MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
86 Chapter 86 : Kebahagiaan yang tak bertahan Lama



Setelah keluar dari kamar Chriss,Yoon Hee langsung dihentikan oleh kepala pelayan yang masih khawatir dengan keadaan tuan nya itu. Namun sesuai janji nya pada Chriss, Yoon Hee mengatakan bahwa Chriss hanya mengalami kelelahan biasa.


Dia menyuruh kepala pelayan untuk memberikan makanan sehat dan bergizi tapi dengan bau yang tidak menyengat serta segelas susu setiap hari nya.


Setelah mengatakan semua itu,Yoon Hee pun kembali pulang kerumah nya. Disisi lain para pelayan langsung memperhatikan makanan untuk Chriss dengan hati-hati sesuai dengan yang dikatakan dokter Yoon Hee.


Berbeda dengan ayah sang bayi yang masih sibuk dengan rencana balas dendam nya itu kepada Lee John. JB yang menyadari bahwa Rai tidak pernah memperhatikan Chriss lagi selama beberapa minggu ini pun terus mengingatkan pada Rai.


"Rai, dokumen ini hanya tinggal sedikit saja! Kau pulang lah dulu untuk melihat keadaan Chriss!" Ujar JB menyuruh Rai untuk kembali kemanshion nya.


"Tidak usah, kita selesaikan ini saja dulu!" Sahut Rai yang masih fokus dengan semua dokumen didepan nya.


"Serahkan sisa nya pada kita,kau pulang lah sekarang!" Perintah JB yang menarik kasar dokumen yang ada ditangan Rai lalu melempar nya pada Kim Bum sehingga Kim Bum melihat kearah JB dan Rai secara bergantian.


"Benar Rai, pulang lah dulu! Lihat keadaan istrimu dirumah karena sekarang kau mempunyai seorang istri tidak seperti aku dan JB yang masih sendiri!" Ujar Kim Bum yang mengerti situasi nya.


"Baikmlah, aku akan pulang sekarang tapi kalian harus pastikan besok pagi semua nya sudah siap!" Ancam Rai sebelum pergi dari markas.


"Sudah pergi sana, nanti malam juga selesai!" Seru JB dengan keyakinan penuh.


Rai pun melajukan mobil nya menuju kemanshion,selama perjalanan Rai terus berfikir tentang perkataan JB dan Kim Bum barusan. Rai pun sadar setelah kejadian malam itu, dia disibukkan dengan urusan kantor dan rencana balas dendam nya. Sehingga mengharuskan nya tidur dimarkas bersama JB dan Kim Bum yang membuat nya tidak pernah pulang kemanshion nya lagi.


Sesampai nya dimanshion, Rai mendengar suara tawa seseorang yang berasal dari ruang makan. Karena penasaran Rai akhir nya berjalan menuju asal suara itu dan ternyata itu suara tawa Chriss yang sedang bersenda gurau dengan para pelayan nya.


Saat Rai berjalan menghampiri Chriss,semua pelayan langsung berhenti tertawa dan kembali keposisi nya masing-masing. Chriss hanya menatap kedatangan Rai dengan tatapan mata terkejut, sekilas Rai melirik tangan Chriss yang langsung memegangi perut nya.


Namun Rai tidak terlalu memperdulikan nya,dia duduk dikursi nya dan memerintahkan pelayan untuk menyiapkan makan malam favorit nya yaitu soup ikan.


Mendengar Rai menyuruh pelayan membuat sup ikan,Chriss pun langsung beranjak ingin kembali kekamar nya sebab dia akan merasa mual saat mencium bau ikan. Tapi sayang nya, Rai malah meminta nya untuk tetap tinggal dan makan bersama.


"Kau mau kemana?" Tanya Rai yang melihat Chriss beranjak dari kursi nya.


"Aku ingin istirahat dikamar!" Jawab Chriss yang terlihat sedikit terkejut dengan pertanyaan Rai.


"Duduk lah kembali, bukankah kau juga belum makan malam?" Ujar Rai yang meminta Chriss untuk duduk kembali sekaligus meminta Chriss untuk menemani nya makan malam.


Melihat Chriss yang terus mengigit bibir bawah nya membuat perasaan Rai semakin tidak karuan saja. Rai pun langsung menarik tubuh Chriss untuk duduk dipangkuan nya.


Chriss yang kini sudah duduk dipangkuan Rai pun merasa sangat terkejut sekaligus menjadi sangat gugup karena selama pernikahan mereka, Rai tidak pernah sekalipun melakukan hal romantis seperti sekarang ini.


"Jangan digigit lagi, nanti bisa terluka!" Ucap Rai sambil mengelus bibir Chriss lembut membuat jantung Chriss seakan sedang melakukan lomba lari saking gugup nya saat mendapatkan perlakuan romantis dari Rai.


Namun adegan romantis itu tidak bertahan lama karena beberapa pelayan sudah datang dengan membawa menu makanan yang tadi diminta oleh Rai.


Ketika pelayan mulai membuka tudung saji nya, aroma yang sangat sedap mulai tercium dari masakan itu tapi tidak dengan Chriss yang langsung merasa mual saat mencium bau nya.


Chriss pun berlari kekamar mandi yang berada didekat dapur sambil terus menutup mulut nya, Rai yang melihat Chriss berlari masuk kedalam kamar mandi pun langsung mengikuti nya dan menghampiri Chriss yang saat ini sedang memuntahkan cairan bening.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Rai sambil memijat leher Chriss agar merasa lebih baikan.


"Ouh . . . Aku baik-baik saja kok!" Ujar Chriss setelah membersihkan mulut nya, lalu menatap kearah Rai yang saat ini melihat diri nya dengan tatapan cemas dan khawatir.


"Ayo kembali kekamar, aku akan memeriksa keadaanmu!" Ujar Rai yang langsung saja mengendong tubuh Chriss kembali kekamar mereka.


"A-aku sungguh baik-baik saja Rai, dokter Yoon Hee sudah memeriksaku kemarin!" Seru Chriss yang langsung panik saat Rai menggendong diri nya dan sekarang ingin memeriksa kondisi nya sekarang.


"Biar aku yang memutuskan apakah kau baik-baik saja atau tidak, jadi kemarikan tanganmu agar aku bisa memeriksa denyut nadi nya!" Ucap Rai setelah membaringkan tubuh Chriss diatas kasur, lalu meminta Chriss untuk mengulurkan salah satu tangan nya.


"Rai aku sudah diperiksa kemarin dan kata dokter itu aku hanya kelelahan saja!" Ujar Chriss berusaha menolak untuk diperiksa oleh Rai dengan mengatakan berbagai alasan.


"Chriss cepat lah!" Ucap Rai yang menatap lekat mata Chriss untuk membuat Chriss segera mengulurkan tangan nya agar cepat Rai periksa.


Dengan terpaksa Chriss pun mengulurkan tangan nya, begitu tangan Rai meraih tangan Chriss detak jantung nya semakin cepat dan keringat dingin mulai keluar dari tubuh nya.


Saat ini Chriss benar-benar takut kalau Rai akan mengetahui tentang kehamilan nya, dan kemudian Rai akan memaksa diri nya untuk menggugurkan bayi yang tidak berdosa yang sekarang berada didalam perut nya itu.


Namun saat Rai mulai memeriksa denyut nadi Chriss, tiba-tiba ponsel nya berdering karena ada sebuah pesan video masuk. Rai pun menghentikan pemeriksaan nya dan beralih mengambil ponsel nya disaku celana yang sedang dia gunakan.