kadang Chade bisa jadi sekutu sekaligus musuh.
"Lebih baik jangan buang waktu lagi!" ucap Ronan kemudian.
Mereka pun bergerak ke arah di mana K saat ini berada. Mereka harus memastikan misi mereka di negara itu tidak gagal.
"Bersiap-siaplah, Sheria," batin Chade.
Semua harus berakhir, dia bisa menguasai The Green Hornet setelah ini. Tidak akan ada lagi musuh.
...***...
Kurang beberapa bab lagi ges...
Othor udah pilih 5 pembaca yang dapat give, tolong follow akun NT othor ya biar bisa chat...