MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
42 Chapter 42 : Hati yang bimbang part 4



Rai langsung mengajak hyun joong dan shin berjalan menuju kekantin yang berada di lantai bawah rumah sakit setelah mendengar jawaban dari Dr Park.


Melihat shin dan hyun joong, Rai jadi kepikiran kembali tentang kejadian shin yang memegang tangan chriss. Entah kenapa bayangan tentang hal itu terus saja muncul dikepalanya disertai dengan perkataan JB semalam membuat Rai semakin merasa serba salah saja.


Sesampai dikantin, Rai langsung memesan 3 porsi makanan dengan menu yang sama. Saat melihat wajah shin, Rai menjadi sangat penasaran dan akhirnya dia memutuskan untuk langsung menanyakannya pada shin secara langsung.


Setidaknya, jika shin mengatakannya dengan jujur pada Rai. Mungkin Rai akan mencari cara lain untuk rencana besarnya dan melepaskan chriss untuk shin sahabatnya. Rai tidak ingin persahabatan mereka hancur hanya karena rencana pembalasan dendamnya saja.


“Aku pesankan makanan yang sama. Apa kalian tidak masalah?” tanya Rai yang sudah terlanjur memesan dengan menu yang sama.


“Tidak apa-apa Rai, lagian aku juga tidak nafsu makan!” sahut hyun joong yang memang nafsu makannya turun akhir-akhir ini karena terlalu memikirkan kondisi chriss.


Shin langsung menatap hyun joong saat mendengar perkataannya, sedangkan Rai hanya memperhatikan shin.


“Sebenarnya ada apa dengan kalian berdua?” tanya Rai yang sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya lagi dan langsung menanyakan pada point utamanya.


“Memang kenapa Rai?” tanya shin bingung dengan pertanyaan Rai yang sangat tiba-tiba itu.


“Apa yang salah dengan kami?” ujar hyun joong yang merasaknan hal yang sama dengan shin.


“JB mengatakan padaku kalau kau sangat menyukai chriss! Dan juga apa benar kau menyimpan surat cinta dari chriss yang ditujukan untukku?” tanya Rai memperjelas pertanyaanya tanpa basa basi lagi.


“Ooh surat itu, maaf Rai aku lupa menyimpannya dimana?” shin yang langsung merasa sangat gugup mendapat pertanyaan yang tidak terduga dari Rai.


Sedangkan hyun joong yang mendengarnya juga merasa sangat tekejut tapi dia hanya diam saja karena menurutnya itu masalah antara shin dan Rai, sehingga dia tidak boleh ikut campur dengan masalah itu setidaknya untuk saat ini.


“Ya sudah kalau begitu! Lalu bagaimana dengan kau menyukai chriss apakah itu benar!” tanya Rai lagi yang belum mendapat jawaban tentang pertanyaan itu.


“Maaf sekali Rai, tapi itu adalah perasaanku yang dulu! Sekarang sudah tidak ada lagi! Dan tentang surat itu, aku akan berusaha mencarinya lagi untukmu!” shin yang mengatakan dua kebohongan dalam satu kalimatnya.


Hyun joong yang mendengarnya benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh shin. Karena menurut hyun joong, Rai sedang memberikan kesempatan pada shin untuk mendapatkan chriss.


“Apa kau yakin dengan perasaanmu itu sekarang shin?” dengan melihat raut wajah shin, Rai tau bahwa sahabatnya itu sedang mengatakan sebuah kebohongan kepadanya. Karena itu lah Rai memastikan kembali apakah shin mau jujur padanya.


“Apa maksudmu ucapanmu Rai, itu hanya perasaan yang sudah sangat lama aku lupakan!” ujar shin yang akhirnya berbohong sampai akhir.


Saat Rai akan memastikan kembali pada shin, hanphone nya berbunyi karena ada panggilan telepon dari presdir Choi yang menyuruh Rai untuk melihat jadwalnya hari ini dengan baik.


Setelah selesai berbicara melalui telepon dengan presdir Choi, Rai berniat untuk


melanjutkan memastikan tentang perasaan shin.


Namun sekarang ada gangguan lagi dari pelayan yang mengantarkan pesanannya. Dengan hyun joong dan shin yang mengambil kesempatan mengalihkan topiknya kemakanan mereka.


“ Permisi tuan! Silahkan menikmati ini pesanan anda!” ujar pelayan itu dengan senyum ramahnya sambil memindahkan piring yang berisi makanan kemeja mereka.


“Terima kasih!” balas shin dengan ramah juga.


“Ada apalagi Rai! Ayo kita makan dan cepat habiskan makananmu itu, aku harus segera kembali untuk menjaga chriss!” hyun joong yang mengalihkan topic dengan sempurna. Sehingga Rai tidak bisa membantahnya lagi dan lebih memilih menyantap makanannya saja.


Dalam hati Rai, setidaknya dia sudah memberi shin kesempatan tapi shin tidak mengambilnya. Jadi suatu hari nanti, Rai harap tidak ada yang akan menyalahkan keputusannya lagi.


Sedangkan didalam hati shin, dia berfikir bahwa inilah yang terbaik baginya dan Rai. Yahhh setidaknya untuk sekarang.


Setelah selesai makan mereka langsung kembali keruangan chriss dirawat. Rai bersikap seolah seperti tidak mengetahui apapun tentang perasaan shin, karena shin sendiri yang tidak ingin mengambil kesempatan yang diberikan oleh Rai.


“Bagaimana sarapan anda tuan Rai?” ujar Dr Park saat melihat kedatangan Rai bersama dengan hyun joong dan shin yang berada dibelakangnya.


“Berkat anda kami sangat menikmati sarapannya Dr Park!” sahut Rai dengan santainya.


Sejak pembicaraanya dengan Rai saat dikantin tadi, perasaan shin sangat sakit dan sesak. Apalagi banyak orang yag sangat menyukai Rai seperti chriss contohnya. Karena merasa sudah tidak bisa menahannnya lagi, shin pun berpamitan kepada hyun joong dan Rai untuk kembali ke rumahnya.


“Hyun seperti nya aku harus kembali kerumah sekarang, ayah menyuruhku pulang secepatnya!” pamit shin berbohong pada hyun joong dan Rai tapi dapat dengan mudah terbaca oleh Rai hanya dengan melihat wajah shin saja.


“ Ouhh baiklah shin! Terima kasih sudah menemani ku menjaga chriss semalam!” ujar hyun joong yang tidak ingin menahan shin terlalu lama. Sedangkan Rai dan Dr Park hanya memperhatikannya saja.


“Rai aku duluan yah!” ujar shin yang beralih menatap Rai dan Dr Park yang berdiri tepat disamping Rai.


“Hati-hati dijalan!” Ucap Rai seperti biasanya. Lalu shin pun berjalan meninggalkan ruangan chriss dan keluar dari rumah sakit menuju ke rumah pribadinya bukan rumah orang tuanya.