
Sedangkan Rai sejak pagi dia menginterogasi Hyuna untuk memastikan apakah Lee John yang membantu melakukan jebakan ini pada nya. Sebenar nya kalau sesuai perjanjian Hyuna tidak boleh mengungkapkan keterlibatan Alex didalam nya.
Namun karena mendapat siksaan kejam dari Rai secara bertubi-tubi dan diancam mengenai keselamatan keluarga nya, Hyuna akhir nya angkat bicara dan memberitahu tentang kedatangan Alex yang memberikan tawaran ingin membantu nya untuk mendapatkan Rai dengan mudah.
Setelah mendengar pengakuan dari Hyuna,Rai memerintahkan pada JB dan Kim Bum untuk membuat Hyuna menjadi ******* seumur hidup nya sedangkan keluarga dibuat jatuh miskin dengan mengambil alih kekayaan dan semua bisnis keluarga Hyuna. Dan itu harus dilakukan dalam satu hari.
Berkat ulah Hyuna, pekerjaan JB dan Kim Bum harus bertambah banyak lagi. Dan karena alasan itulah mereka menjalankan perintah Rai dengan senang hati. Padahal dulu Kim Bum memberikan taruhan nya untuk mendukung Hyuna,dia tidak pernah menyangka bahwa Hyuna akan berakhir menyedihkan seperti ini.
"Rai!" Panggil JB membuyarkan Rai dari lamunan nya tentang Chriss.
"Ouh! Ada apa?" Ujar Rai yang saat ini terlihat sangat frustasi karena kejadian semalam.
"Bagaimana caramu menangani nya semalam?" Tanya JB mengenai efek obat perangsang itu.
"Aku terpaksa meniduri nya! Kau tahu sendiri bukan bagaimana efek obat itu?" Ujar Rai yang tidak pernah berbohong pada JB.
"Maksudmu, kau semalam meniduri Chriss?" Seru JB memastikan bahwa diri nya saat ini tidak salah dengar.
"Hmmm . . . " hanya itu yang keluar dari mulut Rai bahwa dia mengiyakan semua perkataan JB dengan raut wajah yang terlihat tidak senang saat ini.
Menyadari Rai yang sedang tidak ingin membicarakan soal itu, JB pun akhir nya pergi meninggalkan Rai untuk membantu Kim Bum membereskan keluarga Im Hyuna sesuai perintah Rai.
Karena merasa sangat cemas dan khawatir, kepala pelayan memberanikan diri untuk menelpon Rai meminta izin untuk masuk kekamar nya agar bisa memastikan keadaan Chriss yang sampai sekarang belum juga keluar dari kamar. Walaupun hanya untuk sekedar minum juga tidak apalagi untuk makan.
"Ada apa?" Tanya Rai yang langsung ingin bicara pada inti nya saja karena dia sedang banyak urusan dimarkas rahasia nya saat ini.
"Tuan, nyonya Chriss seharian belum keluar dari kamar nya. Bahkan hanya untuk sekedar minum dan makan juga tidak, jadi kami merasa sedikit khawatir dengan keadaan nya!" Jelas kepala pelayan yang memang mencemaskan keadaan Chriss.
"Apa! Baik lah aku akan kembali sekarang juga!" Rai tampak shock saat mendengar tentang Chriss yang sampai sekarang belum juga keluar dari kamar.
Tanpa mengatakan apapun pada JB dan Kim Bum, Rai langsung berlari menuju kemobil nya dan melaju kembali kemanshion nya. Dapat dilihat dengan jelas diwajah Rai bahwa saat ini dia sangat mengkhawatirkan keadaan Chriss.
Sesampai nya dimanshion, Rai langsung berlari menuju kekamar tampak semua pelayan nya berada didepan pintu kamar nya dengan wajah khawatir dengan keadaan nyonya mereka.
Rai pun berjalan memasuki kamar nya yang masih sangat berantakan karena ulah nya semalam. Terlihat Chriss yang masih dengan keadaan polos tertidur diatas ranjang dengan mata nya yang sembab karena terus menangis.
Rai mulai berjalan menghampiri tubuh Chriss, diapun duduk ditepi ranjang. Rai mengelus lembut wajah cantik Chriss yang sedang tertidur itu tampak jelas diwajah Rai rasa bersalah dan penyesalan yang begitu besar ketika melihat beberapa bekas kissmark dibagian leher dan dada Chriss karena perbuatan nya.
Merasakan ada yang menyentuh wajah nya, Chriss pun berusaha membuka mata nya yang terasa sangat bengkak karena seharian terus menangis. Begitu pandangan mata Chriss mulai terlihat jelas, dia terkejut ketika melihat Rai yang ternyata sedang mengelus wajah nya dengan lembut.
"Kau sudah bangun?" Ujar Rai saat mata nya saling bertemu dengan tatapan mata Chriss yang sembab itu.
Mendengar perkataan Rai tanpa terasa air mata Chriss mulai mengalir deras lagi, bahkan kini berubah menjadi isakan tangis yang terdengar sangat pilu.