MR.POLITIK

MR.POLITIK
Presiden USA 45



5 jam berlalu. meninggalnya Asep kini sudah di kubur.


" Teman. Aku harap kamu tenang disana. Pelaku dalam semua ini sudah aku tangkap dan Maafkan kebodohan ku yg belum menangkap nya pada hari sebelumnya dan malah engkau yg menjadi korban atas semua ini. Aku harap disana kau bisa memaafkan ku " Kata ku dengan wajah yg masih terlihat sedih


Wajah Sedih Jonathan seakan belum menerima kepergian asep. teman Nya itu.


" Tuan. Sudah Waktunya anda Menjadi Presiden. karena Ruangan FBI hanya diperbolehkan orang tertentu dan walaupun anda berkuasa tapi mereka berharap(FBI) anda dapat mengikuti peraturan Mereka " Bisik Rasyid


Jonathan mengangguk


" temanku. Doakan aku menjadi yg terbaik selama menjadi pemimpin disini " Kata aku dan lalu berdiri.


Jonathan berdiri dan pergi dari tempat peristirahatan terakhir Asep. Temannya itu. Di tempat peristrahat terakhirnya itu. terdapat foto milik Asep yg saat memakai baju jas hitam kacamata hitam dengan wajah tersenyum. Dan ada 2 bendera. yg satunya bendera indonesia(merah putih) dan bendera Amerika. Kedua bendera itu diletakkan di samping kiri & kanan sementara foto nya ditaruh ditengah² kedua bendera.


sementara istrinya Limea kini di amankan oleh FBI dan beserta Bawahan Asep yg kedua nya memberikan perlindungan penuh atas calon Ibu Negara itu nanti nya


" Rasyid. apakah Istri ku aman? " Tanya aku yg kini sudah duduk di mobil Limosin berwarna hitam


" Tuan. Istri Anda dalam Keadaan Baik. Dan saya turut berduka atas Kehilangan Orang Hebat disamping anda " Kata Rasyid yg kini duduk dipengmudi seperti asep sebelumnya


" Terimakasih. Rasyid. Baiklah. Jalankan Mobil nya " Titah aku


Rasyid mengangguk dan mengambil mengaktifkan alat komunikasinya


Rasyid: Baiklah. Tuan Sudah memberi Perintah. Jalan ! "


Titah Rasyid tersebut di komunikasinya


Iring²an mobil serba hitam itu akhirnya berjalan dan menuju kembali ke Gedung Putih


2 Jam kemudian


"Tuan. Kita sudah sampai " Kata Rasyid yg sambil mengangkat rem Tangan dan keluar


Rasyid membukkan pintunya. dan kali ini penjagaan di ketatkan. Jonathan dipasangkan sebuah baju Armor yg tahan akan dalam bentuk senjata laras panjang. ledakan bom lempar atau granat(level2) yg kini disembunyikan dibalik Jas Formal Milik Jonathan dan untuk istrinya dikelilingi oleh sekitar Bawahan Asep yg kini Rasyid sementara menggantikan kepimpinan kelompok itu.


" Baiklah Tanpa bertele². kita akan mulai " Kata pendeta itu


Jonathan memang tidak Memiliki Agama atau kepercayaan selain Percaya kepada Maha Dewa Al. Akan tetapi syarat dalam pelantikan harus beragama dan untuk tidak ada. maka dari itu sebelum nya Jonathan juga bertanya tentang hal tersebut kepada Lisc. dan Lisc meneruskan itu kepada Maha Dewa Al. dan maha Dewa Al menjawab kebingungan Atas Diri Jonathan. Bahwa dirinya diizinkan hanya saat pelantikan saja dan dinas² pekerjaan seputar keagamaan saja.


" Pak. Tolong Tangan kanan ke udara " kata pendeta itu yg ditangannya membawa Alkitab


" Mohon Ikuti Perkataan saya " kata Pendeta itu meletakkan Alkitab di dekat Tangan Kanan Jonathan


" Dengan khidmat saya bersumpah (atau berjanji) bahwa saya akan melaksanakan dengan setia Jabatan saya sebagai Presiden Amerika Serikat, dan akan dengan segala Kemampuan saya, memelihara, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat " ucap sang pendeta yg ditemani Oleh Ketua MA sebagai Saksi


Jonathan setelah mendengar hal itu sedikit mereleksakan pikiranya agar lancar berbicara


" Dengan khidmat saya bersumpah (atau berjanji) bahwa saya akan melaksanakan dengan setia Jabatan Saya sebagai Presiden Amerika Serikat, dan akan dengan segala Kemampuan saya, memelihara, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat " Kata aku dengan sempurna


setelah itu untuk beberapa saat diam. pendeta & Ketua MA saling berbicara satu sama lain. dan seperti nya melihat apakah Jonathan salah dalam pengambilan sumpah peralihan jabatan presiden itu.


setelah kedua orang penting itu selesai dan menghadap kembali kepada wajah ku.


