MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
72 Chapter 72 : Patah Hati



JB dan Kim Bum yang melihat kedatangan Lee John langsung berjalan menghampiri Rai dan Chriss yang saat ini masih berpelukan. Joo Won, Shin, dan juga Hyun Joong yang melihat Kim Bum dan JB jalan terburu-buru untuk menghampiri Rai, lalu ikut mengikutinya dari belakang.


“Kalian baik-baik saja bukan?” tanya JB yang khawatir melihat Chriss begitu ketakutan.


“Kurasa kalian harus kembali kerumah sekarang!” saran Kim Bum yang melihat wajah pucat Chriss.


“Kau benar. Aku harus membawanya pulang sekarang!” ujar Rai membenarkan saran dari Kim Bum. Lalu berjalan keluar menuju mobil Rai.


“Ada apa dengan Chriss Rai?” tanya Hyun Joong yang menghentikan langkah Rai dan Chriss yang berjalan masih dengan pelukan.


“Chriss merasa lelah dan tidak enak badan, jadi aku akan membawanya untuk istirahat dikamar!” jelas Rai menutupi kejadian yang sebenarnya.


“Kau kenapa Chriss?” tanya Hyun Joong menghampiri Chriss dan memeriksa suhu badannya sebab wajahnya terlihat sangat pucat dan mengeluarkan banyak keringat.


“Aku cuma kelelahan hyung! Aku ingin pulang sekarang dan beristirahat!” ujar Chriss lirih membantu Rai menutupinya.


“Pergilah! Jaga kesehatanmu dengan baik, jika terjadi apa-apa segera hubungi hyung!” ucap Hyun Joong dengan lembut mengelus rambut Chriss.


“Baiklah hyung! Rai ayo kita pergi sekarang !” pinta Chriss yang kepalanya sudah terasa sangat pusing dan tubuhnya sangat lemah.


Rai pun membantu istrinya berjalan sampai kemobil dan menuju kembali kemanshionnya. Selama dalam perjalanan Rai terus memeluk tubuh Chriss yang mulai tidak sadarkan diri.


Melihat wajah Chriss yang pucat karena ketakutan dengan ancaman Lee John saja membuat Rai sedikit merasa iba dan kasihan. Namun Rai tetap tidak bisa membiarkan rencana yang dia sudah susun dengan matang hencur begitu saja hanya karena merasa kasihan.


Sesampainya dimanshionnya,Rai menggendong tubuh Chriss ala bridestyle dengan mereka yang masih menggunakan baju pengangin. Rai dan Chriss tampak seperti pasangan yang sangat mesra jika dilihat dari jauh,namun tidak jika dilihat dari jarak yang sangat dekat.



Rai menggendong Chriss yang sudah tidak sadarkan diri menuju kekamarnya dan membaringkannya diranjang . Setelah itu Rai berjalan menuju kekamar mandi untuk membersihkan dirinya yang terasa sangat lengket, karena seharian dia harus menyambut orang\-orang yang datang diperikahannya.



Selesai membersihkan dirinya, Rai berjalan menuju ke walk in closet untuk memakai pakaian tidurnya yang berada disebelah kamar tidurnya. Setelah selesai dengan baju tidurnya


Rai kembali berjalan menuju kamar tidurnya. Dilihtlah tubuh Chriss yang sudah berbaring diatas tempat tidurnya yang masih mengenakan gaun pengantin dan riasan yang belum dihapus dari wajah cantiknya.


Rai merasa bahwa mungkin Chriss tidak nyaman kalau harus tidur dengan masih mengenakan gaun dan riasannya. Rai pun berjalan keluar dari kamarnya mencari beberapa pelayanannya untuk mengganti gaun Chriss dengan pakaian tidur dan juga membersihkan tubuh Chriss terutama bagian wajahnya yang di make up cukup tebal hari ini.


“Perintahkan beberapa pelayan untuk mengganti pakaian dan juga membersihkan tubuh nyonya sekarang!” perintah Rai kepada kepala pelayannya yang malah beranggapan salah dengan yang dimaksud Rai.


