MR.POLITIK

MR.POLITIK
Asep



Asep datang ke ruangan Jonathan


" Tuan. Apakah Anda Tidak apa²? " Tanya Asep


Jonathan Mendekat Kepada Asep tapi beda dengan asep yg ketakutan akan Tuannya yg akan memarahi atau dirinya pernah buat kesalahan


Humph - Jonathan melemparkan tubuhnya ke asep


Asep segera menangkap Tuan nya itu


" Asep. Anakku yg Ke empat hilang. hiiks... Padahal bulan lalu Anak ku yg empat masi bisa dilacak. Hikss " kata ku dengan nada menangis


Asep memeluk Tuan nya itu dan mengelus pungkungnya Tuan itu


" Tuan. Tidak perlu Khawatir. Saya yakin Bahwa Anak Tuan akan terlindungi dan aman " Kata Asep


Asep sebisa mungkin untuk Jonathan Tenang


" Tuan. ini sudah saatnya pelantikan Anda sebagai Presiden. Istri Anda sudah Menunggu dan Saya Yakin. Kekuataan anda jauh lebih kuat setelah menjadi Presiden & Dapat mencari Anak Anda dengan kekuataan anda " Kata Asep mengingatkan Agenda ku


Jonathan melepaskan pelukkan nya itu


" Asep. Katakan Kepada ku. Bahwa kau tidak berbohong " Kata aku yg masi dengan linang air mata


" Tuan. Aku tidak dapat berjanji tapi kata² ku memang tidak bohong. Baiklah Tuan. Ayo Kita Ke Gedung Putih. Para Secret service Agent sudah menunggu Anda " Kata Asep


Asep memberikan Lap Untuk menghapus air mata Tuan nya itu dan Asep sedikit memberikan parfum agar Tuannya itu tetap elegan & Berwibawa.


" Baiklah. kamu duluan asep. Aku akan datang bersama istri ku " Titah Aku


Asep pun hanya bisa mengangguk dan menunduk


perlahan lalu pergi.


Jonathan lalu ke kamar istri nya yg sedang duduk cantik di kursi


" Dek. Sudah Saat nya Kita Berangkat " Kata Aku kepada Limea


Jonathan menatap Istrinya. walaupun umur sudah menuju 30 an tetapi istrinya tetap lah masih cantik bagi nya


" Mas. Aku selalu siap kemanapun. Maafkan istrimu yg belum bisa sempurna membantu mu. Mas " Kata Limea dengan tersenyum Cantik


Jonathan tidak kuasa akan perkataan Istri nya itu dan segera dirinya memeluk istri nya tersebut


" Manusia Tiada Yg Sempurna. Dek. Dunia ini memang kejam bagi yg mereka yg tidak punya kuasa & Status. Tapi Dek. Mas mu ini sudah mengangkat Derajat mu yg lebih baik tapi Maaf mas tidak bisa mengangkat mu ke derajat yg sempurna. Karena Manusia di bumi ini masi mengerjakan kesalahan Demi Kesalahan " kata ku sambil memeluk istri ku


Limea membalas pelukan Jonathan


" Mari Kita sama² berjuang. Mas " Kata Limea dengan senyuman Cantiknya


Pada Akhirnya Pasutri itu keluar dari Rumah Besar nya Itu dengan perpegangan Tangan


Para bawahan dan secret Service melihat Jonathan & Limea yg terlihat mesra walaupun umur mereka sudah tahu tidak akan Mudah layaknya pasangan Muda


" Silahkan Pak Presiden " Kata Asep dengan nada sedikit mengejek yang membukkan pintu mobil Limosin


Jonathan hanya Terkekeh padahal dirinya belum menjadi Presiden secara resmi tapi Jonathan tahu bahwa dirinya diledek oleh Asep membuat Asep sudah menganggap dirinya Teman. dan Jonathan tidak memusingkan Itu


" Terimakasih Pak Sopir " Kata aku yg membalikkan ejekan itu


Asep hanya tertawa kecil sambil duduk di kursi sopir


" Baiklah. Pengawalan ketat Calon Presiden Terpilih Ke Gedung Putih. Jonathan Malik Ahmad. Mohon Untuk segera jalan di kosongkan selama berjalanan " Kata seorang secret Service di talk tolkie nya itu


mbrem mrbem


Asep sedikit memanaskan mobilnya untuk beberapa saat dan akhirnya iring²an Jonathan berjalan menuju ke Gedung Putih(White House).


