
Dengan Keringat yg berucucuran dan jawabannya yg belum dipersiapkan membuat Rasyid gugup dengan hebat
" T--Tuan S" kata Rasyid tapi terpotong oleh jonathan
" Tidak masalah. saya paham dengan pertanyaan mendadak ini membuat kamu gugup " kata Aku
" tanpa aku mendengar jawaban mu. aku sudah tahu bahwa kita tidak akan bertemu. dan kamu masih bersama tuan yang sama. bukan? " kata Aku melanjutkan
Rasyid hanya mengangguk lemah
" Baiklah. Kemasi barang² mu Rasyid. kita akan kembali ke Amerika. Sepertinya Tugas tidak bisa bisa dibiarkan gitu saja " kata Aku sadar akan pekerjaan ku
" Baik Tuan " kata Rasyid membungkuk
15 menit kemudian
persiapan dilakukan. secret service melakukan membersihan dari mulai sidik jari dan lainnya dihilangkan agar Sidik Jari seorang President seperti Jonathan tidak disalah gunakan oleh orang² tertentu yg paham akan persoalan tersebut
"Tuan. saya dan Tim secret service sudah siap kapanpun " kata Rasyid sedikit membungkuk
" Baiklah. sebelum kita pamit pergi. aku akan mampir ke rumah sakit dan menjenguk dea yg terakhir kali dan Rasyid. aku memberimu Tugas. Aku mendengar bahwa Haikal. adik Dari Dea itu. informasi mengatakan kalau dia dalam Ahli Matematika & ekonomi. coba kamu taruh Haikal di perusahaan kita di cabang jakarta utara dan masukkan di bagian keuangan. aku ingin melihat potensi yang dimiliki Haikal tersebut " kata aku
Rasyid hanya bisa mengangguk lagi pula pekerjaan itu sangat mudah. cukup melalui telepon semua hal itu beres
" baik Tuan. Saya akan melaksanakan. Kalian Jaga Tuan akan tetap aman " Kata Rasyid dan memberi perintah kepada Tim secret service & Pengawal pribadi milik Rasyid
Rasyid pun keluar agar terlihat dirinya mengunjungi perusahaan milik Jonathan tapi semua nya hanyalah bohong. Rasyid menelpon nomor manager di cabang tersebut sehingga dirinya bisa memberi perintah melalui tlpn.
-Disisi cabang
sebuah gedung perusahaan terletak tidak jauhnya dari Pantai. Perusahaan ini adalah perusahaan Cabang yang dimana pusat Perusahaanya berada di Amerika Serikat.
"Inem. saya minta Laporan Keuangan Yang minggu Lalu sudah siap besok. saya sudah ditekan untuk memberi laporan. maka itu kamu harus lembur" kata Manager
Inem yang saat itu sedang mengopi² santai ditemani dengan lelahnya bekerja dengan tekanan mental atasan membuat Kopi nya yg manis itu menjadi Pahit seketika mendengar titah dari manager
" Baik Pak. saya akan kerjakan setelah ini " kata Inem yang hanya mangguk² saja
Manager yang mendengar itu lantas memasuki ruangannya.
Perusahaan Inem bekerja adalah perusahaan dibidang tambang batu bara. walaupun tambangnya berada di laut selatan tepatnya Di Natuna utara. akan tetapi pemilihan perusahaan berada di jakarta agar lebih efiesien dan melihat jarak tempuh Natuna dari Jakarta Jika menggunakan pesawat atau helikopter sejenisnya mungkin hanya memakan 3 jam 15 menit. dan itu terbilang cepat. bagaimanapun kantor di jakarta agar dapat memenuhi pekerjaan dilapangan atau dikantor.
Inem Berada di tim divisi keuangan. sebagai anak baru bisa dibilang dikarenakan 2 minggu ia melamar dan diterima. walaupun hanya lulusan S1 tapi dari Pihak Perusahaan Menerima. dengan syarat mereka harus bisa berkompoten dan bagaimanapun Divisi keuangan adalah jantung dari Perusahaan itu tersebut.
" Inem. Lagi² kamu disuruh lembur oleh Manager ya? " kata seorang ???
" Ya benar nih Ras " kata Inem dengan senyuman paksa kepada orang bernama Ras.
Dia Laras manda Darmani seorang Senior dari Divisi Keuangan yang sama dengan Inem. Datang dari Keluarga bercukupan memungkinkan dia mendapatkan posisi sebagai Asisten dari kepala Divisi Keuangan
" Sabar ya. Inem. Bagaimanapun Kita divisi keuangan. jantung perusahaan ada di kita. semangat. jika kamu bisa. aku akan menentraktir kamu boba & nasi goreng di depan kantor nanti " kata Laras dengan memberikan semangat moril
diruangan Manager dia sedang memeriksa Laporan keuangan di bulan lalu. semua nya tampak lancar. bagaimanapun kesalahan sedikit juga akan memperanguhi kehidupan nya dan jabatannya sebagai Manager.
