MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
74 Chapter 74 : Malam Pertama



Rai menghela nafas panjang, lalu berjalan kearah ranjang mendekati tubuh Chriss yang sudah terlelap didalam tidurnya. Rai mengambil selimut untuk menutupi tubuh Chriss yang hampir telanjang karena dipakaikan lingerie seksi itu.


Setelah menyelimuti tubuh Chriss,Rai pun membaringkan tubuhnya sendiri disamping tubuh Chriss. Tak lama kemudian, Rai kembali memperhatikan wajah cantik Chriss. Lalu mencium sekilas bibir mungil milik Chriss, setelah itu Rai baru bisa memejamkan matanya.


Disisi lain, Hanni masih menunggu kedatangan Hyun Joong sambil menjaga Shin yang sudah mabuk berat dan terus saja berbicara ngawur. Namun tidak lama kemudian, Hyun Joong datang dengan membawa mobilnya dan langsung berlari menghampiri Hanni dan Shin yang terlihat sedang mengoceh tidak jelas.


“Maafkan aku sudah merepotkanmu dan menjaga Shin sampai aku datang!” ujar Hyun Joong dengan nafas terengah-engah karena berlari saat menghampiri Hanni dan Shin.


“Tidak masalah, aku malah senang sudah membantumu!” Hanni yang menjadi tersipu malu saat Hyun Joong datang.


“Terima kasih banyak dan sekali lagi maaf yah!” ujar Hyun Joong lagi karena sudah merepotkan Hanni. Apalagi melihat Shin yang sudah mabuk berat pasti dia sudah berbuat yang aneh-aneh.


“Tidak apa Hyun! Aku tidak masalah kok!” ucap Hanni menunjukkan senyum termanisnya.


"Ini sudah larut malam, ayo aku antar sekalian!" Ujar Hyun Joong menawarkan tumpangan kepada Hanni karena sudah cukup malam dan takut terjadi apa-apa kalau membiarkan nya berjalan sendirian melewati gang.


"Tidak usah Hyun, aku harus membeli beberapa barang dulu didepan sana!" Tolak Hanni sambil tersenyum ramah pada Hyun Joong.


"Baik lah, kalau begitu aku pamit dulu dan kau hati-hati lah saat kembali kerumah!" Ujar Hyun Joong membalas senyuman Hanni.


"Hemm pergi lah!" Ucap Hanni yang pipi nya menjadi sangat merah karena Hyun Joong tersenyum pada nya.


Setelah itu Hyun Joong pun langsung masuk kedalam mobil nya. Lalu melajukan mobil nya kembali kerumah nya sebab tidak mungkin Hyun Joong akan mengantar Shin kerumah orang tua nya dengan keadaan nya yang mabuk berat seperti ini.


Sedangkan Hanni masih menatap kepergian mobil Hyun Joong yang semakin menjauh dari pandangan mata nya dengan senyuman yang masih terukir dibibir mungil nya.


Keesokan pagi nya, Chriss mencoba membuka mata nya yang terkena cahaya matahari yang muncul dari celah jendela yang berada dikamar tidur nya.


Saat Chriss mulai membuka mata nya, dia melihat wajah tampan Rai yang masih tertidur disamping nya. Chriss memperhatikan Rai cukup lama karena dia menganggap semua ini hanya lah mimpi yang selalu dia bayangkan setiap pagi nya.


Dan ketika Chriss sadar bahwa semua ini adalah kenyataan, bukan lah mimpi mengingat kemarin dia sudah melangsung kan pernikahan nya dengan Rai. Chriss langsung memastikan pakaian nya, apakah masih sama dengan semalam yang dia kenakan.


"Akhh . . . " teriak Chriss yang menyadari bahwa kini dia sudah memakai lingerie yang begitu seksi dan sangat menggoda. Padahal seingat nya semalam dia masih menggenakan gaun pengantin nya.


"Yakh . . . Bisa diam tidak! Pagi-pagi sudah teriak tidak jelas begitu!" Seru Rai yang akhir nya terbangun karena mendengar teriakan Chriss yang menganggu waktu tidur nya yang sangat berharga.


"Yakh . . . Apa yang kau lakukan padaku semalam?" Tanya Chriss dengan nada tinggi nya sambil menutupi tubuh nya dengan selimut.


"Memang apa yang ingin aku lakukan padamu!" Ujar Rai dengan santai nya berusaha untuk melanjutkan tidur nya lagi tanpa memperdulikan reaksi Chriss yang menurut nya sangat berlebihan.


"Lalu kenapa aku memakai pakaian seperti ini?" Tanya Chriss yang kini hampir mulai menangis.


"Tenang lah aku tidak melakukan apapun kepadamu semalam dan soal pakaian pelayan yang mengganti nya!" Jelas Rai yang melihat Chriss mulai menangis karena salah paham dengan ucapan nya.


"Kau tidak berbohong kepadaku kan?" Tanya Chriss lagi memastikan bahwa Rai tidak berbohong pada nya.


"Astaga! Untuk apa aku berbohong soal itu!" Seru Rai yang merasa frustasi dengan kepolosan Chriss. Padahal kalau benar Rai menyentuh Chriss semalam, pagi ini mungkin Chriss tidak bisa bergerak dari atas kasur.