2 jam 1 menit


pada akhirnya iring²an mobil dari Rumah Jonathan Dan sampai ke gedung putih yg sudah dipenuhi lautan Manusia yg juga dipenui oleh Wartawan stastiun berita


" Wah Sungguh Rame ya. Sep " Celetuk ku


Asep melihat sekliling memang rame yg penuh jutaan manusia berada di satu lapangan


" Ya begitulah Tuan. Anda Adalah Presiden Baru Mereka. Menurut saya ini Wajar " Kata Asep


" Tidak pernah menyangka diri ku. yg pernah menjadi pernah masyarakat miskin atau kalangan paling bawah di indonesia malah menjadi Presiden Di negara orang. Hahaha Lucu sekali Takdir ini " Kata aku tertawa renyah


limea juga ikut tertawa karena dirinya Sebentar Lagi Akan Menjadi First Lady(ibu Negara Amerika)


Asep Hanya bisa menggelengkan Kepala nya itu


" Tuan. Tapi saya ingin Bertanya. Siapa Wakil Presiden Anda? Selama anda mendaftarkan Pemilu. Anda juga tidak mendaftarkan seseorang lain untuk jadi Calon wakil anda " Tanya Asep


Memang jonathan tidak memberitahu siapa Yg bakal menemani dirinya di masa jabatan itu


" Kamu Penasaran? Maka nya kamu aku ajak kesana " Kata ku


Asep hanya bisa tersenyum dan menggaruk kepala yg tidak Gatal


" Baiklah Tuan " Kata Asep mengangguk


Asep Memberhentikan Mobil nya tepat Dipintu masuk Gedung Putih


" Search seluruh Gedung putih sekali lagi. Calon Presiden Telah Sampai " Kata seorang secret Service


Jonathan tidak turun karena dirinya harus mengikuti peraturan Gedung Putih


3 menit kemudian


Tok tok


seorang secret service mengetuk kaca milik Asep dan asep membukkan kaca tersebut lalu secret service memberikan sign language(bahasa tubuh)


" Aman " Dengan 1 jari


" Silahkan Tuan " Kata Asep dengan sambil menunduk


Jonathan mengangkat tubuh Asep


" Jangan menunduk. Ayo ikuti saja aku " kata aku


Asep pun hanya bisa mengangguk dan mengikuti Tuan nya.


Tiba nya di lantai 2 rooftop dari gedung putih. Jonathan bisa melihat Banyak kursi Yg berlatar Biru yg notaben adalah Warna Favorit Istri nya itu. dan Jonathan juga melihat seorang Pria yg selama Ini Jonathan Anggap 'Kakek Tua'


" Cucu ku. Akhirnya kamu berhasil " Kata Presiden Itu yg melihat aku dan memeluk diri ku


" Kakek Tua. ini acara yg penting. Ayolah Jangan menangis " Kata aku kepada Presiden


" Sungguh Cucu ku. Kau Berhasil Menggantikan Pak Tua ini dapat beristirahat disisa umurnya. Hahaha. Ayo silahkan Duduk. Oh Cucu ku. katakan siapa perempuan Cantik ini? " Kata Presiden dengan gembira dan menyadari keberadaan Limea


Jonathan mempegang pinggang Limea


.mea


" S--S--Salam Sir Presiden. Saya Limea Nalik Ahmad " Kata Limea yg sedikit Ragu Dan Takut


limea takut karena yg didepan nya berbicara itu Adalah seorang yg masi menjabat Presiden. Kenapa Suaminya bisa sesantai itu ?.


Kakek Tua itu tersebut tertawa ketika mendengar limea memperkenalkan diri nya


" Cucuku yg cantik. jangan kau takut pada kakek Tua yg hampir mencium Tanah ini. Lagi pula Suami mu sudah Saya anggap Cucu saya sendiri dan Kamu tidak perlu khawatir dan tidak perlu sesopan yg seperti tadi " Kata Pak Tua itu berkata


Jonathan Tersenyum Dengan Interaksi Dari Pak Tua & Istri nya itu yg terlihat sudah bisa akrab layaknya cucu perempuan nya itu


2 menit


Ketiga nya mengobrol santai untuk beberapa saat pada akhirnya Acara Tersebut Di Mulai


"Pak. Kenapa anda tidak menemani Pak Jonathan? " Tanya seorang secret Service


Asep pertama² bingung sesaat atas pertanyaan yg dilontarkan untuk nya


" Asep. Kemari lah. dan berdiri di samping Saya " titah aku


asep ingin menjawab tapi dirinya mendengar tuannya memanggil nya


" Baik Tuan " kata Asep yg segera menemui Tuannya itu


Asep berdiri tepat bersbelahan dari tuannya itu dengan tangan siap siaga dan selalu waspada untuk melindungi Tuan nya itu.


