
"Maafkan aku Chriss karena sudah memaksamu semalam!" Ucap Rai penuh penyesalan dan rasa bersalah yang sangat besar ketika melihat isakan yang keluar dari bibir Chriss.
Kini Rai memeluk tubuh polos Chriss dengan erat agar Chriss menjadi lebih tenang dan menghentikan tangisan nya. Sedangkan Chriss hanya diam saja mendapat pelukan lembut dari Rai dengan keadaan tubuh nya yang masih polos tanpa sehelai benang pun.
Hanya selimut itu yang menutupi tubuh nya saat ini. Dalam pikiran Chriss untuk apa menutupi nya lagi, Rai pun sudah melihat semua nya dan bahkan sudah menikmati nya dengan puas semalam.
"Aku akan menyuruh pelayan untuk mengantarkan makanan untukmu!" Ucap Rai lembut saat merasa Chriss sekarang sudah mulai tenang yang kini masih berada didalam pelukan nya.
"Aku ingin mandi dulu!" Ujar Chriss dengan suara serak karena seharian terus menangis.
"Baik lah,kau tunggu sebentar disini! Aku akan menyiapkan air hangat dibath up untukmu berendam!" Ujar Rai melepas pelukan nya,lalu berjalan masuk kekamar mandi untuk menyiapkan air hangat nya.
Chriss hanya menatap Rai, setelah itu dia menunggu Rai sampai selesai menyiapkan air hangat untuk nya. Ketika melihat Rai sudah keluar dari dalam kamar mandi. Chriss berusaha untuk berjalan tapi bagian bawah tubuh nya masih terasa sangat sakit.
Sehingga membuat nya hampir jatuh, beruntung Rai dengan cepat menangkap tubuh Chriss didalam pelukan nya.
Rai pun sadar bahwa mungkin **** ********** Chriss masih terasa sangat sakit karena ulah junior nya yang memaksa masuk dengan kasar.
"Rai, bantu aku masuk kebath up!" Ujar chriss meminta Rai menggendong nya masuk masuk kedalam bath up yang memang letak nya cukup jauh dari closet tempat nya duduk saat ini.
"Baik lah!" Jawab Rai yang langsung menggendong tubuh Chriss kembali dan menurunkan tubuh nya kedalam bath up yang sudah berisi air hangat itu dengan selimut yang menutupi tubuh Chriss sekalian.
Ketika Rai sedang meletakkan tubuh Chriss kedalam bath up tanpa sengaja tatapan mata mereka saling bertemu satu sama lain,namun kali ini Rai entah kenapa tergoda dengan tubuh Chriss sehingga adik kecil nya tiba-tiba menegang dibawah sana.
Karena tidak mau diri nya hilang kendali lagi, Rai langsung bergegas meninggalkan Chriss sendirian. Kalau dia tetap bersama Chriss akibat nya bisa fatal nanti nya.
Rai pun keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kesofa tapi mata nya tertuju pada bercak darah yang berada diatas ranjang nya ketika dia melewati nya. Dengan kasar Rai menarik sepray itu dan memanggil beberapa pelayan untuk membereskan kamar nya dan menyuruh sebagian pelayan lagi untuk membuatkan makanan untuk Chriss.
Sementara itu, Rai hanya duduk disofa sambil memainkan ponsel nya dengan serius karena mendapat laporan tentang perusahaan nya dan informasi dari J-hope yang sangat rahasia. Sebenar nya Rai ingin sekali kembali kemarkas rahasia tapi dia tidak tega meninggalkan Chriss sendirian untuk saat ini.
Dan benar saja, baru beberapa detik Rai kepikiran untuk meninggalkan Chriss sendirian sudah terdengar benda jatuh dari dalam kamar mandi. Rai pun langsung berlari kedalam kamar mandi, betapa terkejut nya Rai saat melihat Chriss yang tanpa sehelai benang ditubuh nya sedang terduduk dilantai dengan darah yang mengalir dari dahi nya.
Rai pun dengan cepat mengambil jubah mandi yang berada dilemari untuk dikenakan oleh Chriss, lalu Rai menggendong dan membaringkan nya diatas kasur.