My Hot Villain

My Hot Villain
MHV BAB 37 - Daftar Villain



Sheria terbangun dari pingsan dan merasakan sakit di perutnya. Saat dia akan bergerak, Bryan menahannya.


"Jangan bergerak dulu!" cegah Bryan.


"Bryan?" Sheria mengingat-ngingat kejadian sebelum tak sadarkan diri. Dan benar saja, Sheria sendiri yang memanggil Bryan.


"Aku membawamu ke apartemenku karena aku takut ada yang ingin mencelakaimu lagi," ucap Bryan yang membuyarkan lamunan Sheria.


"Thanks," balas Sheria yang masih merasakan pusing sampai dia sadar jika bajunya sudah berganti dengan sebuah kemeja. "Di mana pakaianku?"


"Pakaianmu banyak darahnya jadi aku menggantinya," jawab Bryan dengan memalingkan wajah supaya Sheria tidak tahu wajahnya yang memerah.


Untuk mengurangi kecanggungan, Bryan ke dapur dan memanaskan lasagna di microwave. Setelah selesai, dia meminta Sheria memakannya.


"Biar aku yang menyuapimu, setelah ini kau harus minum obat, baru kita bicara," ucap Bryan.


Beruntung Sheria menurut karena dia juga tenggelam dengan pikirannya sendiri.


"Aku harus menghubungi papaku," balas Sheria sebelum menerima suapan Bryan.


Bryan mengambil ponsel Sheria yang dia temukan di pakaian Sheria sebelumnya. Lelaki itu yang justru menghubungi Trevor dan memberitahu jika Sheria bersamanya.


"Kau tidak memberitahu papa mengenai keadaanku, 'kan?" tanya Sheria.


"Tidak jadi tidak usah cemas," jawab Bryan.


Bryan kemudian menyuapi Sheria dan memberi obat pereda nyeri yang harus dikonsumsi gadis itu.


Setelah tenang, barulah Bryan bertanya, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Sheria bisa terluka seperti itu.


"Aku juga mendengar cerita dari ayahku bahkan sudah menjadi berita kalau peternakan sapimu terkena wabah penyakit," ucap Bryan.


Ternyata Ronan benar-benar mematikan bisnis susu Trevor dan Gwen dengan cara menyebarkan rumor itu. Sekarang peredaran susu ditarik dan tentu saja pabrik susu mengalami kebangkrutan yang berimbas pada perusahaan Keiner.


Keluarga Brown benar-benar mengalami krisis ekonomi sekarang. Ditambah Keiner yang harus membayar ratusan karyawan yang terkena PHK.


"Aku percaya padamu Sheria," ucap Bryan seraya memegang tangan gadis itu.


Mengenai identitas aslinya, tentu saja Sheria tidak mengakuinya. Dia berbohong pada Bryan jika telah ditipu oleh seseorang sampai dia ditusuk di gedung tua.


"Sepertinya ada orang jahat yang mengincar keluargamu, tenang saja, aku akan melindungimu," tambah Bryan.


"Lebih baik kau jangan berada di dekatku atau akan terkena imbasnya, Bryan," balas Sheria yang tidak mau Bryan ikut terlibat.


Bryan semakin mengeratkan genggamannya, dia sepertinya harus jujur pada gadis itu. "Aku sudah lama menyukaimu Sheria!"


Mendengarnya, Sheria tentu saja kaget, dia jadi teringat perasaan Chade padanya. Mungkin jika Sheria sedikit peka, pengkhianatan Chade tidak akan terjadi.


Mulai hari itu, Sheria menerima perasaan Bryan walaupun dia belum bisa membalasnya. Dia tidak mau kehilangan orang-orang disekitarnya dan akan belajar mencintai laki-laki.


Tentang balas dendamnya pada Ronan, jangan ditanya, justru semakin terpupuk. Dia akan membahas masalah itu dengan anggota The Eye. Sekarang justru musuh akan bertambah White Eagle dan Chade.


"Tunggu pembalasanku Chade!" geram Sheria.


Keesokan harinya, saat Bryan pergi ke rumah sakit, Sheria menyelinap pergi ke markas The Eye.


Di sana K, J, O dan L merasa marah dan bersalah karena tidak membantu Sheria.


"Aku baik-baik saja, sekarang kita harus menambahkan Chade dalam daftar villain kita," ucap Sheria.