
“Karena mereka bisa saja membahayakan nyawa Rai!” ujar JB yang tidak ingin menjelaskannya lebih banyak lagi tentang persahabatan mereka.
“Lalu kenapa kalian mengatakan nya padaku?” tanya Dr Park yang merasa sangat bingung dengan perkataan JB yang setengah-setengah itu.
“Karena kami harus mendapatkan informasi darimu!” ujar kim bum yang wajahnya berubah menjadi sangat serius saat mengatakannya.
“Informasi apa? Bukan kah kalian sudah menyelidikiku dengan teliti?” tanya Dr Park yang menjadi bingung sendiri tidak mengerti apa yang mereka maksud.
“Dalang dari kecelakaan chriss adalah Lee John yang bermaksud untuk membunuh Rai!!” Jelas JB yang juga berubah jadi serius.
“Dan juga tentang grafik kondisi chriss yang ditukar itu adalah perbuatan mereka yang mengetahui bahwa chriss adalah calon permaisuri yang mulai Cadis Etrama Diraizel! hahahahahah!!!” jelas kim bum dengan disertai tawanya merasa geli sendiri dengan kata-katanya membuat Dr Park melihat kerahnya dengan tatapan heran melihatnya yang tertawa terbahak-bahak.
“Apa keputusanmu Dr Park, apa kau bisa bekerja sama dengan kami?” tanya JB dengan keputusan apa yang akan diambil oleh Dr Park.
“Ayolah kawan! Aku sudah tidak ingin berurusan dengan mereka!” ujar Dr Park yang tidak ingin terlibat lagi dengan Lee John.
“Baik lah kalau begitu! Sebenarnya kami tidak ingin menggunakan cara ini untukmu, Dr Park tapi karena terpaksa kami harus menggunakan park yoonhee!” ancam JB menggunakan yoon hee untuk memperoleh informasinya.
“Ayolah aku hanya ingin hidup tenang bersama yoonhee, kenapa kalian malah mempersulitku seperti ini?” ujar Dr Park langsung lemas mendapat ancaman seperti itu.
“Kau hanya perlu mengatakan informasi yang kau ketahui mengenai Lee John, dan kami akan menjamin kalian hidup damai disini, bagaimana?” JB mulai menawarkan negosiasi kepada Dr Park.
“Menurutku itu pilihan yang bagus, kau tau Rai bukan?” ujar kim bum yang ikut memanasi Dr Park agar menerima tawaran dari mereka.
“Apa aku bisa memegang janji kalian?” tanya Dr Park memastikan bahwa mereka tidak sedang menipunya.
“Tentu saja!” ujar JB penuh percaya diri.
“Tunggu dulu! Kim bum pergilah keruang kendali matikan CCTV diruangan ini atau lakukan sesuka hatimu!” perintah JB kepada kim bum yang memang sudah menjadi keahliannya.
“Dengan senang hati!” seru kim bum pergi dengan riang hati berjalan seperti anak-anak saja.
“Kalian sungguh mengaggumkan!!!” ujar Dr Park merasa sangat takjub melihat kerja mereka yang sangat bersih dan rapi.
JB hanya diam saja tak menanggapi perkataan dari Dr Park, JB hanya diam menunggu sampai kim bum sudah berhasil mengendalikan keamanan dna menelponnya.
Dr Park menatap JB tidak percaya bahwa anak-anak yang baru berumur sekitar 25 Tahunan itu sudah bisa menangani hal yang sangat besar seperti ini. Apalagi Rai yang harus mengurus beberapa perusahaan besar sekaligus seorang diri.
“Semua sudah dalam kendaliku!” ujar kim bum menhubungi JB memberitahu bahwa tugasnya sudah selesai melalui telepon.
“Aku mengerti!! (mengangkat panggilan telepon dari kim bum) sekarang katakan semua nya yang kau ketahui!” ujar JB pada Dr Park saat sudah mengakhiri panggilan teleponnya.
Sebenarnya Lee John berusaha untuk memulai perang dengan korea selatan. Mereka telah menciptakan sebuah virus yang dapat menyerang organ dalam manusia dalam waktu satu hari saja, karena itulah mereka juga telah menyiapkan dokter bedah terbaik.
Banyak orang yang telah dikorbankan untuk membentuk tim medis yang kuat, seperti aku yang telah merenggut banyak nyawa, begitu juga para dokter lainnya yang diperkejakan. Maka dari itu aku tidak ingin lagi berurusan dengan mereka.
Namun rencana itu dulu tiba\-tiba berubah, Lee John tidak mengutamakan balas dendamnya pada korea selatan melainkan pada keluarga De Etrama.
Waktu itu aku masih seorang anak kecil yang tidak mengerti apapun tapi ayahku yang memberitahu tentang itu.
Intinya kematian orang tua Rai adalah perbuatan dari Lee John. Bahkan untuk bisa melarikan diri dari Lab Rahasia milik Lee John, ayah pun juga harus terbunuh.
Dr Park menceritakan masa lalunya yang harus terkurung dan membunuh banyak nyawa yang tidak berdosa hanya karena keinginan balas dendam dari Lee John yang dulunya seorang komandan militer korea selatan sekaligus seorang ilmuwan yang cukup hebat didunia medis.