My Boyfriend Having Affairs

My Boyfriend Having Affairs
Episode 34



Sarang Pov


Hujan sudah berlangsung sekitar satu jam yang lalu. Dan aku masih di apartemen Kangjun menunggu hujan agak reda agar bisa pulang.


Namun Kangjun melarangku pulang malam ini tanpa sebab.


" Tak bisakah kau tidur disini malam ini?" Kangjun memelukku dari belakang. Bibirnya mencium tengkuk leherku hingga membuatku merasa geli.


" Kenapa? Kau tak berani tidur sendiri malam ini?" tanyaku, aku membalikkan badanku hingga akhirnya kedua wajah kami saling bertemu.


Aku memegang kedua pipinya dan mencubitnya.


" Apa kau tidak lapar?" tanyaku lagi, ia mengangguk seperti anak kecil.


" Akan kubuatkan ramen. Bukankah tadi kau menawariku makan ramen?"


Dia terkekeh " Bukan itu maksudku, ah tapi ya sudahlah." Kangjun pergi menuju tempat tidurnya.


Ia mengambil sesuatu dalam lacinya. Sebuah kotak kecil berwarna merah marun, ia membukanya dan nampak sebuah kalung berwarna emas putih berkilau.


" Maafkan aku karena belum bisa melamarmu sebelum aku pergi ke Swiss. Namun aku berjanji akan menikahimu setelah aku kembali." ia memasangkan kalung yang indah itu di leherku.


" Berjanjilah kau akan menungguku." ia mengecup keningku lalu menarikku kedalam pelukkannya.


" Aku sudah menunggumu selama ini, kau mungkin tak pernah tau jika aku sudah menyukaimu sejak kita masih kecil. Namun karena pekerjaan ayahku yang nengharuskanku pindah dan kita menjadi berpisah. Lalu sejak saat itu aku berusaha sekuat tenaga agar aku bisa menjadi seperti saat ini, jadi saat kita bertemu kembali aku berharap kau akan bisa menerimaku." ucapnya membuatku sangat terharu.


" Meskipun aku agak kecewa karena saat bertemu kembali kau sudah memiliki kekasih. Bahkan kau akan menikah dengannya. Itu adalah sebuah pukukan yang berat untukku. Namun takdir berkata lain, ternyata aku masih memiliki kesempatan untuk memilikimu."


Aku tak pernah tau jika ada seorang pria yang sedang berjuang dan menungguku. Dan sedangkan aku, dulu menghabiskan waktuku untuk mencintai seseorang yang tidak mencintaiku.


" Saranghae... Neomu saranghae.. "ucapnya lirih, ia masih memelukku.


Aku juga mengeratkan pelukanku padanya, hingga aroma tubuhnya tercium olehku. Mungkin aku akan merindukannya sebentar lagi. Saat kami benar-benar jauh, terpisah oleh negara bahkan benua. Haruskah ia benar-benar pergi? Mengapa aku tak bisa merelakannya pergi???


" Nado saranghae..." ucapku, aku mencium pipinya dengan lembut dan dia tersenyum.


Lalu ia mengangkat tubuhku dan membawaku pergi ke ranjangnya. Ia menidurkanku dengan lembut. Ia duduk di bibir ranjang dan membelai rambut panjangku. Ia menatapku sangat dekat sehingga aku seperti terintimidasi oleh tatapan matanya.


Wajahnya semakin mendekat, begitupula tubuhnya. Hingga debaran jantungnya bisa terdengar olehku.


" Bolehkah aku....???" ia mendekatkan bibirnya pada telingaku membuat jantungku berdegup kencang.


Hening...


" Ah!! Aku tak bisa melakukannya." ucapnya, aku membuka mataku dan ia sudah duduk memunggungiku.


Aku tersenyum dan memeluknya dari belakang.


" Karena kau orang baik." ucapku, aku membelai rambutnya dan menyandarkan kepalanya diatas pangkuanku.


Kangjun tersenyum dan mengenggam tanganku dengan erat.


" Ku mohon jangan pulang malam ini. Aku ingin menghabiskan malam ini denganmu." ucapnya dan memainkan rambutku yang terurai.


Aku mengangguk dan menuruti permintaannya kali ini.


💜💜


Hye Sun pov


Setelah acara pernikahan selesai aku dan Myung Soo langsung pulang ke apartemennya tanpa ada bulan madu. Aku juga tak bisa memaksanya karena keadaanku juga tidak memungkinkanku untuk berbulan madu.


Setelah mandi Myung Soo langsung tidur. Tak ada yang spesial setelah ini. Karena kami berdua akan tidur layaknya suami istri yang sudah menikah selama sepuluh tahun. Tidak akan terjadi apa-apa malam ini


Aku melihat wajahku di depan cermin. Ku lihat perubahan yang sangat besar. Aku sudah tak secantik dulu. Lemak pada pipiku sangat terlihat dan perutku sudah mulai membesar. Hingga tubuh langsing yang aku miliki dahulu kini tak aku lihat lagi.


Lalu aku teringat pada seseorang yang dulu sangat aku kenal. Bahkan seseorang yang sangat aku sukai. Ia Lee Kangjun, aku tak menyangka jika aku akan bertemu dengannya lagi di pernikahanku tadi. Dan aku juga terkejut ternyata kekasih Sarang yang memjemputnya waktu itu adalah Kangjun. Laki-laki yang dulu sangat populer di SMA.


Murid wanita yang pernah ia tolak balas dendam dengan membuat kabar jika Kangjun tidak menyukai wanita, namun menyukai sesama jenis. Tapi itu salah. Aku dapat melihat jelas jika Ia sangat menyukai Sarang. Tapi kenapa harus Sarang???!!!


Aku tak bisa menerimanya. Kenapa aku tak bisa merelakan Kangjun bersama dengan Sarang. Meskipun kejadian itu sudah sangat lama, tapi....


" Kau tak tidur, sedang bicara dengan siapa???" ucap Myung Soo seperrinya dia mendengar jika aku sedang berbicara sendiri.


" Ah tidak, aku akan segera tidur." aku segera membersihkan riasan wajahku lalu menyusul Myung Soo tidur.


Kenapa ia harus muncul kembali dan kembali sebagai kekasih Sarang.



Jangan lupa klik like untuk mendukung author 🤗