Acara itu dimulai dengan prosesi Turunnya Kakek Tua itu sebagai Presiden & Teman nya yg sebagai Calon Presiden itu. Pin Kpresidenan mereka diambil dan mereka di beri hormat oleh seorang yg perpakaian Tentara


Acara selanjutnya adalah Menaikkan bendera amerika disertai lagu kebangsaan Amerika yg sekitar 1 Menit 18 Detik itu


Semua nya bersikap hormat ketika bendera Amerika itu tersebut di naikkan


1 Menit 18 detik kemudian


prosesi penaikkan Bendera Amerika dilakukan Dan Kini Acara Terakhir Yaitu Pelantikan


Tiba² ada seorang perempuan yg berlari dan datang kepada Jonathan dengan penuh dendam dan pisaunya mengarah kepada Jonathan


" Awas Tuuaaaan " Kata Asep dengan mendorong Jonathan


Bruk


Jonathan tersungkur


Tsk


Asep tertusuk di bagian Perut dan Perempuan Itu langsung lari tapi itu tidak berhasil karena dirinya tertangkap oleh seorang bawahan Asep. banyak masyarakat yg panik melihat itu segera dibubarkan sementara oleh kepolisian dan di jaga ketat oleh Tentara. FBI. CIA.


" Calon Wakil Presiden Terluka. Tolong Cepat Medis ! " Kata Seorang Secrect Service


semua hadirin yg dekat asep pun panik dan Berbonbondong setiap secret Service melindungi Asep dengan tubuhnya itu.


Jonathan menghampiri Asep Teman nya itu


" Asep. Aku Mohon. Bertahanlah " Kata aku yg mulai mendekatkan Wajah Asep yg meringis kesakitan di area perut


Asep Melihat Tuannya itu segera berusaha tersenyum dan menahan sakitnya yg dari tadi membuat dirinya hampir pingsan dan tak sadarkan dirinya


"Tuan. S--Sep--Seperti n---nNya Tugas k--Saya S--Sudah Se--Selesai. T---Tolong Terseny--Senyumlah Tuan. D--Tolong Ja---Jaga dan lindungi K--keluarga Saya " Kata Asep dengan diiringi Oleh rasa sakit


" Bawa Cepat Tim Medis nya " Teriak Aku dengan Lantang


Asep Mempegang tangan Jonathan yg saat itu tangan asep sudah berlumuran darah


" T---Tua--Tuan. Ma---Maaafkan S...Saya J--jika Sa--- saya ada kesalahan " Kata Asep dengan Menahan


" Ay---asyhadu A---An La il--illaha (menarik nafas) illalla. W---Wa Ays--Asyhadu A---Anna M---Muhammada Rasulullah " Asep berkata dengan nafas yg ada dirinya berusaha menyebutkan 2 kalimat Syahadat pada sekaratul Maut nya


" S---Saya Be--Berasaksi Bahwa T---tiada Tuhan Se---Selain Allah dan S--Saya Bersaksi B---Bahwa Na---Nabi Mu---Muhammad Adalah Utusan Allah " Dengan penuh usaha Asep berkata


Triiinngggggggggg


mesin Menunjukkan Garis lurus dan yg berarti Asep Telah Meninggal Dunia karena melindungi Jonathan dan berhasil menyebut 2 kalimat Syahadat sebelum kematian menjemput nya walaupun Terbata² tapi pada akhirnya dirinya bisa melakukannya. Jonathan tidak dapat berkat² dengan sabar dirinya menutup mata teman nya itu yg baru saja meninggalkan dunia karena dirinya melindungi Jonathan


" Kenapa kamu pergi begitu Cepat? Asep. Teman ku. baru saja aku ingin berkata bahwa kamu adalah Wakil Presiden Di Negara Ini. Tapi kamu malah membiarkan diri ku berdiri di kursi presiden ini " Kata aku dengan lolos Air Mata Aku


Asep budi santoso. Tepat pada Maret 21 Tahun 2017. Asep Meninggal Dalam Husnul Khotimah. dan Meninggal dalam Beragama islam.


" Selamat Jalan Temanku " Kata ku


… TBC …


Bye