
Rai kini sedang berjalan sambil melihat beberapa gaun pengantin dengan model yang lebih tertutup. Rai mengambil sebuah gaun pengantin dengan lengan panjang dan juga bagian dada yang tertutup sampai leher.
Rai pun berjalan menghampiri Chriss lagi yang masih tertunduk sedih lalu menyerahkan gaun pengantin itu kepada Chriss untuk dicoba oleh Chriss.
"Ganti dan coba lah kenakan gaun yang ini!" Perintah Rai memberikan gaun pengantin yang ada ditangan nya kepada Chriss.
Chriss sangat terkejut dan sontak langsung menatap wajah Rai yang berada sangat dekat dengan nya. Saking terkejut nya Chriss hanya bisa diam mematung yang mata nya masih menatap wajah tampan milik Rai.
"Tunggu apalagi, cepat lah aku masih banyak urusan!" Ujar Rai yang mengulangi perintah nya.
"Maafkan aku! Sudah merusak gaun pengantin yang sangat mahal ini!" Ucap Chriss yang tersadar dari lamunan nya.
"Tidak masalah! Aku juga tidak menyukai gaun pengantin yang kau gunakan saat ini!" Ujar Rai dalam hati nya sangat bersyukur gaun pengantin nya itu sudah tidak bisa digunakan oleh Chriss lagi.
"Kenapa kau tidak menyukai nya? Bukankah gaun pengantin ini sangat indah dan juga mahal!" Tanya Chriss dengan polos nya.
"Sudah jangan terlalu banyak tanya! Cepat ganti dengan yang ini! Aku akan menunggu disofa itu!" Ujar Rai yang tidak ingin mengatakan alasan nya.
Lalu menyerahkan gaun pengantin itu ketangan Chriss dan berjalan menuju sofa untuk duduk menunggu Chriss keluar dari ruang ganti.
Chriss pun menuju keruang ganti dan mencoba gaun yang dipilihkan oleh Rai sendiri dibantu oleh beberapa pegawai yang bekerja disana.
Tapi kali ini Chriss bukan hanya sekedar ganti baju saja, karena para pegawai itu juga merias wajah dan juga rambut nya sehingga membuat nya menjadi sangat lama.
"Dia sedang apa sih lama sekali ganti gaun nya!" Gerutu Rai yang sudah menunggu hampir 20 menit.
"Maaf tuan Rai! Sebaik nya anda juga mencoba setelan jas anda untuk memastikan ukuran nya sudah pas untuk anda !" Ujar pemilik tempat itu langsung yang melayani Rai dan Chriss.
"Baik lah, aku juga bosan menunggu nya!" Ujar Rai yang langsung berdiri mengambil setelan jas nya dan berjalan menuju ruang ganti.
Kini Rai pun sedang mencoba pakaian pengantin nya yang senada dengan gaun pengantin milik Chriss. Rai terlebih dahulu keluar dari ruang ganti dan tak lama kemudian tirai ganti Chriss terbuka memperlihatkan Chriss yang terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin yang dipilih oleh Rai.
Saat tirai terbuka Rai terlihat terkejut sekaligus kagum dengan penampilan Chriss yang sangat cantik sampai mata Rai tidak berkedip sedikitpun.
Melihat Rai yang sedang menatap nya tanpa mengatakan sepatah katapun membuat Chriss menjadi tidak percaya diri dengan penampilan nya.
"Apakah aku terlihat sangat buruk mengenakan gaun ini!" Tanya Chriss tidak percaya diri didepan Rai yang terlihat sangat tampan dengan setelan jas nya.
"Tidak, kau terlihat sangat cantik dengan gaun itu!" Ujar Rai yang tak menyadari dengan perkataan nya yang sangat jujur.
"Apa!" Seru Chriss yang tidak percaya dengan apa yang barusan didengar nya bahwa Rai mengatakan diri nya sangat cantik.
Bagaimana bisa seorang Rai kehilangan kendali dan juga kesadaran berfikir nya. Hanya karena melihat Chriss yang tampak sangat berbeda dari biasa nya.
Chriss terlihat sedikit kecewa mendengar penjelasan dari Rai, padahal awal nya Chriss merasa sangat senang mendengar Rai yang mengatakan diri nya sangat cantik.
Disaat Rai dan Chriss merasa canggung satu sama lain, pemilik tempat WO itu memaksa Rai dan Chriss untuk mengambil beberapa gambar mereka yang sedang mengenakan gaun pengantin.
Karena terus dipaksa, Rai dan Chriss pun melakukan nya dengan beberapa pose yang terlihat sangat mesra.
Setelah mendapat beberapa foto, mereka pun berganti pakaian lagi dari fitting baju pengantin pun selesai. Sebenar nya Rai harus pergi kekantor karena banyak pekerjaan yang harus diurus oleh nya, namun J-hope mengirimi nya sebuah pesan kalau ada pertemuan mendadak yang sangat penting satu jam lagi.
Karena sudah seperti ini, Rai akhir nya membatalkan semua jadwal nya hari ini dan sambil menunggu waktu pertemuan itu dimulai. Rai akhir nya mengajak Chriss untuk makan siang bersama.
"Terima kasih sudah mau datang dan menemaniku fitting baju pengantin nya!" Ucap Chriss dengan senyum diwajah nya.
"Tidak masalah, kau mau kemana sekarang!" Tanya Rai untuk memastikan apakah Chriss punya rencana bersama orang lain.
"Seperti nya aku akan kembali saja untuk istirahat,ada apa?" Tanya Chriss balik yang penasaran tidak seperti biasa nya Rai akan menanyakan pertanyaan seperti itu kepada nya.
"Bagaimana kalau kita makan siang dulu,kau belum makan bukan?" Ajak Rai yang terlihat sedikit ragu-ragu takut ditolak mentah-mentah oleh Chriss.
"Baik lah! Tapi apakah tidak masalah untukmu? Bukankah kau tadi bilang sedang sangat sibuk hari ini?" Tanya Chriss yang tidak ingin merepotkan Rai kalau sedang sibuk dengan kerjaan nya.
"Aku sudah membatalkan semua jadwalku hari ini!" Ujar Rai dengan nada santai nya.
"Benarkah! Tapi bukan karena aku kan?" Tanya Chriss lagi yang tidak ingin membuat Rai terganggu karena diri nya.
"Ini tidak ada hubungan nya denganmu! Ayo cepat masuk mobil!" Perintah Rai yang berjalan masuk kemobil duluan diikuti Chriss yang masih bingung dengan sikap Rai hari ini.
Rai pun menyuruh sopir nya untuk pergi kerestoran biasa nya yang merupakan restoran favorit nya. Saat memasuki restoran Rai terus memegang tangan Chriss agar terus berada didekat nya.
Chriss hanya bisa menuruti apapun yang Rai lakukan pada nya. Bagi Chriss setidak nya ini menjadi kencan pertama mereka,walaupun hanya sekedar makan siang bersama saja. Selama direstoran, Chriss terus mengajak Rai berbicara walaupun hanya ditanggapi dengan dingin oleh Rai.