
“Sudah ku katakan bukan? Bahwa aku akan kembali untuk menemani nya, aku juga tidak ingin kakak ipar ku marah!” jelas Rai yang malh membuat hyun joong menjadi marah mendengar Rai memanggilnya kakak ipar.
“Aku sungguh tidak percaya padamu Rai, kau tidak mungkin mau melakukan semua ini demi chriss!” ujar hyun joong yang mulai merasa kesal dengan sikap Rai.
“Hyun aku merasa sedih kau bisa berfikir seperti itu terhadapku?” ujar Rai yang Merasa sangat kecewa pada hyun joong.
“Karena kau sendiri yang mengatakan nya Rai?” ujar hyun joong mengingatkan ucapan Rai dulu.
“Itu dulu hyung semua orang bisa berubah pikiran bukan?” ujar Rai berusaha menyangkal perkataan hun joong.
“Itu mungkin saja bagi orang lain, tapi untuk mu rai itu hal yang mustahil!” Tegas hyun joong yang masih tidak percaya dengan Rai.
“Hyun kau...!” ujar Rai yang terpotong karena ada panggilan telepon dari JB yang sudah mengetahui kalau Rai sekarang sudah berada dikorea kembali.
Rai pun menjauh dari hyun untuk menerima panggilan telepon dari JB yang sepertinya akan memberitahukan hal yang sangat penting. Tapi JB malah betemu dengan Rai secara langsung.
Saat JB mengatakan akan menyusul Rai, Rai tidak mengijinkanya karena dia sendiri yang akan pergi kerumah JB sekalian untuk beristirahat karena dia benar-benar lelah setelah perjalanan jauh.
“Hyun aku harus pergi sekarang, ada sesuatu yang harus kulakukan!” pamit Rai pada hyun joong setelah mengakhiri panggilan telepon dari JB.
“Pergilah Rai!” ucap hyun joong yang seperti sedang mengusir Rai.
“Jika sesuatu terjadi pada chriss segara kabari aku, aku juga sudah mengatur keamanan chriss dengan ketat disini, dia akan dalam bahaya, jadi dia akan selalu kupantau!” Rai menjelaskan situasinya saat ini agar hyun joong semakin waspada untuk melindungi adiknya itu.
“Karena dia terlibat denganmu itu alasannya, seharusnya dia menyukai shin supaya dia bisa hidup bahagia. Bagaimana dia bisa menyukaimu orang yang dingin dan tidak memiliki hati seperti dirimu, kau bahkan tidak pernah merasakan apa yang namanya kasih sayang apalagi menerimanya!” hyun joong mengutarakan apa yang dia rasa dan pendam selama bersama Rai, dia bahkan tidak memikirkan bahwa Rai adalah sahabatnya sejak kecil.
“Hyun hentikan sampai disini!” ujar Rai yang sudah tidak dapat menahan emosinya lagi menghadapi sifat calon kakak iparnya itu.
“Aku tidak pernah menyangka kau sebenci ini padaku hyun!” Rai mengatakannya dengan penuh rasa kecewa dihatinya mengetahui selama ini hyun joong sangat membenci dirinya dan tak pernah menganggapnya sebagai seorang sahabat ataupun teman melainkan hanya untuk balas budi.
“Bangunkan chriss baru aku memaaafkanmu Rai!” hanya satu hal yang bisa membuat hyun joong merasa lebih baik yaitu kesembuhan adiknya Chriss.
“Maafkan aku hyun, aku bukanlah tuhan yang bisa mengatur hidup dan mati seseorang. Aku akan pergi, mungkin besok malam aku akan disini hyun!” meskipun Rai bisa kapan saja membuat chriss sadar dari koma nya, namun untuk saat ini menurutnya lebih baik seperti ini agar keselamatan chriss lebih terjamin.
Walaupun chriss sudah melakukan perjanjian dengannya untuk dijadikan umpan Rai dan menerima semua konsekuensinya. Tapi Rai tidah serendah itu hingga sampai menghilangkan nyawa seseorang.
“Tidak perlu, sekarang pergilah!” ucapan hyun joong yang terdengar sangat putus asa, lalu dengan dinginnya mengusir Rai dari hadapannya.
“Selamat malam hyun!” Pamit Rai meskipun tidak mendapat tanggapan dari hyun joong. Lalu pergi dari ruangan chriss menuju kerumah JB.
Begitu sampai dirumah JB, Rai langsung begitu saja karena dia mengetahui semua kode sandi yang dipakai oleh JB yaitu tanggal pertemuan pertama mereka.
Tanpa basa basi Rai langsung duduk dan menanyakan hal penting apa yang ingi JB sampaikan sampai harus bertemu secara langsung seperti ini.
“Ada apa kau ingin menemuiku!” Rai yang langsung saja ke point utama maksud kedatangannya menemui JB sambil merebahkan tubuhnya yang terasa sangat lelah karena melakukan perjalanan jauh dan belum bisa beristirahat sampai sekarang.
“Hayyy Rai kau sepertinya kesal sekali. Apa yang membuatmu sampai sekesal ini, apakah Lee John pelakunya?” melihat wajah kesal Rai saat memasuki rumahnya , JB berusaha menebak apa yang terjadi dengan Rai dan sambil membuatkan segelas kopi untuk Rai dan dirinya sendiri.
“Mana berani dia membuatku sampai marah padanya sampai seperti ini!” Rai menjawab masih dengan nada kesal.
“Lalu siapa?” JB yang sudah tidak bisa menebak lagi siapa orang yang berani membuat Rai kesal selain Lee John dan Chriss yang sedang koma tidak ada lagi yang akan berani melakukannya.
“Hyun!” Rai dengan kesal memberitahu JB siapa orangnya.