Sehingga memerintahkan pelayan untuk mempersiapkan nyonyanya dengan pakaian yang sangat seksi dan menggoda.


“Kenapa kau terus tersenyum begitu?” tanya Rai yang merasa keheranan melihat kepala pelayannya terus tersenyum sambil melihat kearahnya.


“Tidak tuan, saya kerjakan sekarang juga!” ujar kepala pelayan bergegas melakukan perintah tuannya yang menuntut pendapatnya,bahwa saat ini tuannya Rai sudah tidak sabar ingin secepatnya melakukan itu.


“Dasar aneh!” gumam Rai yang melihat kepala pelayannya terus saja tersenyum.


Sementara itu,disisi lain nampak Shin yang sedang duduk sendirian disalah satu tempat minum yang berada ditepi jalan dengan beberapa botol bir yang sudah kosong diminum olehnya.


Penampilan Shin tampak sangat buruk karena memang sudah mabuk berat. Shin benar-benar merasa hancur dan menyerah dengan cintanya kepada Chriss,karena Chriss memang sudah menjadi istri dari sahabatnya sendiri.


Hanni yang kebetulan rumahnya berada didaerah itu, tidak sengaja melihat keberadaan Shin yang sudah mabuk saat dirinya hendak pergi ke toko swalayan didekat rumahnya. Hanni dengan perasaan sedikit ragu berjalan menghampiri Shin yang sedang mengoceh tidak jelas.


“Shin! Sedang apa kau berada disini sendirian?” tanya Hanni yang sudah berdiri tepat didepan Shin.


“Hmmm!” jawab Shin yang tidak bisa melihat dengan jelas karena sudah mabuk berat.


“Apa kau sudah mebuk sekarang!” tanya Hanni lagi karena tidak mendapatkan jawaban yang tidak jelas dari Shin yang saat ini terus saja menatap wajah Hanni dengan intens membuatnya merasa risih.


“Chriss! Syukurlah malam ini kau bersamaku disini bukanbersama dengan Rai yang merupakan sahabat baikku. Kau tahu betapa takutnya aku saat membayangkan kau menjadi milik Rai seutuhnya, hmm!” seru Shin yang menganggap gadis yang berdiri didepannya adalah Chriss yang saat ini terus saja ada didalam hati dan pikirannya.


“Shin! Aku bukan Chriss tapi sahabatnya Chriss Hanni, apa kau masih mengingatku!” ucap Hanni yang berusaha membuat Shin sadar siapa dirinya.


“Setiap detik aku selalu mengingatmu Chriss, karena aku Lee Shin selalu mencintaimu didalam hatiku. Jadi, tolong jangan tinggalkan aku dan bersama dengan orang lain!” seru Shin lagi kini sudah memeluk tubuh Hanni sebab masih menganggapnya sebagai Chriss, wanita yang dicintainya.


“Sudahlah, sepertinya kau sudah mabuk berat sekarang sehingga tidak bisa membedakan orang saat ini. Dimana alamat rumahmu, aku akan memanggilkan taksi untuk mengantarmu pulang sekarang?” ujar Hanni yang telah mendorong tubuh Shin menjauh darinya.


“Yakh..... Memang aku sudah mabuk karena cintaku yang begitu dalam padamu Chriss!” teriak Shin setelah mencium bibir Hanni secara tiba-tiba.


Mendapat ciuman dari Shin, seketika tubuh Hanni mematung saking terkejutnya karena ciuman pertamanya diambil oleh Shin yang merupakan sahabat dari Hyun Joong orang yang dicintainya.


“Apa ini!” ucap Hanni dengan nada tercekat saking terkejutnya memegangi bibirnya yang baru saja dicium Shin.


“Aku mencintaimu Chriss, sangat mencintaimu!” ucap Shin yang berjala terhuyung-huyung menuju tempat duduknya lalu tidak sadarkan diri.