
Ternyata chriss memang sudah sadar dan mendengarkan semua percakapan antara ayahnya dan rai. Begitu tuan kim meninggalkan ruangan rai langsung saja memojokkan chriss. Memaksa chriss untuk segera memberikan jawaban tentang lamaran Rai padanya.
“Bagaimana menurutmu ? kau sudah mendengar semuanya bukan? Sekarang apa keputusanmu?” desak Rai pada chriss yang masih pura-pura tidur.
“Sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan?” tanya chriss yang mulai menangis saat membuka matanya.
“Belum terpikirkan olehku!” ujar Rai dengan santainya.
“Terima kasih atas pertolonganmu tuan muda rai, tapi aku harus pergi sekarang. Dan sebelum rencanamu dimulai mungkin hanya jasad dan namaku saja yang dapat kau temukan!” ucap chriss yang tidak ingin berdebat dengan Rai dan juga tidak ingin mengikuti semua permainannya.
“Yahh apa maksud ucapanmu barusan?” tanya Rai yang merasa kesal dan khawatir mendengar ucapan chriss yang seperti ada arti tersembunyi.
“Kau tidak perlu mengerti apapun, terima kasih aku akan pergi!” ujar chriss lirih yang hampir saja terjatuh kalau tidak ditangkap oleh Rai.
“Yahhh lihatlah kau bahkan belum bisa berdiri sendiri apalagi untuk berjalan!” bentak Rai pada chriss yang sangat keras kepala saat dirinya dengan reflex menangkap chriss yang hampir jatuh.
“Itu bukan urusanmu, lepaskan aku sekarang!” seru chriss berusaha melepas tangan Rai yang masih memegangi tubuhnya agar tidak jatuh lagi.
“Dengarkan aku keadaanmu masih belum pulih, dan kau seperti ini gara-gara menyelamatkan nyawaku waktu itu!” seru Rai yang masih kekeh memegangi tubuh chriss. Padahal Rai pun juga pernah menyelamatkan nya Chriss saat masih kecil dulu.
“Itu bukan salahmu, aku pastikan itu!” ujar chriss melepas tangan rai dan berjalan keluar dari mansion.
Namun sebelum chriss meninggalkan manshion milik Rai, hyun joong dan kawan\-kawan sudah berada didepan manshion yang sangat megah dan luas itu.
“Chriss kenapa kau pergi lagi? Kau harus banyak istirahat, kau masih dalam keadaan kritis, ayo masuklah istirahat saja disini dulu?” ujar hyun joong yang berlari menhampiri chriss untuk membujuknya agar mau untuk tetap tinggal dimanshion Rai.
“Kau harusnya terus berpura-pura tidak mempunyai hubungan denganku, sehingga aku bisa pergi dari neraka ini!” teriak chriss seketika langsung menangis karena tidak sanggup menerima tentang semua kebenaran yang baru diketahui olehnya.
“Apa yang kau katakan chriss?” tanya hyun joong menjadi bingung saat melihat chriss yang tba-tiba saja menangis.
“Disini bukanlah rumahku!” lanjut chriss dengan nada sendunya karena masih tetap menangis.
“Kenapa kau sangat keras kepala sekali!” seru Rai merasa sangat kesal melihat airmata chriss yang terus mengalir.
“Baiklah chriss, tapi biarkan aku mengantarmu kembali kerumah sakit!” bujuk hyun joong dengan kesabaran ekstra dalam menghadapi adiknya yang sangat keras kepala itu.
“Aku tidak ingin kembali kerumah sakit, aku ingin pulang kerumahku!” pinta chriss yang masih tetap menangis.
“Yahhh kau tidak bisa pergi kemanapun sebelum aku mengizinkanmu untuk pergi!” Rai berteriak pada chriss karena kesal melihat sifat keras kepalanya.
“Yahhh memangnya siapa kau berani sekali mengatur hidupku??” chriss ikut berteriak tidak terima pada Rai yang terus mengatur hidupnya.
“Sudahku katakan padamu! Aku adalah calon suamimu dan kau juga tau dengan benar siapa aku, baik silahkan pergi dari sini setelah itu akan aku pastikan rumah yang kau maksud itu tidak akan ada lagi dimuka bumi ini!” Jelas Rai mengancam chriss karena sudah tidak tahan dengan sikap keras kepalanya yang berhasil membuat semua orang yang berada disana merasa sangat terkejut.
“Yahhh apa maksudmu?” chriss berteriak kesal mendengar ucapan yang keluar dari mulut Rai.