MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
65 Chapter 65 : Perhatian dari Rai



Setelah menenangkan perasaan nya,Chriss pun membuka pintu kamar nya. Chriss melihat raut wajah Rai yang seperti serba salah saat melihat wajah Chriss yang mulai memerah lagi. Sesaat Rai dan Chriss merasa canggung satu sama lain.


“Apa aku sudah boleh masuk sekarang?” tanya Rai memecah suasana canggung yang terjadi diantara mereka setelah kejadian tidak terduga itu.


“Silahkan!” Chriss yang hanya menanggapi Rai dengan singkat, lalu dia masuk kekamar lebih dulu sebelum Rai.


“Maaf soal tadi ! aku bebar-benar tidak sengaja !” Rai meminta maaf karena merasa tidak enak sudah masuk kekamar seorang gadis tanpa permisi seperti tadi.


“Ada apa kemari malam-malam begini? Bukankah selama kita belum resmi menikah kau akan tinggal dihotel ?” Chriss yang mengalihkan pembicaraan tidak menanggapi ucapan Rai yang membuat diri nya semakin malu jika mengingat nya.


“Aku hanya mau mengambil beberapa pakaian dan berkas kerja saja!” Rai yang sedang mengemas beberapa pakaian dan dokumen yang ada dikamar nya.


“Benarkah! Rai besok kita harus fitting baju pengantin, apakah kau ada waktu besok siang?” tanya Chriss ragu-ragu sambil memperhatikan Rai yang sedang serius memilih dokumen.


“Entahlah! Besok aku tanyakan dulu pada sekertarisku, besok aku aka menghubungimu lagi!” ujar Rai yang yang lagsung bergegas untuk kembali kehotel karena Kim Bum, JB, dan J-Hope sudah menunggu nya disana.


Chriss hanya memperhatikan saja,saat Rai keluar dari kamar nya dengan terburu\-buru. Melihat Rai yang tidak memperdulikan keadaan nya sama sekali membuat Chriss merasa sangat kecewa dan sedih. Kini Chriss sudah duduk ditepi ranjang dengan air mata nya yang sudah berjatuhan.



Saat Rai sudah hampir sampai dimobil nya,dia tiba\-tiba teringat dengan keadaan Chriss yang baru keluar dari rumah sakit. Rai pun kembali kekamar nya hanya untuk memeriksa keadaan Chriss saat ini. Rai masuk begitu saja,dia melupakan kejadian yang membuat nya sangat terkejut.



Chriss tidak menyadari kedatangan Rai karena saat ini dia sedang menangis tanpa suara didalam kamar mewah milik Rai. Rai sejenak memperhatikan Chriss yang sedang menangis ini, didalam hati nya dia merasa sangat bersalah dengan gadis itu.



Tentu saja disaat Chriss memberikan begitu banyak cinta yang tulus untuk Rai, tapi Rai malah memberikan sebalik nya yaitu luka dan penderitaan untuk Chriss. Rai hanya berharap, kalau dia tidak akan mendapat karma dari tuhan dengan perbuatan burukh nya pada Chriss.




Saat Chriss melihat sepasang sepatu tepat didepan nya, Chriss perlahan menengok keatas memperhatikan sosok laki\-laki yang berdiri tepat didepannya yang sedang memperhatikan dirinya sedari tadi.


Menyadari bahwa Rai yang sedah melihat betapa menyedihkan dirinya, dengan kasar Chriss langsung menghapus air mata yang ada dpipinya.


Sedangkan Rai masih diam memperhatikan Chriss dengan seksama, lalu memposisikan duduk ditepi ranjang disamping Chriss yang berusaha menyembunyikan.


“Jangan pernah menangis karena diriku Chriss! Aku tidak pantas untuk kau tangisi seperti ini!” Rai dengan lembut menjelaskan bahwa dirinya tidak pantas cintai gadis yang sangat baik seperti Chriss.


“Ada apa kau kembali lagi kesini?’ tanya Chriss yang tak ingin mendengar perkataan Rai yag sia-sia untuknya, karena Chriss sudah benar benar jatuh cinta dengan Rai.


“Memeriksa keadaanmu!” Rai yang langsung meraih tangan Chriss untuk memeriksa denyut nadinya, lalu mengecek suhu tubuh Chriss dengan menempelkan tangannya didahi Chriss.


Chriss hanya diam saja memperhatikan Rai yang sedang serius memeriksa kondisi tubuhnya. Dan tanpa ijin dari Rai, Chriss langsung memeluk tubuhnya membuat Rai sangat terkejut dengan sikap Chriss. Rai berusaha melepas pelukan Chriss tapi Chriss malah memeluknya semakin erat.


"Apakah jika aku menjadi umpanmu suatu hari nanti aku bisa saja terbunuh?" Tanya Chriss yang masih memeluk Rai dengan erat.


"Iya! Apa kau menyesal sekarang?" Ujar Rai membenarkan perkataan Chriss dan membiarkan Chriss tetap memeluk nya.


Sementara itu mendengar perkataan dari Rai, Chriss hanya menggelengkan kepala nya sebagai jawaban bahwa diri nya tidak pernah menyesali keputusan nya.


Cukup lama Chriss memeluk Rai sampai Chriss tertidur pulas didalam pelukan Rai. Mendengar dengkuran halus dari Chriss, Rai perlahan membaringkan tubuh Chriss ditempat tidur.