MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
29 Chapter 29 : Rencana balas dendam Rai dimulai part 2



Mendengar perkataan JB, Rai menjadi teringat dengan kondisi chriss saat ini. Rai menelpon shin untuk menyampaikan bahwa mulai saat ini chriss akan ditangani oleh Dr Park karena dirinya harus pergi ke Amerika untuk menemui sang pelaku utamanya, otak dibalik semua yang dialaminya.


Mungkin Rai akan pergi selama 1 minggu karena dia juga harus mengurus bisnisnya yang berada disana. Dan juga Rai berniat untuk menaruh umpan agar ikan besarnya lebih tertarik untuk menyusulnya kekorea dengan begitu dia akan dengan mudah menjalankan rencananya.


“Hallo shin, bagaimana dengan keadaannya sekarang?” tanya Rai saat shin sudah menerima panggilan telepon darinya.


“Keadaannya semakin membaik, para pengawal yang kau kirim kan juga sudah bertugas dari semalam lalu bagaimana dengan keadaanmu!” jelas shin mengatakan situasi yang ada dirumah sakit saat ini.


“Aku baik-baik saja, untuk sementara waktu aku akan pergi ke luar negeri untuk mengurus sesuatu yang sangat penting jadi tolong jaga dia, dokter yang biasa memeriksanya hanya kau dan dokter park hoon saja. Dan biarkan perawat bisa mendekatinya!” perintah Rai dengan tegas agar chriss dengan mudah dipantau dan dilindungi olehnya.


“Ada apa Rai? Kenapa kau mendadak pergi?” tanya shin yang terkejut dengan kepergian Rai sangat mendadak itu.


“Ada masalah yang cukup serius dan penting shin, tolong sampaikan permintaan maafku pada hyun?” pinta Rai yang merasa tidak enak hati dengan sahabat sekaligus calon kakak iparnya itu karena sudah pergi tanpa pamit dulu padanya.


“Baiklah Rai, mungkin akan lebih baik bila kau menyampaikan secara langsung padanya!” ujar shin menyarankan yang terbaik pada Rai.


“Aku mengerti!!!!” seru Rai yang mengerti arti dari ucapan shin padanya lalu Menutup teleponnya lebih dulu.


Setelah menutup telepon dari Rai, Shin pun pergi keruang rawat chriss untuk memeriksa kondisinya sesuai dengan perintah Rai.


Saat shin mulai memasuki ruangan chriss, shin terkejut melihat joo won yang sedang tertidur disofa yang berada disamping ranjang pasien. Apalagi joo won tertidur dengan mengeluarkan suara dengkuran yang cukup keras.


“Astaga, kau mengagetkanku saja!” seru shin memegangi dadanya terkejut dengan keberadaan joo won yang sedang tidur disofa.


“Oooh shin kau rupanya, aku diminta menjaganya sebentar sebelum hyun dan kim bum selesai makan!” ujar joo won yang terbangun karena mendengar suara terkejut shin.


“Hemm baguslah hyun joong masih memikirkan dirinya juga, aku hanya akan memeriksanya saja!” ujar shin sambil memeriksa kondisi chriss dengan teliti.


“Iya baiklah!” seru shin menyetujui permintaan joo won dan duduk disampingnya.


“Bagaimana kondisinya, kapan dia akan bangun?” tanya joo won hanya untuk bahan pembicaraan nya saja.


“Entahlah, aku juga sangat bingung!” ujar shin yang memang merasa bingung dengan kondisi chriss. Padahal semuanya baik-baik saja dan harusnya dia sudah sadar tapi ini malah chriss masih koma.


“Ada apa?” tanya joo won yang menjadi penasaran mendengar ucapan chriss.


“Dia pasien pertamaku yang mengalami koma!” ujar shin yang tidak ingin menjelaskan apa yang dia pikirkan saat ini.


“Benarkah, bagaimana dengan Rai apa dia menghubungimu!” tanya joo won mengalihkan topic pembicaraan saat melihat shin yang sepertinya tidak mengatakan apapun soal kondsi chriss.


“Hmmm iya, dia akan pergi keluar negeri katanya ada urusan yang sangat serius harus cepat diselesaikan!” ujar shin memberitahu tentang Rai.


“Masalah kerja atau bukan?” tanya joo won lagi karena penasaran.


“Aku tidak tahu, sepertinya ada yang rai sembunyikan dari kita semua terutama hyun tapi entah apa itu aku pun tidak tahu apapun. Rai hanya menyuruhku untuk mengawasi keadaan chriss saja!” jelas shin mengutarakan pendapatnya.


“Bagaimana menurutmu shin, apakah rai benar-benar jatuh cinta pada chriss arau tidak?” tanya joo won penasaran bagaimana reaksi shin karena joo won bisa melihat bahwa shin juga telah menaruh hati pada chriss.


“Aku tidak yakin untuk itu!” jawab shin seakan tidak ingin tahu kebenarannya.


“Kau benar, aku pun begitu!” ujar joo won yang sudah mendapat jawabannya hanya dengan melihat reaksi shin