
Sesampainya dikamar Rai, hyun joong melihat chriss sedang menangis sampai terisak. Hyun joong langsung menghampiri dan memeluk tubuh chriss untuk menenangkanya.
Dan berusaha membujuk chriss untuk menolak lamaran Rai yang dirasanya ada sesuatu yang sedang direncanakan oleh Rai.
“Chriss, apa kau baik-baik saja sayang?” tanya hyun joong menghampiri chriss yang sedang menangis.
“Pergilah hyun! Aku sedang ingin sendiri sekarang!” ucap chriss yang mengusir kehadiran hyun joong.
“( hyun joong langsung memeluk chriss dengan sangat erat ) Kumohon chriss berhentilah bertindak bodoh dan mengambil keputusan yang salah, apapun yang rai katakan padamu semua itu belum tentu benar jangan sampai kau masuk dalam perangkapnya chriss?” ujar hyun joong berusaha memberi tahu chriss agar tetap menjauh dari Rai seperti sebelumnya.
“Dia benar hyung, semua yang dikatakan dia benar! Selama ini aku membela orang yang salah dan menyakitimu dan ayah. Bukan hanya kalian yang tersakiti akupun juga menyakiti diriku sendiri dengan menaruh benci pada kalian!” ucap chriss yang menambah isak tangisnya dalam pelukan kakaknya itu.
“Chriss dengarkan hyun baik-baik! Rai bukanlah orang yang sempurna seperti apa yang kau lihat selama ini? Rai adalah orang yang tidak pernah mengerti apa itu cinta maupun kasih sayang yang Rai ketahui dari kecil sampai sekarang adalah kesepakatan dan rasa kesepian! Aku tidak mau kau menjadi mainan barunya, chriss!” jelas hyun joong pada adik semata wayangnya agar bisa terhindar dari rencana Rai.
“Hyung boleh ku tanya sesuatu padamu?” ucap chriss meminta ijin pada hyun joong saat mendengar kakaknya menjelek-jelekan tentang Rai.
“Tentu chriss?” ujar hyun joong yang kini sedang mengelus lembut rambut panjang milik Chriss.
“Apa kau mempercayai apapun keputusanku nanti?” tanya chriss yang kini sudah mulai berhenti menangis.
“Tentu aku akan menjadi orang pertama yang percaya padamu!” ucap hyun joong dengan penuh kenyakinan.
“Kalau begitu aku akan menerima pernikahan ini!” ucap chriss walau pun masih ada keraguan didalam hatinya.
“Chriss kenapa kau mengambil keputusan itu?” seru hyun joong saat mendengar adiknya mengambil keputusan yang sangat nekat ini.
“Iya, tapi aku tidak mengerti dengan semua ini?” ujar hyun joong yang tidak tahu harus berkata apa lagi agar chriss tidak melakukan pernikahan ini.
“Hyung kau tau dengan persis bagaimana sifat Rai bukan! Sekarang aku sudah benar-benar terjebak dengan permainan nya jika aku melawan nya sekarang aku akan langsung kalah, dia akan langsung menghancurkan kita semua nya, karena itu hyung aku harus mengikuti permainannya dan mengalahkan semua sifat dan sikap yang melekat padanya.” Jelas chriss yang hanya bisa berharap Rai bisa jatuh cinta padanya suatu hari nanti.
“Lebih baik kau berhenti sekarang chriss, sampai kapan pun rai tidak akan pernah berubah.” Ujar hyun joong tetap berusaha menghentikan pernikahan yang tidak masuk akal ini.
“Aku sudah yakin dengan keputusanku sekarang dan kau tahukan hyung kalau aku masih mencintainya!” ucap chriss lagi-lagi mengakui perasaannya terhadap Rai.
Merasa tidak nyaman berada dimanshion milik Rai, chriss pun meminta hyun joong untuk mengantarna kerumah sakit agar bisa melakukan perawatan lebih lanjut.
Melihat wajah chriss yang terlihat sangat pucat tanpa basa basi hyun joong langsung membantu chriss berjalan menuju mobil untuk mengantarnya kerumah sakit.
Melihat kepergian hyun joong dan chriss seorang pelayan datang melaporkan kejadiannya pada Rai yang sedang berada diruang kerjanya bersama dengan kim bum dan joo won.
Mendengar kepergian chriss yang tanpa ijin darinya, Rai seketika menjadi sangat marah dan langsung pergi untuk menhentikan hun joong dan chriss diikuti oleh kim bum dan joo won dibelakangnya.
Hyun joong dan chriss yang sudah berada didepan manshion milik Rai. Seketika terkejut saat mendengar suara Rai yang terlihat sangat sedang menuju kearah mereka.
“Chriss, kau mau kemana?” tanya Rai dingin menatap tajam kearah chriss hyun joong saat sudah berada didepan mereka.
“Aku akan membawa chriss ke rumah sakit sekarang. Apa ada masalah?” Ujar hyun joong balik menatap tajam kepada Rai.