MR.POLITIK

MR.POLITIK
listria citra



disuatu tempat


" Apa kamu sudah mengingkat nya? " Tanya aku


" Sudah. Mr.Presiden " Kata Seorang penjaga


Jonathan mengangguk. kini sejak dirinya menjadi Presiden. dirinya tidak dipanggil Tuan Atau Bos Melainkan Mr.Presiden Julukan yg cocok dengan Jabatan nya sekarang


jonathan melewati pintu batas keluar - Masuk Pada Tempat itu


terlihat diberbagai sudut terlihat banyak pengawal yg siap siaga dengan senjata mereka masing²


" buka Penutup nya " Titah aku


penutup nya Terbuka Dan Terlihat Seorang Perempuan yg dengan wajah Garang sedikit menampilan ekpresi marah kepada Jonathan


" Listra Citra. DiriMu tidak belajar dari Kaka dan Musuh mu yg sudah Aku singkirkan tapi kamu tetap mengeyel


Listra Citra. Mantan Adik Ipar dari Kaka nya itu yg pernah Jonathan hilangkan nyawa karena Kakaknya berani mengigit Keluarga nya


CUIH


Listra melemparkan beberapa ludah Dan Door. Suara beringkatan di dekat kaki nya Listra


" Bersikap lah Sopan Kepada Pak Presiden " Kata Seorang pengawal yg setia menjaga Keamanan Jonathan


" Hahaha Ahahaa. Sopan? " Listra tertawa setelah mendengar hal itu


" Aku pun rela mati daripada sopan kepada pria yg busuk dan mantan orang miskin " Kata Listra dengan Nada Menghina


Jonathan Tidak Marah tapi melainkan dirinya tersenyum


" Ingat 2 hal. sekarang adalah sekarang. Dahulu Adalah Dahulu. Memang Dahulu aku miskin. tapi sekarang kamu adalah orang miskin dan Aku Kaya raya. " Kata Aku dengan tersenyum


Jonathan memberikan kode tangan agar dirinya dberi pistol


" Buka Baju nya " Titah Aku


" Apaaan ini? apakah Kmu ingin mencabuli ku? ah. benar. kamu adlaah pria breng--- "


Dooor


Jonathan menembak Salah Satu G u n u n g kiri milik Listra yg membuat Listra berhenti berkata²


" Arrrrrrrgggghhhh Sialan. Apa yg kamu lakukan punya ku. Arrrgghhh " Kata Listra berteriak


akan tetapi Jonathan tidak memiliki ekpresi sama sekali


" Dengarkan aku baik². Keluarga mu yg menghina ku dan aku menikah dengan kaka mu karena fitnah dari masyarakat yg padahal saat itu aku sedang berjualan dan kaka mu tergigit ular kecil di semak². dan itulah yg terjadi aku menikahi kaka mu. tapi lambat laun aku tinggal bersama keluarga mu. aku sungguh diHina. Diinjak harga diriku. Dan sekarang kamu memanggil aku PRIA BRENGSEK? Lalu kamu apa? Perempuan yg begitu Taat? Jangan Bercanda ! " Kata Aku dengan lantang.


" Bawakan itu " Titah aku


Pengawal nya mengangguk dan dirinya bertemu dengan penjaga pintu lalu meneruskan keinginan Tuannya itu


" Baiklah. beri saya waktu 2 tidak 1 menit " kata Penjaga pintu yg membawa Senjata M16 Riffe


1 menit kemudian


Jreeeng


jreeeeenggg


" INI PESANANMU " Teriak Penjaga lalu memberikan mesin gergaji yg dibawa nya kepada pengawal jonathan.


Listra melihat itu sedikit menelan saliva nya. apa yg akan dilakukan orang yg didepannya terhadap dirinya


" Sepertinya kamu sudah memahami situasi mu ya " Kata Aku


Tentu saja Jonathan melihat ekpresi dari listra yg sudah memahami situasiny


" tapi Kamu terlambat. Mari kita bongkar apa yang menarik nanti nya " Kata aku dengan senyuman


Jonathan Memasukkan paksa sebuah Pil yg dimana Pil itu akan membuat sendi² atau koneksi otak kepada Tubuh akan terputus. itu 11/12 Hampir manusia dianggap setengah mati


" j---Jangan Aku mohon. Aaa--Ampuni ku " Kata Listra dengan berderai Air Mata


apa Jonathan pikir peduli? TIDAK


Dirinya pernah berjanji tidak akan memberi rasa kasihan kepada Musuh yg telah mengigit keluarga nya.


