MR.POLITIK

MR.POLITIK
Seorang Kakek Tua



Jonathan melanjutkan berjualanya dirinya menuju ke tempat dirinya mangkal bersama istri nya yaitu limea


' Ah. tempat ini adalah kenangan dimana aku dan istri ku bersama berjualan ketoprak. susah senang disini ' Gumam ku dengan senyum² sendiri


sementara disamping kiri ada seorang tukang asongan jonathan melihat kebingungan. antara orang gila atau lagi senang?


" Woy Bang? lu Niat jualan gak sih? Tuh ada yg beli ketoprak lu 3 orang eh lu sendiri yg senyum² " tukang Asongan Menepuk pundak Jonathan


Brak


Jonathan yg mendengar itu langsung terjatuh dari bangku nya ia duduki karena kaget


" Yaelah Bang. Biasa aja kali panggilnya " ucap Aku sedikit kesal sambil merapihkan bangku


" Mata kau biasa aja. sedari tadi pelanggan lu udh teriak² tapi mereka gk sopan nepuk pundak lu. jadi gua wakilin buat bikin lu sadar " ucap Tukang asongan bernada betawi


" Haha ya bang. Maafin aye deh " ucap Aku yg segera meminta maf.


Jonathan segera ke gerobak ketoprak nya disana ada 3 pembeli yg sedari tadi setia menunggu


" Etdah si abang kalau tidur jgn pas lgi jualan. Yaudah bang bikin 1 porsi. makan disini " ucap Seorang perempuan berjilbab ungu yg memprotes ke jonathan


" saya juga bang. 2 bungkus ketoprak. yg satu pedes. 1 ngak " ucap seorang pria yg pake pakaian formal kantoran


" Ane bang jgn lupa. 1 bungkus pedes " ucap pria lainny pake kacamata


Jonathan terharu dengan 3 pelanggan yg selalu setia ini. ia pun segera memulai pembuatan permintaan pelanggannya itu


sekitar 20 menit kemudian


Satu persatu pesanan pelanggannya itu jonathan berhasil buat dengan tepat waktu dan tidak salah buat.


" Bang. Tadi 1 porsi berapa? " Perempuan yg pake jilbab


Sedikit jonathan ingin tertawa tapi ditahan


" Jadi 12 Ribu Mba. Dan mba itu masi ada bumbu kacang di pipi mba " ucap Aku


Perempuan yg pake jilbab itu malu dan segera memberikan uang sebesar 12 ribu lalu lari sekencang kencangnya


' Hahaha. ada² saja tuh mba ' gumam ku yg tertawa


." Nih pak. Ketopraknya 2 bungkus. yg satu pedes nya diujungnya dirobek atau bapak bisa lihat ada karet double yg pedes nya. yg gk pedes biasa aja penampilan bungkusnya. totalnya jadi 48 ribu" ucap Aku menjelaskan


" wah. terimakasih ya pak " ucap pria pakaian formal itu memberikan 50 ribu uangnya


hendak ingin uang mengembalikan kembalian. pria formal itu berkata


" Tidak perlu bang. itung² saya melakukan amal " ucap pria formal itu


terimakasi pak. moga Tuhan membalas rejeki bapak" ucap aku


sekarang jonathan membungkus pesanan sih abang yg pakai kacamata


" Nih bang. 1 bungkus ketoprak siap dimakan. totalnya jadi 12 Ribu " ucap Aku seraya memberikan Bungkus ketoprak


" terimakasih ya bang " pria kacatama memberikan uang pas


Jonathan hanya tersenyum hari ini ternyata tempat dirinya mangkal masi ramai dan masi banyak yg suka beli ketoprak


Jonathan kini duduk di tempat yg rindang dan begitu hangat suasana siangnya


"anak muda. kakek ingin beli ketoprak. apakah masi ada? " ucap seorang kakek Tua yg membungkuk badannya sedikit


" Oh ada kek. duduk dulu kek " ucap aku sambil membantu kakek itu duduk


" Oh terimakasih. anak muda. Anak Muda. Bikinkan saya ketoprak 1 porsi. disini. bisa? " ucap kakek tua itu memesan


" Oh bisa kek. Mau pake pedas atau tidak kek? " tanya aku kembali sambil mempersiapkan cubek


" Tidak usah pedas anak muda " ucap Kakek Tua itu menjawab


Jonathan hanya mengangguk dan segera membuatkan pesanan sih kakek tersebut


berselang 2 menit kemudian


" Nih kek ketopraknya maaf menunggu lama " ucap Aku tersenyum sambil menaruh di meja


" Terimakasih anak Muda " ucap kakek tersebut


Jonathan hanya mengangguk dengan senyum ramah.


