
Setelah ambulance itu pergi Rai membagi tugas untuk membereskan masalah kecelakaan yang terjadi diarea kampus miliknya itu. Rai dan kim bum akan menyusul hyun joong dan shin kerumah sakit. Sedangkan JB harus mengurus pelaku yang menabrak chriss itu.
“Maaf pak, kami akan mengurus ini jadi tolong kondisikan keadaan disini!” ucap Rai pada pengurus universitasnya.
“Anda tenang saja tuan muda, serahkan semua yang disini pada pihak kami!” ucap pengurus universitas itu.
“Aku akan percayakan ini padamu(ucapnya pada pengurus universitas) dan kalian berdua ikut aku ke rumah sakit!” perintah Rai pada Kim bum dan JB.
“Untuk saat ini aku tidak bisa ikut denganmu Rai!” ujar JB menolak perintah Rai.
“Kenapa?” tanya Rai ingin mengetahui alasan JB menolak perintahnya.
“Mereka sudah menangkap pelakunya, kau duluan saja dengan kim bum, aku akan mengurus ini dulu setelah itu akan menyusulmu!” jelas JB pada Rai.
Dirumah sakit MYW Chriss belum juga ditangani oleh dokter karena kurangnya pekerja medis disana. Hyun joong pun mengamuk seperti orang gila, shin hanya bisa mencoba untuk menenangkan hyun joong.
Rai tiba dirumah sakit melihat dari kejauhan hyun joong yang sedang mengamuk lansung berlari menghampirinya di ikuti kim bum dibelakangnya.
“Bagaimana bisa kalian membiarkan pasien yang sekarat begitu saja!” teriak hyun joong yang sudah yang penuh emosi melihat chriss yang sedang sekarat belum juga ditangani oleh pihak rumah sakit.
“Shin, bagaimana keadaannya?” tanya Rai yang tadi berlari untuk menghampiri shin dan hyun joong dengan nafas masih tersengal-sengal.
“Apakah masih ada ruang operasi yang tidak dipakai?” tanya Rai pada shin yang merupakan anak dari presdir rumah sakit MYW.
“Masih ada dua ruangan yang tidak dipakai! Lalu siapa yang akan mengoperasinya?” jawab shin bingung kenapa Rai menanyakan hal itu.
“Kita yang akan melakukan operasinya!” tegas Rai penuh kenyakinan dan kepercayaan diri.
“Apakah sudah gila Rai?” seru shin yang terkejut dengan ide gila yang ada dipikiran Rai saat ini.
Walau pun shin tahu bahwa Rai merupakan dokter terbaik di korea, namun dia belum mendapat ijin prakteknya.
“Siapkan saja ruang operasinya sekarang juga!” perintah Rai yang tidak mempedulikan ucapan shin.
“Tapi tuan, tidak ada dokter bedah lagi!” ucap perawat yang bingung dengan situasi yang dihadapinya saat ini.
“Siapkan saja semuanya! Aku yang akan melakukannya jika Shin tidak mau melakukannya!” perintah Rai lagi dengan tatapan mata yang tidak ingin dibantah oleh siapa pun.
“Aku bisa melakukan anestesi, aku bisa lakukan itu! Aku akan membantumu!” ujar hyun joong yang melihat harapan untuk menyelamatkan adiknya chriss.
“Aku tau semua tentang alat bedah, apa itu bisa membantu?” ujar kim bum menawarkan dirinya karena dia sangat percaya pada Rai.
“Tentu, dan kau Shin ikut tidak? aku yang akan bertanggung jawab apapun hasilnya!” Tanya Rai yang berusaha menyakinkan shin untuk ikut serta karena dia tahu bahwa ini keputusan yang sangat sulit untuk putra pemilik rumah sakit yang akan jadi tempat operasi pertamanya.
“Tentu aku akan menjadi asistent utama dokter Cadiz Etrama Diraizel!” ucap shin berusaha menyakinkan dirinya dan lebih mempercayai Rai.