MY COMPLICATED LOVE

MY COMPLICATED LOVE
97 Chapter 97 : Keputusan yang sulit



"Tahu tentang apa?" Tanya Hyun Joong balik karena tidak mengerti maksud perkataan Yoon Hee.


"Loh! Kalau kalian belum tahu, terus kenapa kalian berkumpul disini?" Ujar Yoon Hee yang kali ini menatap Rai dan Hyun Joong dengan raut wajah bingung.


"Kenapa kalian datang kesini?" Tanya Rai yang lebih penasaran dengan kedatangan dua dokter pribadinya itu.


Padahal tidak ada yang membutuhkan doktet saat ini, lalu alasan apa mereka datang? Apakah Chriss telah membuat janji dengan Yoon Hee? Itulah yang saat ini ada dipikiran Rai karena awal kedatangannya langsung menanyakan keberadaan Chriss.


"Ouh tuan Rai, saya sudah membuat janji dengan nyonya Chriss. Dimana saya harus menemuinya?" Ujar Yoon Hee yang berubah menjadi sangat sopan sambil bola matanya mencari sosok Chriss.


"Chriss sedang tidak ada disini!" Sahut Kim Bum yang mewakili Rai untuk menjawab perkataan Yoon Hee.


"Ouh...memang nyonya sedang pergi kemana?" Tanya Yoon Hee lagi yang semakin bingung mengenai situasi saat ini yang terasa sangat tidak nyaman.


Sedangkan Dr.Park Hoon sedang sedang asik memainkan alat USG dibawahnya tanpa menyimak perkataan Yoon Hee sama sekali. Karena Dr.Park Hoon malas sekali kalau berdebat dengan Rai dan teman - temannya itu. Yah, maklum saja dia merasakan trauma karena dulu sempat dipermainkan oleh Rai dan teman - temannya waktu Chriss dirawat dirumah sakit.


"Chriss saat ini sedang diculik oleh seseorang!" Sela JB yang menangkap sinyal penting melalui wajah Yoon Hee.


"Whatt! Diculik!" Seru Dr.Park Hoon yang langsung tersadar arti perkataan JB, hal itu mengingatkannya tentang perkataan Rai dulu.


"Bagaimana bisa seorang tuan Cadiz Etrama Diraizel membiarkan istrinya sendiri diculik, apakah kau begitu tidak menginginkannya?" Teriak Yoon Hee yang merasa sangat geram kepada Rai dan sontak saja membuat semua mata tertuju padanya.


Pasalnya tidak ada orang lain yang berani berteriak pada Rai kecuali Chriss dan Hyun Joong, JB juga termasuk tapi hanya sekedar untuk menyadarkan pikiran Rai saja.


"Yakh...aku juga manusia biasa seperti kalian! Apa salahnya, istriku diculik hah!" Teriak Rai balik yang suaranya lebih tinggi dari Yoon Hee seakan dia sedang meluapkan semua emosinya selama ini.


Yoon Hee yang mendapat teriakan dari Rai, bukannya merasa takut dia malah berjalan mendekati Rai dengan raut wajahnya yang seperti ingin sekali meledakkan amarahnya.


"Plakk...!" Sebuah tamparan keras dari Yoon Hee mendarat tepat diwajah tampan Rai. Dan tentu saja membuat semua orang sangat terkejut atas perbuatan Yoon Hee yang terbilang sangat berani.


"Beraninya kau...!" Plakk... ucapan Rai terpotong karena Yoon Hee mendaratkan tamparan keras lagi diwajah Rai.


"Yakh...!" Teriak Rai yang sangat emosi dengan kelakuan Yoon Hee yang berani menamparnya 2 kali.


"Plakk...!" Suara tamparan ketiga kalinya.


Melihat Yoon Hee yang menampar Rai sebanya 3 kali ditempat yang sama, Dr.Park pun berusaha untuk menghentikan perbuatan Yoon Hee.


Namun Yoon Hee dengan kasar menjauhkan tangan Dr.Park dari tubuhnya. Dengan mata yang sudah berkaca - kaca Yoon Hee kembali mendekati Rai, sementara Rai terus menatapnya dengan tatapan ingin sekali membunuh Yoon Hee saat ini.


"Bagaimana bisa hiks...hiks...kau membiarkan Chriss yang sedang mengandung anakmu diculik begitu saja...hiks...hiks...!" Ucap Yoon Hee disertai tangisannya yang sudah tidak dia tahan lagi.


"APA!!" Seru JB, Kim Bum, Park Hoon serta Hyun Joong serentak. Kedua bola mata mereka semua seketika membulat saat mendengar kabar kehamilan Chriss dari Yoon Hee.


