MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
25 Chapter 25 : Amarah Rai



Tiba-tiba presdir choi datang disaat yang sangat tidak tepat. Karena mendengar kondisi chriss yang saat ini sedang dalam keadaan koma, presdir Choi berusaha untuk menjodohkan Rai lagi dengan Im hyuna yang menawarkan tawaran yang sangat bagus untuk pernikahan Rai.


Namun Rai yang pikirannya sedang sangat frustasi menjadi sangat marah saat mendengar ucapan presdir Choi yang hanya harta dikepalanya.


“Tuan muda ada kabar yang sangat bagus untukmu, presdir im yang mendengar tentang kondisi nona chriss mengirimkan kembali lamaran pernikahan kepadamu dengan syarat yang sangat menarik, cobalah lihat ini?” ujar presdir Choi dengan semangat menunjukkannya pada Rai yang menatapnya dengan malas.


“Presdir choi!” seru shin mencoba menghentikan presdir choi agar tidak mengganggu Rai untuk saat ini.


“Kau diamlah, kau tidak tahu apa-apa tentang bisnis. Kau hanya tahu tentang obat dan penyakitnya!” bentak presdir choi pada shin yang terus mengganggunya saat sedang berbicara dengan Rai.


“Kumohon hentikan!” pinta shin yang kini memohon kepada presdir Choi.


“Apa katamu hentikan! Aku tidak pernah melihat lamaran pernikahan seperti ini dalam hidupku! Jika tuan Rai menikah dengan nona im hyuna, dia akan mendapatkan pulau pribadi dan resort yang ada didalamnya bukan hanya itu kita juga akan mendapatkan kapal pesiar yang sangat mewah dan salah satu perusahaannya akan diberikan kepada kita. Bukankah itu sangat bagus!” Ujar presdir Choi yang masih saja melanjutkan ucapannya yang membuat Rai mulai muak dan emosi mendengarnya.


“Lalu apa lagi yang akan kita dapatkan!” tanya Rai yang memancing presdir Choi untuk mengatakan apapun yang ada di otaknya saat ini.


“Presdir choi jangan!” ujar shin memberi kode untuk diam pada presdir Choi yang tidak paham dengan situasinya sekarang.


“Ada apa! Tentu saja banyak sekali keuntungan untuk kita!” ujar presdir Choi dengan penuh semangat dan percaya diri.


“Bagaimana jika kubuat mereka bangkrut,apa saja yang bisa mereka berikan padaku!” tanya Rai lebih tepatnya mengancam sudah sangat muak mendengar ocehan dari presdir Choi.


“Apa maksud ucapan anda tuan Rai?” tanya presdir Choi memastikan dengan apa yang didengarnya tadi.


“Itu tidak mungkin tuan, keluarga im adalah keluarga terkaya kedua setelah anda tuan?” ujar presdir Choi menghilangkan keraguan yang ditimbulkan dari ucapan Rai barusan.


“Bukankah kau lebih tahu siapa aku, bahkan melebihi siapapun yang berada di sekitarku!” seru Rai yang langsung membuat presdir Choi tidak bisa membantah maupun berkutik lagi melihat Rai yang sangat serius.


“Maafkan ucapanku tuan Rai!” ucap presdir Choi yang tidak berani menatap Rai.


“Sekarang tutup mulutmu dan pergilah dari sini! Usir Rai yang tak ingin melihat wajah presdir Choi lagi.


“Baiklah tuan,saya permisi dulu!” ujar presdir Choi yang langsung pergi dari ruangan Dr Park.


Setelah presdir Choi meninggalkan ruangan Dr Park kini hanya tinggal shin dan Rai saja yang masih diam karena sedang berusaha untuk meredakan amarah itu. Melihat Rai yang terlihat masih sangat marah, shin pun ikut diam memberikan Rai waktu untuk meredakan amarahnya itu.



Shin bukan hanya diam untuk memberi waktu untuk Rai, tapi shin juga sedang berfikir apakah dia akan menyerah dengan perasaanya pada chriss ataukah harus bersaing dengan Rai hanya itu yang terngiang dikepalanya saat ini.


Tidak jauh dari shin, saat ini Rai juga sedang memikirkan tentang chriss. Rai merasa setelah bertemu dengan chriss ekspresi yang dia tunjukan semakin sering seperti marah, Khawatir, takut, sedih, kesal, dan bahagia tidak seperti dirinya yang dulu yang terlihat sangat dingin dan tak berperasaan.


Rai dan shin menyadari ternyata mereka cukup lama saling berdiam diri. Namun setelah itu pun shin dan Rai tidak tahu apalagi akan mereka bahas untuk bahan pembicaraan, karena merasa bingung mereka saling menatap satu sama lain dan langsung tertawa menyadari tingkah konyol yang mereka lakukan saat ini mencairkan suasana.