MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
09 Chapter 09 : Rahasia terbongkar



“Tentu saja pada saat Rai ditampar olehnya, Apa kau tidak dengar apa yang dikatakan Rai waktu itu?” ujar kim bum yang juga mendengar perkataan Rai yang menghina ibunya hyun joong sekaligus ibunya chriss.


“Tepat sekali, dia sangat marah pada saat itu!” sahut shin yang juga mengingat kejadian itu.


“Benarkah itu hyun?” tanya JB yang waktu itu tidak terlalu fokus pada Rai dan hyun joong.


“Iya kau benar shin! Ini semua terjadi karena ibuku. Chriss melihat dengan mata kepalanya sendiri ibunya bunuh diri tepat didepan mata kami. Disaat ayah dan aku yang marah dan memojokkan ibu yang menjual chriss pada orang asing hanya untuk menolong perusahaan yang hampir kolleps.” Jelas hyun joong lagi mengingat masa lalunya yang menyakitkan.


“Padahal aku sudah berjanji akan membantumu dan aku menepatinya juga bukan, adikmu pun juga selamat?” jelas Rai yang tidak ingin disalahkan atas peristiwa itu.


“Karena itu aku tidak pernah bisa menolak apapun perkataanmu Rai!” ujar hyun joong jujur yang memang sudah berhutang budi pada Rai.


“Apa pada saat kamu menjadi tawanan orang asing itu Rai?” ucap JB yang terkejut mengingat peristiwa yang sangat bersejarah itu.


“Lebih tepatnya tawanan pura-pura!” seru kim bum merasa bangga karena itu adalah ide berliannya.


“Kau hampir mati waktu itu Rai?” seru JB yang tidak suka melihat kim bum terus membanggakan dirinya.


“Iya kalian benar!” ucap hyun joong lirih yang benar-benar tidak ingin membahas itu lagi.


“Sudahlah jangan bahas itu lagi, aku sangat lelah. Aku akan istirahat saja!” ujar Rai saat melihat kearah hyun joong yang merasa tidak suka mendengarnya.


“Aku yang akan mengantarmu pulang Rai!” ujar JB karena dia juga ingin mngatakan sesuatu yang penting pada Rai.


“Aku akan menginap disini untuk malam ini, sudah jangan banyak bicara ,jika kalian ingin pulang kalian pulang saja sana!” usir Rai pada yang lainnya.


“Kalau begitu kita menginap bersama saja disini!” seru kim bum mengutarakan sebuah ide yang cermelang.


“Tentu saja.” Ujar JB hanya mengikuti keputusan teman-temannya saja.


“Aku juga dokternya bukan?” ucap shin artinya aku juga akan menginap untuk menemani yang lainnya.


“Terima kasih Guys!” ucap hyun joong terharu dengan kesetiaan sahabatnya itu dan langsung memeluk semua temannya seperti teletubis.


Sementara Kim Joo Won sedang berada dibandara untuk menjemput calon tungangan Rai yang bernama Im Hyuna yang baru saja kembali dari London. Kedatangannya untuk melakukan pertunangan secara resmi.


Pertunangan itu adalah perjodohan yang diatur oleh presdir Choi, orang yang sudah membesarkan Rai. Sedangkan Rai tidak tahu tentang pertunangan itu sama sekali. Karena pertunangan antara Rai dan hyuna memang rencana untuk mengambil alih semua asset yang menjadi milik Rai.


“Apa anda sudah menunggu lama?” ucap wanita cantik yang ternyata adalah Im hyuna yang datang menghampiri Joo won yang terlihat sedang mencari seseorang.


“Tepat sekali, lalu dimanakah Rai?” tanya hyuna mencari keberadaan Rai dengan melihat sekelilingnya.


“Diaa….Dia sedang ada rapat penting sekarang!” ujar joo won mengarang alasan yang sangat tepat.


“Benarkah? Kalau begitu akan memberinya sebuah kejutan!” ujar hyuna dengan senyum manis diwajah cantiknya.


“Ayo! Kita pergi sekarang!” ajak Joo won yang kini sudah mengambil alih koper hyuna.


“Kemana?” tanya hyuna yang penasaran apakah dia akan tinggal bersama Rai di manshion mewah milik keluarga Cadis itu.


“Tentu saja kehotel tempat untukmu menginap! Ayo cepat atau mau aku tinggal!” jelas joo won berjalan duluan mengetahui apa yang ada dipikiran wanita itu.


“Kenapa tidak diMansion milik Rai saja? Aku kan tunanganya!” Tanya hyuna mengikuti Joo won dibelakangnya.


“Rai belum memberimu ijin dan ingatlah baik-baik! Kau baru menjadi calon tunangannya bukan tunanganya. Camkan itu dengan baik!” ujar joo won dengan Tegasnya sambil membuka kan pintu mobil untuk hyuna dan langsung mengantarkannya di hotel sesuai yang diperintahkan oleh presdir Choi.


Sesampai dirumahnya Joo Won langsung menghubungi Rai yang saat ini masih dirumah sakit untuk memantau kondisi chriss. Namun sepertinya semua itu percuma saja. Karena Rai tidak ambil pusing masalah yang berhubungan dengan presdir choi.


“Ayoo Rai cepat angkat teleponnya sekarang juga!” seru joo won yang menunggu dengan tidak sabar.


“Ada apa?” tanya Rai dingin saat sudah mengangkat telepon dari joo won itu.


“Rai gawat!!!!! Kau akan segera dijodohkan dengan Im Hyuna dan dia sekarang bersama keluarganya sudah berada disini!” teriak joo won yang membuat telinga Rai menjadi sakit saat mendengarnya.


“Itu sudah pasti terjadi!(gumam Rai) Lalu aku harus bagaimana?” ucap Rai dengan santai karena menurutnya itu bukan lah masalah yang penting.


“Issshhh Kau ini, kau dimana sekarang aku akan menemuimu untuk memberimu saran dan jalan keluar?” ujar joo won kesal yang mendengar Rai begitu santai menanggapinya.


“Sepertinya tidak perlu, sekarang aku sudah mempunyai ide yang sangat cemerlang!” ujar Rai yang sudah muncul sebuah ide dikepala nya sambil tersenyum ketika membayangkannya.


“Baiklah terserah padamu, bagaimana keadaanmu sekarang? Aku dengar kau hampir saja celaka!” tanya joo won yang sekarang sangat mengkhawatirkan Rai saat mendengar ada orang yang berniat membunuhnya.


“Berkat dia aku baik-baik saja!” ujar Rai membuat raut wajahnya berubah seketika saat mengucapkan perkataan itu.


“Syukurlah kalau begitu jaga dirimu baik-baik Rai!” ucap joo won yang tidak ingin tahu lebih dalam tentang kecelakan itu. Joo won tahu benar bagaimana sikap Rai yang akan terus merasa bersalah pada gadis itu.


“Hmmm!” gumam Rai langsung menutup teleponnya.