Sementara Rai menitukkan air matanya, tubuhnya ambruk terduduk dilantai. Dirinya bagaikan disambar petir ketika mendengar kabar kehamilan istrinya yang tengah menjadi tawanan Lee John dan Alex yang dikenal sangat kejam.


"Hoon, apa aku pernah bercanda dengan kondisi pasienku, hah! Chriss saat ini benar - benar sedang hamil! Hiks... hiks...!" Jawab Yoon Hee yang kini menangis dipelukan Dr.Park Hoon kekasihnya.


"Sejak kapan adikku hamil? Ouh tidak, berapa usia kandungnnya sekarang?" Tanya Hyun Joong yang merasa senang sekaligus khawatir dengan keadaan adiknya saat ini.


"Usia kandungannya baru memasuki 7 minggu, saat terakhir aku memeriksanya kandungannya sangat lemah. Maka dari itu aku berjanji akan membawa alat USG ini untuk memeriksa janinnya...hiks!" Jelas Yoon Hee yang akhirnya menangis lagi ketika mengingat kondisi Chriss dan bayi yang dikandungnya.


Sementara JB dan Kim Bum sedang membantu Rai untuk berdiri, namun Rai hanya dia saja seperti sedang memikirkan sesuatu yang begitu rumit. Tentu saja itu adalah pilihan yang sangat sulit bagi Rai, dia harus segera memutuskan antara membalaskan dendan kedua orang tuanya atau menyelamatkan Chriss dan bayi mereka.


"JB, Kim Bum!" Panggil Rai yang saat ini berusaha berdiri dibantu JB dan Kim Bum disisinya.


"Iya, Rai!" Jawab JB dan Kim Bum serentak.


"Apakah kalian sudah berhasil melacak keberadaan J-Hope saat ini?" Tanya Rai yang ternyata mengetahui apa yang sendari tadi Jb dan Kim Bum kerjakan.


"Belum, Rai!" Jawab JB dan Kim Bum ragu - ragu dan mata mereka saling melempar pandangan.


"Hubungi J-Hope sekarang untuk meminta lokasinya saat ini, dan Kim Bum kumpulakan semua orang - orang kita secepatnya!" Perintah Rai yang membagi tugas untuk JB dan Kim Bum.


"Baik, Rai!" Sahut JB dan Kim Bum yang langsung bersiap diposisi masing - masing.


"Bagaimana dengan kami?" Tanya Hyun Joong yang juga ingin berpartisipasi dalam rencana penyelamatan adiknya. Begitu juga dengan Park Hoon dan Yoon Hee yang menatap penuh harap agar Rai juga melibatkan mereka sebagai tenaga medis.


"Hmm! Untuk hyung minta bantuan pihak kepolisian dan untuk Park Hoon dan kau siapkan beberapa ambulance dengan peralatan lengkap, kalian bertiga datanglah bersama dilokasi yang akan dikirimkan JB nanti!" Perintah Rai kali ini yang dijadikan untuk rencana cadangan saja.


"Baiklah, Rai kami akan segera mengurusnya. Ku harap kau terus berhati - hati disana!" Ucap Hyun Joong yang kali ini terdengar sangat halus.


"Tentu hyung!" Balas Rai yang tersenyum pada Hyun Joong.


Dengan langkah cepat Hyun Joong, Park Hoon, serta Yoon Hee meninggalkan manshion Rai untuk melakukan tugasnya masing - masing.


"Rai, kita sudah mendapat lokasinya?" Ujar JB yang kembali menghampiri Rai dengan membawa kabar baik dengan sangat cepat.


"Kau sudah menyuruh J-Hope untuk bersiap bukan?" Tanya Rai yang juga mengkhawatirkan keadaan J-Hope yang sedang menyelinap dimarkas musuh.


"Tentu! Apa kau tidak masalah melepas kesempatan balas dendammu Rai?" Tanya JB yang merasa bersalah sekaligus kasihan pada sahabatnya itu.


"Aku yakin mereka bersedia menunggu sedikit lebih lama lagi, paling penting untuk sekarang kita selamatkan nyawa orang yang masih ada didunia ini dulu. Kau mengerti, JB!" Jelas Rai yang berusaha merelakan balas dendamnya demi keselamatan istri dan anaknya terlebih dahulu.


"Kau memang ayah yang baik Rai!" Ujar JB seakan memberi semangat untuk Rai yang terlihat tengah terpuruk untuk saat ini.


"Terima kasih JB!" Ucap Rai tulus yang membuat JB langsung tercengang ketika mendengarnya.