Kakek itu makan ketoprak buatan Milik jonathan


DEGH


'Kenapa. Kenapa Ketoprak ini enak dan juga mengingatkan aku 5 tahun lalu saat Anakku makan bersama dengan ku ' gumam kakek itu menitik air mata


1 menit kemudian


" Ahh. Enak banget ketoprak ini. Wahai anak muda. kenapa bisa seenak ini? " ucap kakek tua bertanya dengan polos


jonathan hanya tersenyum


" kakek. Ini adalah resep buatan Ayah saya ketika beliau menjadi tukang ketoprak. di umur saya yg 15 tahun. saya sudah mewarisi resep ayah saya " ucap aku tersenyum


" maaf kakek bertanya. Tapi ketoprak mu ini citra rasa nya mengingatkan kakek kepada anak kakek yang udah 5 tahun belum ketemu " ucap Kakek itu kembali menitik air mata


Jonathan dengan cegatan mengambil tisu dari kantong nya


" terimakasih. anak muda " ucap Kakek Tua


" Sama² Kakek. Tapi Terimakasih Telah memuji resep ayah saya ini. memang saya juga setiap saya makan ketoprak ini mengingatkan saya atas keringat beliau untuk memenuhi perut saya dan ibu saya " ucap Aku yg ikut curhat


" Haha. Maafkan saya kek. jadi curhat ke kakek " ucap Aku tertekeh sambil mengelap air mata dengan tisu


" Tidak apa². Tapi Siapa nama ayah mu itu nak muda. kemungkinan Kakek dapat berterimakasih karena ayahmu mengingatkan saya kepada anak kakek " ucap Kakek memaklumi curhatan jonathan dan bertanya


" Nama ayah saya Jonathan Aufa ahmad " Ucap Aku menyebutkan nama ayahku


" Apa? " Teriak kakek kaget mendengar nama itu tersebut


" Nama mu siapa Nak? " ucap Kakek Tua itu


" Nama Saya Adalah Jonathan Malik Amad " ucap Aku


" apa benar ibu mu yaitu Zita farah salsa " ucap Kakek tua itu menebak


" B--Benar. Bagaimana Kakek mengetahui nama ibu saya? " ucap Aku kakek


Kakek itu segera memeluk Jonathan. dan jonathan kaget dirinya yg dipeluk hangat serasa dirinya dipeluk oleh ayahnya itu


"Cucuku. Maafkan kakek yg sudah lama membuat mu menderita. kakek sudah mendengar nya. bahwa kamu adalah cucuku dari anakku " ucap kakek itu menangis


" K--kakek? jadi kakek ini adalah ayah dari ayahku? " ucap Aku terbata²


" Ya Cucuku. Maafkan Kakek yg telah lama membuat mu menderita. tapi kakek sekarang bisa membayar dosa kakek terhadap ayahmu itu melalui kamu " ucap kakek Tersenyum dengan air mata yg menitik air mata


Jonathan sebenarnya bahagia tapi dirinya dibilang menderita? dirinya saja baru lepas dari menderitaan semenjak menikah dengan limea dan mendapatkan system yg telah membuatnya kaya Raya bahkan menjadi seorang triliuner


" T--Tidak kakek. aku tidak menderita. tapi aku bahagia menjalani hari² ku ini " ucap Aku


Kakek hanya tersenyum kecut dirinya itu tahu bahwa cucunya berbohong agar tidak menutupi penderitaan nya itu


" cucuku. Apakah kamu sudah menikah? " ucap kakek


" sudah kakek. tapi kakek aku ingin bertanya. nama kakek siapa? " ucap aku


" Nama kakek adalah Aditya maulana Ahmad " ucap kakek Aditya


hanya mengangguk.


Tiba² dirinya mendengar sebuah teriakan


" Mas Jo !!!! " ucap suara perempuan itu berteriak


Jonathan menoleh dan ternyata itu adalah citra.


" oh citra. kenapa kamu bisa tahu kalau kau disini? " ucap aku bertanya


" T--Tidak. hanya saja aku mengetahui dari warga " bohong Citra


Kakek yg melihat hal itu hanya menarik alis untuk beberapa saat tapi dirinya sekarang bahwa itu adalah istri dari cucu nya


" Wah. Nak. Istri mu cantik sekali. Siapa namanya. kapan kalian menikah? apakah kalian sudah ada memiliki anak " ucap kakek menyerang tiba² dengan penuh bertanyaan


Jonathan dan Citra melihat itu terlihat memiliki reaksi berbeda. pipinya citra memerah merona saat dirinya dipanggil Istri nya. sementara Jonathan hanya kesal melihat kakeknya sama seperti ayahnya itu yg selalu cepat beramsusi


"Bb--Benar. Kakek. Aku adalah istri nya " ucap citra yg masi memerah dan langsung mengingkat tanganya di tangan jonathan


Jonathan yg melihat ini hanya bisa marah tapi tidak bisa. mengingat kakeknya itu sudah berumur.


" Wah cucuku. aku bangga sebagai kakek mu. memiliki Perempuan cantik sepertinya dan menjadikan istri. sungguh beruntung kamu " kata kakek dengan terkekeh


" Bb--Benar kek. Aku bangga punya suami seperti Mas jonathan " ucap citra membalas.


seorang yg telah lama mengikuti jonathan hanya kesal dan sudah saat ny dirinya keluar dari persembunyiannya itu


" ISTRI? Mulut siapa itu ? " ucap seorang perempuan


………… TBC …………


Bye