
Disisi lain, Rai perlahan menurunkan Chriss dari gendongannya. Rai sekuat tenaga menahan sakit akibat kedua peluru yang menembuh tubuhnya demi melindungi istri dan anaknya agar tidak terkena peluru itu.
“Rai! Kau kenapa Rai!” tanya Chriss yang kini mulai menangis lagi ketika melihat Rai yang menjatuhkan tubuhnya diatas lantai dengan wajah pucat pasi.
“Rai bertahanlah, aku akan memanggil Dr.Park kesini!” pinta Hyun Joong yang langsung berlari untuk meminta bantuan Dr.Park yang tadi mengikuti JB dan Kim Bum kembali ke ambulance.
“Hiks…hiks…hiks…!” tangisan Chriss yang semakin pecah ketika melihat tangannya penuh dengan darah saat memeluk Rai.
“Jangan menangis…uhukkk…uhukkk…aku tidak apa – apa, yang terpenting kamu dan anak kita ini baik – baik saja!” ucapa Rai lirih sambil mengelur perut Chriss yang masih rata dengan lembut.
Dan tentu saja kata – kata Rai langsung membuat Chriss sangat terkejut, sejak kapan Rai mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung anak mereka.
Namun rasa terkejutnya seketika menghilang saat melihat Rai mulai batuk darah. Beruntung Hyun Joong disaat yang tepat dengan membawa Dr.Park dan beberapa staff medis beserta peralatannya.
Dengan cepat Dr.Park melakukan pertolongan pertama untuk Rai dan kemudian membawa Rai kerumah sakit dengan segera.
“Hyung…hiks…hiks…Rai akan baik – baik saja kan!” tanya Chriss yang terus menangis sambil terus mengikuti Rai yang tengah dibawa oleh petugas medis.
“Kau tenang saja Chriss, Rai adalah pria yang kuat! Hyung yakin dia akan baik – baik saja!” sahut Hyun Joong yang kini terus memeluk adiknya untuk memberi semangat dan menenangkannya.
Hyun Joong dan Chriss ikut menemani Rai didalam mobil ambulance, sementara JB dan kim Bum harus mengurus sisanya di TKP bersama dengan FBI sehingga mereka tidak bisa ikut menemani Rai pergi kerumah sakit.
Sesampainya Rai dirumah sakit Rai langsung dilarikan keruang operasi untuk mengeluarkan peluru dari tubuhnya. Chriss yang sedang hamil muda tiba – tiba saja pingsan karena tubuhnya yang sangat lemah dan juga akibat luka siksaan dari Alex ketika diculik, sehingga dia juga harus dirawat dirumah sakit.
Kini Hyun Joong harus mengurus kedua adiknya dirumah sakit. Beruntung ada Joo Won yang datang membantunya menjaga Rai dan Chriss secara bergantian.
Sedangkan Chriss dan bayi didalam kandungannya baik – baik saja, dia hanya mengalami luka luar yang ringan sehingga dalam beberapa hari saja sudah sembuh.
7 bulan sudah berlalu, namun Rai masih belum membuka matanya tapi Chriss dengan setia selalu berada disamping Rai berharap suaminya itu melihat dirinya ketika pertama kali membuka matanya.
Melihat dia dan anak mereka yang mulai tumbuh besar didalam perutnya. Tinggal menunghu 1 bulan lagi anaknya akan lahir melihat dunia ini.
Sedangkan teman – teman Chriss, Hanni, Min Young,dan Ga Eun sudah mulai melupakan traumanya akibat dari penculikan yang dilakukan Lee John dan Alex yang melibatkan banyak pihak.
Dan semua itu berkat Shin, JB, dan Kim Bum yang terus bertanggung jawab sampai akhir. Mengingat tentang Lee John dan Alex, mereka akhirnya menjadi penjahat internasional dengan hukuman penjara seumur hidup di amerika.
“Rai, syukurlah akhirnya kau membuka matamu juga!” seru Chriss dengan air mata yang mulai mengalir melalui pipinya karena merasa sangat bahagia melihat Rai sudah sadar dari komanya.
Dengan cepat Chriss menekan tombol darurat disamping ranjang Rai untuk memanggil dokter, karena tidak mungkin dirinya berlarian mencari dokter dalam.keadaannya yang tengah hamil besar.
Dalam waktu 5 menit Dr.Park sudah datang keruangan Rai, disusul Kim Bum,JB,dan Hyun Joong yang kebetulan datang untuk melihat perkembangan dari kondisi Rai.
“Syukurlah kau sudah sadar dan keadaanmu sekarang sudah baik – baik saja, hanya saja otot – ototmu akan terasa kaku untuk bergerak karena sudah 7 bulan tidak digunakan. Jadi, kau perlu untuk berlatih agar otot – ototmu lentur kembali seperti semula!” jelas Dr.Park yang sepertinya berubah lebih profesional dari sebelumnya.
“Kau sungguh membuat kami semua takut Rai!” ujar Kim Bum yang tersenyum bahagia ketika melihat Rai.
“Terima kasih sudah mengkhawatirkan diriku, lalu siapa wanita hamil ini? Kenapa bisa dia berada diruang rawatku?” ujar Rai yang tiba – tiba beralih menanyakan Chriss