
Bagaimana JB tidak tercengang mendengar jawaban Rai yang terdengar serius, padahal JB hanya berusaha untuk menggodanya seperti biasanya. JB benar - benar tidak menyangka bahwa Rai akan serius menanggapinya.
"Rai, semuanya sudah siap!" Ujar Kim Bum memberitahu Rai bahwa tugasnya sudah selesai dilaksanakan.
"Kalau begitu ayo kita pergi sekarang!" Ujar Rai yang berjalan terlebih dahulu dengan santainya meninggalkan JB dan Kim Bum yang masih merasa kebingungan sendiri.
"Apa kau tidak menyusun rencana dulu sebelum kita pergi Rai?" Tanya JB yang akhirnya bertanya kepada Rai karena merasa sangat penasaran dengan sikap Rai.
Biasanya Rai akan menyusun dulu rencananya dengan sangat matang sebelum memasuki wilayah area musuh - musuhnya tapi entah kenapa kali ini Rai tidak sedikitpun tentang rencana penyerangan mereka.
"Untuk apa menyusun rencana lagi, kita langsung saja hancurkan mereka tanpa sisa!" Perkataan Rai yang begitu penuh arti.
"Sudahlah, kita ikuti saja rencana papa muda itu! Kalau disuruh hancurkan yah hancurkan saja!" Saran Kim Bum yang mengajak JB untuk mengikuti Rai.
"Kau duluan saja, aku harus menerima telepon ini dulu!" Perintah JB sambil menunjukkan ponselnya pada Kim Bum yang memang ada panggilan masuk dari nomor asing yang tidak mereka kenali. Tanpa pikir panjang Kim Bum pun berjalan mengikuti Rai meninggalkan JB sendirian yang tengah menerima panggilan itu.
"Dimana JB?" Tanya Rai ketika melihat Kim Bum menaiki mobil sendirian.
"Dia sedang menerima panggilan telepon penting, katanya!" Sahut Kim Bum dengan ekspresi masa bodoh yang terlihat menggemaskan.
Disisi lain, Alex sudah mulai merasa tidak sabar karena sudah 3 hari lamanya Chriss menjadi tawanannya. Namun Rai belum ada pergerakan juga.
Alex pun semakin merasa curiga kalau Chriss hanya dijadikan umpan saja oleh Rai. Didalam otaknya mana ada seorang suami yang membiarkan istrinya diculik dan disiksa seperti Chriss tapi masih bisa bersantai seperti Rai kecuali mereka hanya diatas kertas saja.
"Tuan, apakah anda tidak merasa aneh dengan hubungan antara gadis itu dengan Rai?" Ujar Alex yang mencoba meminta pendapat dari Lee John.
"Kau benar! Sepertinya kita sedang dipermainkan saat ini!" Jelas Lee John yang memang sudah menaruh curiga sejak awal pada hubungan Rai dan Chriss.
"Lalu apa rencana tuan selanjutnya?" Tanya Alex pada Lee John dengan sangat sopan karena dia pun sedang merasa bingung rencananya menculik Chriss ternyata tidak bisa dia manfaatkan.
"Tapi tuan, bukankah J-Hope menginginkan gadia itu!" Ujar Alex dengan ragu - ragu. Pasalnya J-Hope selama ini berusaha melindungi gadis itu saat dia sedang menyiksanya dengan berat, terlebih lagi terhadap istri Rai yaitu Chriss.
"Tidak masalah. Bunuh saja gadis - gadis itu! Biar J-Hope berurusan langsung denganku!" Perintah Lee John lagi dengan santainya sambil menegguk segelas anggur yang berada ditangannya.
"Baik tuan, segera saya laksanakan!" Jawab Alex yang nampak tersenyum senang mendapat perintah untuk membunuh gadis - gadis itu karena sudah lama dia berniat ingin membunuhnya dengan kedua tangannya sendiri.
Apalagi saat mengingat betapa gigihnya J-Hope melindungi para gadis itu dengan menggunakan nama Lee John untuk terus mengancamnya.
Cukup lama Rai dan Kim Bum menunggu kedatangan JB didalam mobil. Karena sudah tidak sabar untuk menunggu lebih lama lagi, Rai akhirnya menyuruh Kim Bum untuk memanggilnya. Namun, sebelum Kim Bum turun dari mobil JB sudah terlihat tengah berlari menghampiri mereka.
Sehingga Kim Bum mengurungkan niatnya dan kembali duduk dikursinya. Dengan nafas yang masih tersengal - sengal JB masuk kedalam mobil dan duduk dikursi yang kosong sebelah Kim Bum.
"Kenapa kau lama sekali didalam?" Tanya Rai yang menatap JB penuh tanya, karena tidak biasanya JB sangat lambat melakukan tugas yang dia berikan.
"Rai ada kabar baik!" Sahut JB dengan nafasnya yang masih belum teratur kembali.
"Kabar baik apa?" Tanya Kim Bum yang sangat penasaran tentang kabar baik itu.
"FBI sudah menerima laporan kita dan mereka akan secepatnya datang kesini!" Ujar JB dengan raut wajah yang terlihat sangat bahagia.
"Woah...daebak! Ini benar - benar kabar yang sangat baik Rai!" Seru Kim Bum yang tidak kalah bahagianya dengan JB, sebab kerja keras mereka selama ini akhirnya membuahkan hasil.
"Baguslah! Tapi kita tetap akan menghancurkan mereka sekarang juga, tidak ada waktu untuk menunggu sampai FBI datang dan turun tangan!" Ujar Rai yang terlihat tidak peduli lagi tentang FBI.
Bagi Rai, semua itu sekarang tidak penting. Mau Lee John ditangkap hidup - hidup maupun mati semua itu sudah tidak jadi masalah untuk Rai yang terpenting saat ini untuk Rai adalah keselamatan Chriss dan bayi mereka.