
Namun saat Rai ingin mengatakan sesuatu kepada ayahnya Chriss handphonenya tiba-tiba berdering karena ada panggilan masuk dari Kim Bum. Seketika Rai teringat tentang pertemuan rahasia mereka.
“Maaf aku harus pergi sekarang,ada urusan yang sangat penting dan mendesak!” pamit Rai yang membiarkan handphonenya terus berbunyi.
“Tentu, silahkan pergi Rai!” ujar ayahnya Chriss memberi izin.
“Aku pergi dulu Chriss! Sampai bertemu di altar pernikahan kita!” pamit Rai mencium kening Chriss sekaligus memberitahunya bahwa dia tidak akan menemuinya lagi sampai hari pernikaha mereka.
Lalu pergi meninggalkan Chriss yang masih terlihat sangat Syok mendapat perlakuan hangat dari Rai.
“Ya ampun! Jantungku hampir meledak saat Rai dengan mesra mencium keningku di depan ayah dan juga hyung. Bagaimana ini, aku tidak bisa mengendalikan perasaanku pada Rai!” batin Chriss masih tercengang memikirkan Rai.
“Hai adik bodoh! Sadarlah Rai sudah pergi jauh dari sini sekarang!” ujar Hyun Joong yang membuat Chriss langsung tersadar saat mendengarnya.
Mendengar Hyun Joong yang mengatainya adik bodoh, Chriss pun berlari mengejar Hyun Joong berniat memukulnya karena tidak terima terus dikatai seperti itu. Namun Hyun Joong dengan gesitnya selalu menghindari pukulan dari Chriss.
Ayah mereka yang melihat putra dan putrinya kembali akrab merasa sangat bahagia,apalagi putrinya sebentar lagi akan menjadi istri seseorang yang sangat hebat seperti Rai.
Sementara Rai kini sedang berada dijalan menuju tempat rahasianya. Setiap kali Rai datang ketempat rahasianya, dia selalu pergi sendiri yang berarti dia menyetir mobilnya seorang diri. Dengan begitu tidak ada yang bisa melacak tempat rahasia meskipun itu adalah anak buah Lee John.
Sesampainya ditempat rahasianya,Rai langsung berjalan ditempat pertemuan seperti biasanya. Disana sudah ada J\-Hope,Kim Bum,dan JB yang sudah sangat lama menunggu kadatangan Rai.
“Yahh! Darimana saja kau? Kami sudah menunggu disini selama 2 jam tau!” tanya JB dengan nada kesal ketika Rai mulai menampakkan dirinya.
“Bukankah sudah kukatakan tadi, Rai sedang menemui ayah mertuanya!” ujar J-Hope yang hanya mengarang disertai tawanya yang khas mencaikan suasana yang sedari tadi sangat sepi.
“Bagaimana kau bisa mengetahui?” tanya Rai yang merasa heran. Membenarkan perkataan J-Hope.
“Wow daebakk!” seru Kim Bum bertepuk tangan untuk J-Hope yang kini terlihat sangat terkejut sekaligus tidak percaya bahwa hasil tebakkannya sangat tepat dan akurat. Begitu juga dengan JB, namun dia tidak terlalu memikirkannya.
“Sudahlah jangan bahas itu dulu! Lihatlah berkas didepanmu itu!” ujar JB yang mengalihakan Rai ketopik utama mereka dan menatap kearah tumpukan berkas yang berada tepat didepan Rai.
“Bagaimana menurutmu Rai?” tanya JB dengan pendapat Rai.
“Maksudmu, kita akan mengirim J-Hope kemarkas Lee John untuk memperoleh informasi yang lebih banyak dan akurat begitu?” tanya Rai memastikan apakah itu yang dimaksud dengan isi berkas dihadapannya.
“Tepat sekali!” seru Kim Bum membenarkan.
“Apa kau menyetujui rencana ini!” tanya JB lagi mendapatkan izin dari Rai atau tidak.
“Tidak, ini terlalu berbahaya bagi keselamatan J-Hope. Bukankah aku sudah bilang,aku tidak ingin mengorbankan nyawa siapapun juga!” tegas Rai.
“Rai percayalah kepadaku,bahwa aku bisa melakukan ini. Ingatlah bahwa selama ini Lee John tidak pernah mengetahui keberadaanku disampingmu!” jelas J-Hope berusaha meyakinkan Rai.
“Dan perlu kau ketahui Rai, jika J-Hope berhasil menyusup kesana itu akan sangat berguna untuk kita kedepannya!” ujar Kim Bum yang juga yakin dengan misi kali ini.
“Kemungkinan keberhasilan misi berang-berang 80% dari 100%!” jelas JB yang sudah memperhitungkan hasilnya.
“Misi berang-berang?” ujar Rai yang malah memikirkan arti dari nama misi mereka itu.
“Hmm, tentu saja karena jika ingin memasuki rumah berang-berang aku juga harus menjadi bagian dari keluarga berang-berang juga bukan!” jelas J-Hope yang membuat Rai sedikit kebingungan,namun inti yang J-Hope maksud Rai bisa mengerti dengan jelas.
“Ouh...baiklah aku serahkan pada kalian rencana ini, tapi ingat jangan sampai kalian terluka terutama kau J-Hope!” jelas Rai yang masih mengkhawatirkan keselamatan J-Hope dalam misi kali ini.
“Kau tenang saja kawan,akan kulakukan dengan hasil yang sempurna!” ujar J-Hope menepuk pundak Rai yang terlihat jelas diwajahnya ada rasa khawatir untuk dirinya.
“Aku percayakan pada kalian!” ujar Rai yang mulai merasa lebih tenang daaripada sebelumnya.
Mereka pun langsung menyiapkan rencana denga sangat matang. Bagaimana J\-Hope akan masuk dengan mudah di group john tanpa ada yang mencurigainya.
Sebelum hari pernikaha tiba, Rai selalu sibuk mengurus bisnisnya dan juga rencananya pada John. Selama itu juga, Rai tidak pernah menemui Chriss yang selalu menunggu kedatanga Rai setial harinya.
Meskipun Chriss tahu bahwa semua ini akan terjadi, namun dia tetap berharap bahwa suatu hari nanti Rai akan membuka hatinya untuk Chriss. Walaupun Chriss harus menunggunya entah sampi kapan untuk itu.