" Jangan Begitu. Nanti hasil tidak akan Bagus. Baiklah Ayo Mulai " Kata Aku dengan tersenyum


Jreng


Jreeeng


Jreeeng


Jonathan mencoba menyalakan mesin gergaji yg tadi sempat mati.


Jonathan melihat seluruh Tubuh yg Hina itu dan melihat apa yg pantas untuk pertama dirinya potong


Jonathan berkata dengan berteriak karena mesin gergaji akan mengalahkan suara nya


" Tiiii----Tidakkk aku mohon Jangan. Maaaafkan aku " Kata listra yg sedikit membrontak dan menangis meminta ampunan


Tapi Jonathan sudah tidak peduli dengan hal tersebut


Dreeeeettt


Zreeeettttt


" arrrgggghhhh Siaaaaalaaannn " kata Listra yg terkena pisau² gergaji itu yg sangat amat Tajam


Saking Tajamnya tubuh Listra kini Terpisah dan menghasilkan banyak darah


Jonathan mematikan Gergaji Mesin nya itu dan duduk santai


" Kamu Tahu. Waktu mu hanya 1 Tahun ketika diri mu tidak berfungsi tapi bagi ku 1 tahun begitu cepat. bagaimana aku tambahkan lebih lama? " Kata Aku


Listra sedikit Harapan. Mungkin dirinya akan di beri kehidupan?


Jreeeenggg


Jreeeenggg


Jonathan kembali menyalakan Mesin Gergaji nya itu tersebut


" TOLONG JANGAN LAKUK---AKU MOHON " Kata Listra dengan ketakutan dan menahan rasa sakit


Jonathan tidak peduli


Zreeeett


dreeet


Jonathan memotong kedua Tangan Milik Listra yg mengeluarkan rasa sakit & darah yg mengucur


" Arrrrrrgghh brengsek kau. aarrrgghhb sakit. tooloong Ibu " Kata Listra menahan kesakitan


Jonathan mematikan Mesin Gergaji nya dan Dirinya duduk kembali


" Kamu tahu. sekarang hidup mu hanya setengah sahun saja. tapi bagi ku itu cukup cepat. bagaimana jika aku membuat dirimu lebih lama " Kata aku dengan tersenyum


Listra mendengar itu hanya menggeleng²


" tidak--Tidak aku cukup dengan setengah tahun. Aku mohon lepaskan aku " Kata Listra.


Saat Hendak Jonathan menyalakan gergaji mesinnya tiba² Rasyid menepuk Tubuh Jonathan


" Mr. Presiden. Anda Akan memiliki Agenda untuk penyambut Presiden Indonesia yg sebentar lagi akan mendarat. lebih baik persiapkan Anda " Rasyid berbisik


Jonathan mengangguk dan menaruh kembali mesin gergaji nya


" Baiklah Kamu akan Hidup...(berjalan ke arah pintu keluar bersama dengan Rasyid) Tapi saya tidak berjanji kepada Anj*ng liar itu yg lapar " Kata aku


" Ti---Tidak aku mohon. Bawa aku. Jangan Tinggal aku " Kata listri dengan Histeris


Hidup tanpa tangan & tubuh bawah tidak berbeda dengan orang mati dan itu membuat listri cepat² panik


" Selamat Makan Anj*ng Liar Ku " Kata aku dengan menombol tutup pintu


Guk


Guk


guk


Sebuah gongongan Yg merasakan lapar dan Itu sangat mengerikan


" tid---tidak. aku mohon. Menjauh lah " Kata Listri histeris


Ggggrrr


para anj*ng itu layaknya mendengkur tapi dengan mode marah & siap pertarung


" Aa----Tid---Ja---jangan Mak--- "


kata listri terpotong karena Listri sudah Tewas dengan 3 Anj*ng Liar yg penuh kelaparan


[Individu Bernama: Listri Citra Telah Tiada] sebuah notifikasi muncul


Jonathan hanya menjulingkan sebuah senyuman saja


' yg berani mengigit Api maka dirinya harus siap terkena panas nya api yg ku miliki' Gumam aku dengan tersenyum


… TBC …


Bye