Kring
kring
00
kring
sebuah tlpn pribadi milik Manager itu berbunyi. segera Manager itu melihat siapa yang menelpon ketika ia sedang sibuk memperiksa pengeluaran perusahaan. Ketika ia melihat bahwa Seorang Bernama Rasyid membuat ia terkejut dan ia pun segera mengangkatnya sebelum menjadi parah semuanya
Manager: H---Halo Tuan.
Sialnya Manager mengangkatnya dengan keadaan Gugup & ketakutan itu mungkin akan memburuk harga dirinya disambungan tlpn dengan Rasyid
Rasyid: Halo Fardan. Bagaimana dengan Perusahaan? apakah ada sesuatu yang bermasalah?
Rasyid memulai dengan basa basi agar memulai pembicaraan tapi sebenarnya ia juga penasaran dengan setiap perusahaan milik Tuannya itu berjalan baik atau tidak
Manager: Tuan Rasyid. Semuanya berjalan Baik. saya kemungkinan besok hari akan memberikan berkas laporan kepada Tuan CEO. pasar batu bara di eropa berjalan sangat baik tapi untuk di pasar. tapi saya mendengar bahwa di russia. perusahaan Tuan Jonathan Lainnya sedang mengalami naik disana. apakah akan ada tabrakan dari kedua perusahaan ini?
Manager jelas khawatir akan ini. bukanlah hal baik. Bagaimanapun Jonathan memiliki berbagai tambang kekayaan Alam Bumi yang bisa jadi kalau perusahaan tambang yg sama menjual di tempat yang sama kemungkinan bisa jadi ini adalah perkara serius atau bisa jadi perpecahan perusahaan karena sesama kedua perusahaan ini mendapatkan keuntungan yang sama. kemungkinan jika ini terus terjadi adalah salah satu mereka akan berisiko ada yang serakah dan mencoba mengendalikannya
Rasyid: tidak perlu khawatir. Untuk perusahaan itu akan diambil alih oleh pemerintah Russia. Karenakan Tuan Jonathan melihat bahwa ia tidak mampu mengoperasikan Perusahaan itu dibawah peraturan pemerintah Russia yang sangat otoriter dan penuntut. dan saya menelpon kamu karna ada hal penting lainnya untuk kamu urus
Manager: syukurlah kalau begitu. saya hanya khawatir tentang tabrakan harga diantara kedua perusahaan tersebut dan apabila. anda memerlukan saya dalam hal apa?
Rasyid: tuan Jonathan menginginkan seorang bernama Haikal Firmansyah nantinya akan melamar di perusahaan ini. kamu segera lowongan untuk divisi keuangan. hitung² kamu juga melihat potensi orang lain jika itu berguna demi berjalannya operasi perusahaan menuju Yang lebih baik.
Mendengar Pernyataan itu Manager mempikirkan siapa orang beruntung ini. apa relasi dari Tuan Jonathan hingga merekomendasikan hal tersebut
Manager: Maaf sebelumnya saya lancang. Tuan Rasyid. siapa gerangan Orang yg bernama Haikal Firmansyah dan bagaimana ciri² nya?
Rasyid: kamu tidak perlu bertanya siapa dia. yang perlu kamu ketahui adalah menerimanya ketika ia datang tapi kamu tidak boleh buru². uji coba kepintarannya. jika perkataan Tuan Jonathan benar dia perpotensi maka terima saja. jika tidak maka kabarkan saja. dan sisa lainnya saya akan kirimkan melalui pesan singkat. mengerti?
Manager: baik Tuan!
sambungan ditutup oleh Rasyid yang meninggalkan Manager yang tersedih dirinya baru saja kena marah hanya karena bertanya hal tersebut. Tapi Manager meminum air putih agar dirinya kembali dari sedihnya dan menuju kenyataan. Manager pun memanggil HRD & Kepala Divisi Keuangan melalui pengumuman kantor
Manager: ketua HRD & Kepala Divisi Keuangan segera keruangan saya. secepatnya
Pengumuman itu terdengar oleh seluruh divisi dan membuat setiap karyawan bertanya² tentang apa yg membuat mereka menunggu
Kepala Divisi keuangan saat itu sedang melakukan kumpulan laporan bulan lalu hingga skrg pun dibuat kaget oleh pemanggilan tersebut begitu juga Ketua HRD Yang sedang berdiskusi tentang penilaian Kinerja Karyawan untuk melaporan berkas yg diminta manager pada bulan lalu dapat dikumpul pada akhir bulan ini
… TBC …