" Selamat Pak Presiden. Anda Sah sebagai Presiden United States Yang Ke 45 " Kata ketua MA Amerika itu sambil memberi Hormat.


setelah kata² Ketua MA Tersebut. tiba² terdengar jet tempur yg mengeluarkan asap dan terlihat tulisan


" Congratulations. Mr. Presiden " Dilangit² asap jet tempur itu tersebut


semua yg berada disana pun bertepuk tangan dengan gembira. begitupun juga Masyarakat yg berada di lapangan gedung putih yg kini kembali menjadi lautan Manusia yg bersorak riah


" Selamat Cucu ku. Dan Kakek Tua mu ini turut berduka atas kepergian orang hebat disisi mu " kata mantan kakek presiden itu


" Terimakasih Kakek. dan aku tidak akan menyia² nyawa teman ku. doakan saya dapat meraih prestasi dari apa yg kakek memiliki sekarang " kata aku tersenyum


Kakek tua itu hanya terkekeh


" aku ingin mendengar hal itu " Kata kakek yg menepuk² pundak ku


Kini Jonathan bukan Lagi Bos sebuah perusahaan besar. sekarang dirinya sudah Menjadi Presiden Amerika Serikat Ke 45. Tanpa adanya Partai yg menyertai dirinya ke kursi jabatan presiden.


Berita² hanya menampilkan tentang Jonathan yg naik menjadi Presiden Amerika dan tidak mempublikasi tentang kejadian yg menimpa asep karena bagaimanapun Nama amerika juga ikut malu dalam hal tersebut.


2 hari kemudian


Kini Jonathan & Istrinya sudah menjadi Presiden & ibu Negara dan juga sekarang mereka pindah ke tempat Gedung Putih dimana tempat dijaga ketat & protokol masuk untuk orang biasa akan rumit dan perlu dipercek 10 kali disetiap pos.


Berita Tentang Naiknya jonathan sampai kepada Masyarakat Indonesia bangga bahwa ada orang indonesia yg kini menjadi Presiden Di negara superPower itu.


Sementara itu di Istana Kepresidanan


Presiden mengadakan Rapat Cepat dengan para Mentri nya yg mengenai pembangunan sekaligus membicarakan tentang berita² baru ini mengenai Amerika memiliki Presiden Baru yg menggantikan Presiden yg sebelumnya sudah berumur dan tidak layak pemimpin karena umur nya


" Mentri Luar Negeri. Saya baru² ini Menerima sebuah Berita tentang Kenaikan Presiden yg baru di Amerika dan Presiden itu juga berasal dari indonesia. apakah benar kepastian berita tersebut? " tanya Presiden Indonesia


" Benar Pak Presiden. Nama Presiden Amerika Yang Baru Adalah. Jonathan Malik Ahmad. Presiden Amerika yg baru saja disahkan 2 hari lalu dan sekaligus menjadi orang Super Terkaya di dunia yg telah dinobatkan oleh Majalah Forbes Time pada 7 bulan yang lalu " Kata Mentri Luar Negeri


" Sungguh Tidak terduga. Ada Rakyat Indonesia yg menjadi Presiden di negara besar & menjadi orang yg tersukses sekarang disana. Kita perlu melakukan kerja sama dengan nya. siapa tahu bisa membantu Indonesia Dari hutang² yg menumpuk. Bagaimanapun Republik Indonesia harus maju sebagaimana pak proklamator " Presiden Indonesia


" Benar Pak. Kami siap membantu Pak Presiden untuk memajukan Bangsa Dan Rakyat " Kata Mentri Keuangan


"Baiklah. Mentri Luar Negeri. sampaikan Pesan saya bahwa saya akan berkunjung ke amerika guna menemui Presiden Amerika dan dapat melakukan kerja sama dan hubungan baik" perintah Presiden Indonesia


" baik pak. saya segera menyampaikan kepada Presiden Baru tersebut " Kata Mentri Luar Negeri


setelah mendengar hal itu Lalu Presiden Indonesia membubarkan Rapat Cepat itu dan melakukan Tugas Kepresidanan sebelum berangkat ke Amerika


… TBC …


Bye